3.498 Pencari Kerja Padati Expo Empleo Barrial di Caballito
Microstadion milik Klub Ferro Carril Oeste di kawasan Caballito, Buenos Aires, berubah menjadi arena perburuan kerja pada pekan ini. Sebanyak 3.498 orang h
Microstadion milik Klub Ferro Carril Oeste di kawasan Caballito, Buenos Aires, berubah menjadi arena perburuan kerja pada pekan ini. Sebanyak 3.498 orang hadir untuk menyerahkan lamaran dan mengikuti wawancara dengan perwakilan 30 perusahaan dalam gelaran Expo Empleo Barrial+.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan basket dan handball klub tersebut merupakan edisi keenam dari Expo Empleo Barrial+, sebuah inisiatif Direktorat Jenderal Ketenagakerjaan (Dirección General de Empleo) di bawah Sekretariat Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Buenos Aires. Pada edisi kali ini, panitia menyediakan lebih dari 600 lowongan kerja formal yang diperebutkan ribuan pencari kerja.
Menariknya, jumlah pendaftar daring jauh melampaui kapasitas peserta yang hadir. Sebanyak 6.000 orang tercatat mendaftar secara daring dan menerima konfirmasi untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, hampir 3.500 orang akhirnya benar-benar datang ke lokasi pameran.
Suasana Meriah di Lokasi Pameran
Suasana di lokasi pameran berlangsung meriah. Musik rock era 1980-an, samba, dan bossa nova mengalun dari pengeras suara, mengiringi para pengunjung yang berjalan dari satu stan ke stan lain. Antrean panjang tampak di sejumlah stan perusahaan, terutama yang menawarkan posisi yang banyak diminati.
Keragaman pengunjung menjadi pemandangan yang mencolok. Ada pelamar yang datang mengenakan jas dan dasi, kelompok teman yang saling memberi semangat, anak muda yang didampingi orang tuanya menunggu di tribun, hingga seorang pengantar barang daring yang masuk dengan tas ransel di punggungnya.
Berikut sejumlah data penting dari penyelenggaraan Expo Empleo Barrial+ edisi keenam:
- 3.498 orang hadir langsung di lokasi pameran.
- 30 perusahaan menerima lamaran dan menggelar wawancara.
- Lebih dari 600 lowongan kerja formal ditawarkan.
- 6.000 orang mendaftar daring dan menerima konfirmasi kehadiran.
- Separuh dari total lowongan diarahkan bagi pencari kerja berusia di atas 45 tahun.
Meski harus antre cukup lama, sebagian besar pengunjung mengaku puas karena dapat bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan. Sejumlah perusahaan bahkan melakukan wawancara singkat di tempat bagi kandidat yang dinilai sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Kisah Para Pencari Kerja
Di tengah keramaian, terdapat banyak kisah perjuangan yang menyentuh. Salah satunya datang dari Iara (19), seorang perempuan muda yang sebelumnya bekerja membantu ayahnya di bengkel tekstil keluarga. Namun, usaha tersebut terpaksa ditutup, dan kini sang ayah bekerja sebagai pengemudi aplikasi transportasi daring.
"Saya bekerja bersama ayah di bengkel tekstilnya, tetapi dia harus menutupnya. Sekarang dia mengemudi di aplikasi perjalanan," tutur Iara kepada awak media.
Iara mendaftar ke pameran kerja ini secara daring dua pekan sebelum acara digelar. Pada hari pelaksanaan, ia menitipkan lamaran di stan Deheza dan Coto. Perempuan muda ini mengaku memiliki pengalaman bekerja di dua toko pakaian dan berharap mendapatkan tawaran yang sesuai dengan profilnya di sektor pakaian jadi.
"Profil saya di sektor pakaian jadi, saya punya pengalaman di dua toko pakaian. Saya kira akan ada lebih banyak tawaran," ujarnya.
Kisah lain datang dari Rocío (23) yang memfokuskan perburuan kerjanya pada stan Love Chuka dan Cuesta Blanca. Ia mengaku kagum dengan keramaian yang terjadi di lokasi dan menyarankan panitia memanfaatkan teknologi untuk memperlancar proses pelayanan bagi para pencari kerja.
"Ada banyak sekali orang. Sebaiknya panitia menyediakan kode QR untuk mempermudah proses pendaftaran," kata Rocío.
Lowongan Ramah Usia 45 Tahun ke Atas
Salah satu temuan menarik dari penyelenggaraan kali ini adalah besarnya porsi lowongan yang ditujukan bagi pencari kerja berusia matang. Separuh dari total lowongan yang tersedia diarahkan bagi kandidat berusia di atas 45 tahun, sebuah langkah yang dinilai penting di tengah tantangan pekerja senior yang kerap menghadapi hambatan di pasar kerja.
Langkah ini sejalan dengan tujuan pemerintah kota untuk memperluas akses pekerjaan formal bagi semua kelompok usia. Dengan menyediakan stan khusus dan pendampingan bagi pekerja senior, penyelenggara berharap kesenjangan peluang kerja antar generasi dapat dipersempit.
Inisiatif Pemerintah Kota Buenos Aires
Expo Empleo Barrial+ merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Buenos Aires untuk mendekatkan peluang kerja kepada warga di tingkat lingkungan (barrio). Melalui pameran yang digelar di berbagai kawasan, warga tidak perlu jauh-jauh mencari informasi lowongan karena perusahaan-perusahaan yang membuka rekrutmen datang langsung ke lingkungan mereka.
Keberhasilan edisi keenam ini diharapkan menjadi pijakan untuk penyelenggaraan berikutnya dengan jumlah perusahaan dan lowongan yang lebih besar. Bagi ribuan pencari kerja yang hadir, pameran ini menjadi momentum untuk membuka babak baru dalam karier mereka.
[SOCIAL_TWEET]: 3.498 orang hadir di Expo Empleo Barrial+ Caballito! 30 perusahaan buka 600+ lowongan formal, separuhnya untuk usia 45+. #LowonganKerja #BuenosAires[SOCIAL_TG]: 📢 Expo Empleo Barrial+ edisi keenam: 3.498 pengunjung, 30 perusahaan, 600+ lowongan formal. Separuh lowongan khusus usia 45+.
Comments (0)