Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Sembilan Kejagung Selama Tujuh Jam

Jakarta — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan panjang di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan. Pemeriksaan yang dilakukan t...

Aug 10, 2026 - 04:56
0 1
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Sembilan Kejagung Selama Tujuh Jam

Jakarta — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan panjang di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan. Pemeriksaan yang dilakukan tim khusus beranggotakan sembilan jaksa itu berlangsung sekitar tujuh jam, terhitung sejak pagi hingga sore hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Febrie tiba di kompleks gedung Kejagung pada pagi hari. Ia tampak datang mengenakan kemeja berwarna terang dipadu jaket gelap. Kedatangannya langsung menuju ruang pemeriksaan tanpa memberikan banyak pernyataan kepada awak media yang telah menunggu sejak pagi.

Baru pada sore hari, mantan pimpinan direktorat pidana khusus di korps Adhyaksa itu terlihat keluar dari gedung. Raut wajahnya tampak lelah setelah menjalani sesi tanya jawab yang cukup lama. Meski demikian, ia masih sempat melempar senyum tipis kepada sejumlah jurnalis sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Enggan Bicara Banyak

Ketika ditanya mengenai materi pemeriksaan yang dijalaninya, Febrie memilih irit bicara. Ia menyebut seluruh proses tersebut merupakan bagian dari kewajibannya sebagai warga negara yang baik sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang tengah dilakukan institusi tempatnya pernah mengabdi selama puluhan tahun.

"Semua berjalan lancar. Saya menghormati proses yang sedang berjalan," ujarnya singkat sembari berjalan menuju kendaraan yang telah menunggu.

Ia juga tidak merespons ketika disinggung soal kemungkinan adanya pemeriksaan lanjutan. Febrie bergegas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan kompleks Kejagung tanpa memberikan keterangan tambahan.

Pemeriksaan oleh Tim Sembilan

Tim sembilan merupakan satuan tugas khusus yang dibentuk pimpinan Kejagung untuk mendalami berbagai dugaan penyimpangan di lingkungan internal institusi. Tim ini bertugas memeriksa sejumlah pihak, baik yang masih aktif bertugas maupun yang sudah tidak menjabat, guna mengklarifikasi berbagai temuan serta laporan yang masuk ke meja pimpinan.

Pembentukan tim tersebut disebut-sebut sebagai bagian dari komitmen Jaksa Agung untuk membersihkan institusi kejaksaan dari oknum-oknum yang diduga menyalahgunakan kewenangan. Dalam beberapa waktu terakhir, tim ini diketahui telah memanggil sejumlah nama untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejagung belum memberikan keterangan resmi mengenai fokus pemeriksaan terhadap Febrie. Pusat Penerangan Hukum Kejagung juga belum merinci apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan perkara tertentu atau sekadar bagian dari pendalaman internal semata.

Rekam Jejak Febrie Adriansyah

Febrie Adriansyah bukanlah nama asing di korps kejaksaan. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya dipercaya memimpin jaksa agung muda bidang pidana khusus. Salah satu pos penting yang pernah diembannya adalah Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Selama menjabat sebagai Jampidsus, Febrie memimpin penanganan sejumlah perkara korupsi berskala besar yang menyedot perhatian publik. Di eranya, jaksa penyidik menggarap perkara-perkara dengan nilai kerugian negara fantastis, mulai dari kasus di sektor perkebunan, proyek infrastruktur telekomunikasi, hingga tata niaga komoditas timah di Bangka Belitung.

Namanya pun kerap muncul dalam konferensi pers pengungkapan kasus-kasus besar tersebut. Ia dikenal vokal menyuarakan komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar.

Proses Masih Berjalan

Hingga kini, belum diketahui secara pasti status Febrie dalam pemeriksaan tim sembilan tersebut. Yang jelas, durasi pemeriksaan yang mencapai tujuh jam menandakan adanya pendalaman materi yang cukup serius dari para pemeriksa.

Publik kini menanti langkah lanjutan dari Kejagung. Apakah pemeriksaan terhadap mantan Jampidsus ini akan berlanjut ke tahap berikutnya, ataukah berhenti sebatas klarifikasi, sepenuhnya bergantung pada hasil kerja tim sembilan dalam menganalisis keterangan yang diperoleh.

Kejagung sendiri dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa proses penataan dan pembersihan internal akan terus berjalan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk mantan pejabat tinggi sekalipun, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User