Presenter TVRI Yanto Idorway Meninggal Terseret Arus di Air Terjun Memti

Manokwari — Kabar duka menyelimuti dunia penyiaran Tanah Air. Yanto Idorway, presenter andalan stasiun televisi nasional TVRI, dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat ...

Jul 28, 2026 - 07:40
0 0
Presenter TVRI Yanto Idorway Meninggal Terseret Arus di Air Terjun Memti

Manokwari — Kabar duka menyelimuti dunia penyiaran Tanah Air. Yanto Idorway, presenter andalan stasiun televisi nasional TVRI, dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret derasnya aliran sungai di sekitar Air Terjun Memti, kawasan yang terletak di wilayah administratif Papua Barat. Informasi sahih mengenai kepergian sang jurnalis ini disampaikan langsung oleh pihak TVRI melalui kanal komunikasi resmi mereka pada Minggu sore, menegaskan bahwa pencarian yang berlangsung intensif selama beberapa hari terakhir berakhir dengan temuan yang memilukan.

Kronologi Kejadian di Air Terjun Memti

Insiden nahas yang merenggut nyawa Yanto Idorway bermula ketika ia bersama sejumlah rekan melakukan kunjungan ke destinasi alam Air Terjun Memti. Kawasan ini dikenal memiliki panorama memukau dengan aliran air yang jatuh dari ketinggian tebing karst, dikelilingi vegetasi tropis yang lebat. Namun di balik keindahannya, area tersebut menyimpan bahaya laten berupa arus sungai yang dapat berubah deras secara tiba-tiba, terutama saat volume air meningkat akibat curah hujan di hulu.

Menurut keterangan yang dihimpun, Yanto berada di tepian aliran sungai ketika secara tiba-tiba keseimbangannya goyah dan tubuhnya tersapu oleh kekuatan arus yang jauh lebih kencang dari perkiraan. Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa upaya pertolongan seketika dilakukan oleh rekan-rekan yang berada di dekatnya, namun derasnya aliran membuat Yanto dengan cepat terseret menjauh dari jangkauan. Teriakan panik mewarnai suasana yang semula riang berubah menjadi kepanikan luar biasa.

Tim rekan korban segera menghubungi pihak berwenang setempat. Laporan orang hilang diterima oleh aparat keamanan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat dalam waktu singkat setelah kejadian. Namun medan yang sulit dijangkau serta karakteristik aliran sungai yang berkelok di antara tebing-tebing curam membuat proses pencarian awal berjalan dalam keterbatasan.

Operasi Pencarian dan Evakuasi

Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, aparat kepolisian setempat, personel TNI, serta warga masyarakat adat yang memahami seluk-beluk geografis kawasan Memti. Mereka menyusuri bantaran sungai hingga radius beberapa kilometer dari titik awal korban dinyatakan hilang. Peralatan seadanya dikerahkan mengingat akses transportasi menuju lokasi yang sangat terbatas. Tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian-bagian sungai yang memiliki kedalaman signifikan.

Pada hari kedua pencarian, tim menemukan sejumlah barang yang diyakini milik korban tersangkut di antara bebatuan dan ranting di salah satu kelokan sungai. Temuan ini menjadi petunjuk penting yang mempersempit area pencarian. Fokus operasi kemudian diarahkan pada satu segmen aliran dengan karakteristik arus yang membentuk pusaran alami, di mana benda-benda yang terbawa arus kerap terperangkap.

Setelah melalui upaya tanpa henti selama beberapa hari, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Yanto Idorway dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan terjal dan licin menyulitkan pergerakan personel. Jenazah kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani prosedur identifikasi dan autopsi sebelum pihak keluarga mengambil alih prosesi pemakaman.

Sosok Yanto Idorway di Mata Rekan dan Pemirsa

Yanto Idorway bukanlah nama sembarangan di lingkungan TVRI, khususnya di Papua Barat. Pria yang telah mengabdi bertahun-tahun sebagai penyiar dan presenter ini dikenal memiliki pembawaan yang hangat dan kharismatik di depan kamera. Suaranya yang khas kerap menemani pemirsa dalam berbagai program berita dan gelar wicara yang membahas isu-isu kemasyarakatan di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Rekan-rekan sesama jurnalis menggambarkan Yanto sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu bersemangat dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Ia kerap turun langsung ke lapangan untuk meliput berbagai peristiwa, mulai dari persoalan pembangunan infrastruktur hingga kisah-kisah budaya masyarakat adat Papua Barat. Dedikasinya pada dunia penyiaran membuat ia menjadi sosok panutan bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi jurnalis profesional.

Kepergian Yanto menyisakan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar TVRI tetapi juga bagi masyarakat Papua Barat yang telah lama mengenal sosoknya melalui layar kaca. Berbagai ungkapan belasungkawa mulai membanjiri platform media sosial sejak kabar duka ini menyebar. Rekan sejawat, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah turut menyampaikan simpati dan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tanggapan Pihak Berwenang dan Pelajaran dari Tragedi

Pihak TVRI pusat maupun stasiun daerah di Papua Barat menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Dalam pernyataan resminya, manajemen TVRI menyebut Yanto Idorway sebagai aset berharga yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan penyiaran publik di wilayah Papua. Lembaga penyiaran publik ini juga menyatakan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban dalam menghadapi masa-masa sulit pascatragedi.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pahit akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam dengan karakteristik arus air yang tidak dapat diprediksi. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan fasilitas keselamatan serta rambu-rambu peringatan di lokasi-lokasi serupa agar kejadian tragis seperti yang menimpa Yanto Idorway tidak terulang di masa depan.

Jenazah Yanto Idorway rencananya akan disemayamkan di Manokwari dan dimakamkan di tempat kelahirannya sesuai dengan adat dan tradisi keluarga. Rangkaian upacara penghormatan terakhir akan digelar dengan melibatkan komunitas jurnalis dan insan penyiaran sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Semoga perjalanan abadi sang presenter membawa kedamaian, dan warisan profesionalismenya terus menginspirasi generasi penerus di dunia jurnalistik Papua Barat dan Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User