Imran Khan Dipindahkan ke RS Shifa Islamabad di Bawah Pengamanan Ketat

Pendiri Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) sekaligus mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, dipindahkan ke Shifa International Hospital di Islamabad pada J

Aug 21, 2026 - 07:35
0 0
Imran Khan Dipindahkan ke RS Shifa Islamabad di Bawah Pengamanan Ketat

Pendiri Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) sekaligus mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, dipindahkan ke Shifa International Hospital di Islamabad pada Jumat dini hari (21/8/2026) dalam pengamanan ketat. Pemindahan ini dilakukan untuk mematuhi perintah Mahkamah Agung Pakistan terkait kondisi kesehatannya yang memburuk selama masa penahanan.

Mantan perdana menteri yang telah mendekam di balik jeruji sejak 5 Agustus 2023 tersebut dibawa dari Penjara Adiala di Rawalpindi menuju rumah sakit melalui Jalan Patras Bokhari. Imran Khan masuk ke fasilitas medis tersebut melalui Gerbang Nomor 1 dengan pengawalan dari aparat keamanan bersenjata lengkap.

Riwayat Penahanan Imran Khan

Imran Khan telah menjalani hukuman penjara selama lebih dari dua tahun dalam kasus korupsi senilai 190 juta pound sterling yang dikenal sebagai kasus Al-Qadir Trust. Selain itu, ia juga dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atas tuduhan menyembunyikan detail hadiah dari Toshakhana, yaitu lemari penyimpanan hadiah negara yang diterima pejabat pemerintah dari pemimpin asing.

Kasus ini bermula dari dugaan bahwa Imran Khan dan istrinya, Bushra Bibi, menerima manfaat finansial dari pengembalian tanah yang seharusnya menjadi milik negara. Pengadilan menilai bahwa mantan pemimpin tersebut telah menyalahgunakan kekuasaannya selama menjabat sebagai perdana menteri periode 2018-2022.

"Kondisi kesehatan klien kami telah memburuk secara signifikan selama masa penahanan. Kami telah mengajukan permohonan berulang kali agar beliau mendapatkan perawatan medis yang memadai," ujar tim kuasa hukum Imran Khan.

Persiapan Keamanan di Rumah Sakit

Sebelum kedatangan Imran Khan, Kepala Kepolisian Islamabad (IGP), Syed Ali Nasir Rizvi, telah mengunjungi Shifa International Hospital pada Kamis malam untuk meninjau pengaturan keamanan. Ia kembali mengunjungi fasilitas medis tersebut setelah Imran Khan tiba guna memastikan seluruh aspek keamanan berjalan lancar.

Sumber-sumber yang mengetahui perkembangan tersebut menyatakan bahwa perwakilan dari berbagai instansi dan otoritas terkait telah menyelesaikan persiapan di rumah sakit pada Kamis malam untuk menyambut kedatangan mantan perdana menteri yang sedang menjalani perawatan medis.

Pengamanan ketat diterapkan di sekitar rumah sakit, termasuk:

  • Pengerahan ratusan personel keamanan bersenjata di sekitar lokasi
  • Pemasangan barikade dan pos pemeriksaan di jalur akses menuju rumah sakit
  • Pembatasan akses bagi warga sipil dan media di area sekitar
  • Koordinasi antara kepolisian, militer, dan dinas intelijen

Tanggapan Partai PTI

Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) yang didirikan oleh Imran Khan telah lama menyoroti kondisi kesehatan pemimpin mereka yang memburuk. Para anggota partai secara konsisten menyerukan agar Imran Khan mendapatkan perawatan medis yang layak di fasilitas kesehatan yang memadai, bukan di penjara.

"Kami menyambut baik keputusan Mahkamah Agung yang memerintahkan pemindahan Imran Khan ke rumah sakit. Namun, kami tetap menuntut agar beliau mendapatkan perawatan medis yang seharusnya dan dibebaskan dari penjara," kata juru bicara PTI dalam pernyataan resmi.

Pemindahan ini menjadi momen krusial bagi gerakan politik yang dipimpin oleh Imran Khan. Sejak penahanannya, PTI telah mengorganisir berbagai protes dan demonstrasi menuntut pembebasan pemimpin mereka, yang telah berdampak pada stabilitas politik Pakistan.

Konteks Politik Pakistan

Kasus hukum yang menjerat Imran Khan merupakan salah satu yang paling kompleks dalam sejarah politik Pakistan modern. Mantan pemain kriket bintang yang berubah menjadi politisi ini pernah menjadi salah satu pemimpin paling populer di negara tersebut, sebelum digulingkan melalui mosi tidak percaya di parlemen pada April 2022.

Sejak saat itu, Imran Khan menghadapi serangkaian kasus hukum yang menurut pendukungnya bersifat politis. Namun, pemerintah dan oposisi membantah bahwa kasus-kasus tersebut merupakan upaya kriminalisasi politik.

Situasi politik di Pakistan tetap tegang dengan pertarungan antara pemerintah yang berkuasa dan PTI. Pemindahan Imran ke rumah sakit diperkirakan akan memicu respons dari para pendukungnya yang jumlahnya masih sangat besar di seluruh negeri.

Kondisi Kesehatan yang Memprihatinkan

Beberapa laporan medis sebelumnya mengungkapkan bahwa Imran Khan menderita beberapa masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, masalah pencernaan, dan gangguan tidur akibat stres. Tim dokter pribadinya telah berulang kali meminta akses untuk melakukan pemeriksaan medis menyeluruh, namun permintaan tersebut tidak selalu dipenuhi oleh pihak otoritas penjara.

Keputusan Mahkamah Agung untuk memerintahkan pemindahan ke rumah sakit dianggap sebagai langkah positif oleh para pendukung Imran Khan. Namun, mereka tetap menuntut pembebasan penuh dan menyatakan bahwa penahanan politik harus diakhiri.

Perkembangan terkini ini akan terus dipantau oleh masyarakat internasional, mengingat Pakistan merupakan salah satu negara dengan pengaruh geopolitik signifikatan di kawasan Asia Selatan. Kondisi politik yang stabil di negara tersebut sangat penting bagi keamanan regional dan global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User