Reda Manthovani Raih Koperasi Awards 2026, Dorong Koperasi Jadi Ekosistem Bisnis Desa
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menerima penghargaan Koperasi Awards 2026. Anugerah tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kiprahnya dalam memperkuat g...
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menerima penghargaan Koperasi Awards 2026. Anugerah tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kiprahnya dalam memperkuat gerakan koperasi di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Momen penganugerahan itu berlangsung penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam bagi penerimanya.
Reda mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa harunya saat penghargaan itu diserahkan kepadanya. Ia merasa bangga sekaligus tersentuh karena kerja keras yang selama ini ia lakukan mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kerakyatan.
Koperasi Jadi Ekosistem Bisnis Desa
Dalam kesempatan tersebut, Reda menjelaskan kontribusinya dalam penguatan koperasi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai ekosistem bisnis desa yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dari tingkat paling bawah. Keberadaan koperasi dinilai mampu menjadi jembatan antara potensi lokal dan peluang pasar yang lebih luas.
Menurut Reda, desa menyimpan banyak potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Mulai dari hasil pertanian, perkebunan, hingga produk-produk unggulan masyarakat. Koperasi hadir sebagai wadah untuk mengelola potensi tersebut secara kolektif, sehingga nilai tambah yang dihasilkan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat.
Reda juga menyoroti pentingnya tata kelola koperasi yang sehat dan profesional. Ia menekankan bahwa koperasi yang dikelola dengan baik akan mampu bersaing dengan pelaku usaha lain. Sebaliknya, koperasi yang lemah dalam pengelolaan justru akan menjadi beban bagi anggotanya.
Selaras dengan Asta Cita
Reda menegaskan bahwa penguatan koperasi sejalan dengan cita-cita besar pembangunan nasional, khususnya Asta Cita. Koperasi menjadi instrumen nyata dalam mewujudkan pemerataan ekonomi yang menjadi salah satu agenda utama pembangunan. Melalui koperasi, masyarakat desa dapat merasakan langsung hasil pembangunan tanpa harus bergantung pada pihak lain.
Ia menjelaskan, pembangunan ekonomi yang hanya berpusat di perkotaan tidak akan menciptakan keadilan. Karena itu, penguatan ekonomi di desa menjadi keniscayaan. Koperasi adalah salah satu jawaban atas tantangan tersebut, karena model usahanya yang berbasis kebersamaan dan gotong royong.
Reda menambahkan, koperasi juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan. Dengan adanya kegiatan usaha yang produktif, warga desa tidak perlu lagi merantau ke kota untuk mencari penghidupan. Mereka dapat mengembangkan usaha di kampung halaman dengan dukungan koperasi.
Dukungan bagi Pertumbuhan Koperasi
Lebih lanjut, Reda mengungkapkan perlunya dukungan menyeluruh bagi pertumbuhan koperasi, baik dari sisi permodalan maupun pengembangan kapasitas. Akses permodalan yang mudah menjadi salah satu kunci agar koperasi mampu mengembangkan usahanya. Di samping itu, pelatihan dan pendampingan bagi pengurus koperasi juga dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan.
Reda juga menilai teknologi digital dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi koperasi desa. Dengan memanfaatkan teknologi, koperasi dapat memperluas jangkauan pemasaran produknya hingga ke pasar yang lebih luas. Ia berharap koperasi-koperasi desa tidak tertinggal dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.
Peran Kejaksaan dalam Penguatan Koperasi
Sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda menyadari bahwa penguatan koperasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kejaksaan, dalam kapasitasnya, dapat memberikan pendampingan hukum agar koperasi terhindar dari praktik penyimpangan.
Ia menyebut, banyak koperasi yang gagal berkembang karena persoalan hukum dan tata kelola. Padahal, koperasi yang sehat akan menjadi motor penggerak ekonomi yang luar biasa. Karena itu, pembinaan dan pengawasan perlu terus dilakukan agar koperasi tetap berada di jalur yang benar.
Reda berharap penghargaan yang diterimanya dapat menjadi pemantik semangat bagi semua pihak untuk lebih serius dalam membangun koperasi. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu berpartisipasi dalam gerakan koperasi, baik sebagai anggota maupun sebagai penggerak usaha.
Harapan ke Depan
Ke depan, Reda berkomitmen untuk terus mendorong penguatan koperasi di berbagai daerah. Ia ingin melihat lebih banyak desa yang mandiri secara ekonomi melalui koperasi. Menurutnya, desa yang kuat secara ekonomi akan melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.
Penghargaan Koperasi Awards 2026 yang diterimanya diharapkan menjadi awal dari babak baru kebangkitan koperasi nasional. Reda percaya, dengan kerja sama yang solid, koperasi akan tumbuh menjadi pilar ekonomi yang kokoh bagi bangsa. Semua pihak diharapkan bergandengan tangan untuk mewujudkan visi tersebut.
Comments (0)