Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi GTLC Bintang Dua

Patokan – Terminal LPG Tanjung Sekong menorehkan prestasi gemilang di tingkat dunia. Fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyaluran elpiji yang berada di pesisir Merak, Banten, itu resmi menyabet s...

Aug 10, 2026 - 06:04
0 1
Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi GTLC Bintang Dua

Patokan – Terminal LPG Tanjung Sekong menorehkan prestasi gemilang di tingkat dunia. Fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyaluran elpiji yang berada di pesisir Merak, Banten, itu resmi menyabet sertifikasi GTLC dengan peringkat bintang dua. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkannya sebagai terminal LPG pertama di dunia yang memperoleh pengakuan keberlanjutan dalam skema penilaian ini.

Penganugerahan sertifikat dilakukan usai terminal itu menjalani rangkaian audit serta verifikasi menyeluruh. Tim penilai meninjau langsung berbagai lini operasional, mulai dari dermaga sandar kapal, tangki timbun, fasilitas pengisian, hingga sistem manajemen keselamatan yang diterapkan di seluruh area kerja. Setiap temuan di lapangan dicocokkan dengan dokumen tata kelola yang dimiliki pengelola.

Penilaian Mencakup Banyak Aspek

Sertifikasi GTLC dikenal memiliki standar penilaian yang ketat dan berlapis. Aspek yang menjadi sorotan antara lain pengelolaan emisi, efisiensi penggunaan energi, pengendalian limbah, konservasi air, serta penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, tata kelola perusahaan, transparansi pelaporan, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat sekitar turut diperhitungkan dalam penentuan peringkat akhir.

Peringkat bintang dua yang diraih Tanjung Sekong menunjukkan bahwa terminal ini telah memenuhi kriteria keberlanjutan pada tahap yang mapan. Capaian itu bukan garis finis, melainkan pijakan untuk terus menaikkan standar hingga ke level bintang yang lebih tinggi pada periode penilaian berikutnya. Skema bertingkat semacam ini memang dirancang agar setiap fasilitas terdorong melakukan perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun.

Peran Strategis di Rantai Pasok Elpiji Nasional

Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu simpul terpenting dalam rantai pasok elpiji nasional. Fasilitas ini berfungsi sebagai pintu masuk pasokan, baik dari kilang dalam negeri maupun impor, sebelum disalurkan ke berbagai daerah. Letaknya yang strategis di ujung barat Pulau Jawa menjadikannya penopang utama ketersediaan elpiji bagi wilayah dengan konsumsi terbesar di Tanah Air.

Dengan kapasitas tangki timbun yang besar serta dukungan dermaga dan jalur distribusi yang terintegrasi, terminal ini menangani volume elpiji dalam jumlah masif setiap tahunnya. Kelancaran operasinya berpengaruh langsung terhadap stabilitas pasokan elpiji bersubsidi maupun nonsubsidi yang digunakan jutaan rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga sektor industri. Gangguan sekecil apa pun di titik ini dapat berdampak luas, sehingga standar operasional yang tinggi menjadi keharusan.

Deretan Inisiatif Hijau yang Dijalankan

Di balik capaian sertifikasi ini terdapat sederet program berkelanjutan yang dijalankan secara konsisten. Terminal tersebut menerapkan efisiensi energi di seluruh fasilitas, memanfaatkan teknologi pemantauan digital untuk menekan potensi kebocoran, serta mengoptimalkan sistem pengelolaan air dan limbah agar tidak mencemari lingkungan pesisir yang menjadi kawasan operasinya.

Selain itu, upaya penurunan emisi dilakukan melalui modernisasi peralatan dan penataan ulang proses operasional agar lebih bersih dan hemat energi. Program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi juga menjadi bagian dari komitmen sosial yang ikut dinilai. Kombinasi antara kinerja lingkungan, keselamatan, dan tanggung jawab sosial inilah yang mengantarkan terminal ini meraih pengakuan bintang dua.

Momentum bagi Industri Energi Tanah Air

Pengakuan internasional ini dinilai menjadi angin segar bagi industri energi nasional. Di tengah tekanan global untuk beralih ke operasi yang lebih ramah lingkungan, keberhasilan Tanjung Sekong membuktikan bahwa fasilitas energi dalam negeri mampu bersaing dan memenuhi standar keberlanjutan kelas dunia. Prestasi semacam ini juga memperkuat citra sektor hilir energi Indonesia di mata mitra dagang internasional.

Capaian tersebut selaras pula dengan agenda transisi energi yang tengah dijalankan pemerintah. Sektor hilir, termasuk terminal dan fasilitas distribusi, memegang peranan penting dalam menekan jejak karbon dari keseluruhan rantai nilai industri. Praktik terbaik yang diterapkan di Tanjung Sekong berpotensi direplikasi ke terminal lain di berbagai wilayah Indonesia.

Ke depan, pengelola Terminal LPG Tanjung Sekong bertekad melanjutkan langkah perbaikan. Sejumlah program peningkatan kinerja lingkungan dan keselamatan telah disiapkan agar peringkat sertifikasi dapat dinaikkan secara bertahap. Dengan fondasi yang sudah terbangun kuat, terminal ini berpeluang menjadi rujukan bagi fasilitas serupa, baik di dalam negeri maupun di kawasan regional Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User