Bareskrim Tangkap Basri Lewaimang, Bandar Narkoba Buronan di Malaysia

Jakarta — Upaya pengejaran terhadap jaringan peredaran narkotika lintas negara kembali membuahkan hasil. Tim penyidik Bareskrim Polri berhasil membekuk Basri Lewaimang, seorang buron yang selama ini...

Aug 21, 2026 - 08:59
0 0
Bareskrim Tangkap Basri Lewaimang, Bandar Narkoba Buronan di Malaysia

Jakarta — Upaya pengejaran terhadap jaringan peredaran narkotika lintas negara kembali membuahkan hasil. Tim penyidik Bareskrim Polri berhasil membekuk Basri Lewaimang, seorang buron yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus peredaran gelap narkoba di kawasan tempat hiburan malam Batam. Penangkapan itu dilakukan di wilayah Malaysia setelah melalui serangkaian pelacakan dan koordinasi lintas yurisdiksi.

Penangkapan di Luar Negeri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Basri bukanlah pelaku tingkat bawah. Ia diduga kuat berperan sebagai bandar sekaligus pengendali distribusi narkotika yang memasok sejumlah lokasi hiburan malam di Batam, Kepulauan Riau. Statusnya sebagai buronan membuat aparat harus bekerja ekstra untuk melacak keberadaannya, terlebih karena ia diduga kerap berpindah tempat dan melintasi perbatasan untuk menghindari kejaran hukum.

Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan yang berlangsung cukup lama. Penyidik tidak hanya mengandalkan informasi intelijen di dalam negeri, tetapi juga menjalin komunikasi dengan aparat penegak hukum negara tetangga. Koordinasi tersebut terbukti efektif, hingga akhirnya Basri berhasil dilumpuhkan dan segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Barang Bukti yang Disita

Dalam operasi penangkapan tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang dinilai penting untuk memperkuat konstruksi perkara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rekapan transaksi narkotika yang diduga mencatat alur jual-beli serta perputaran uang dari kegiatan ilegal tersebut. Dokumen itu diyakini dapat membuka jaringan yang lebih luas, termasuk mengidentifikasi pelaku lain yang masih berkeliaran.

Selain rekapan transaksi, aparat juga menyita uang tunai dalam denominasi dolar Singapura atau SGD. Keberadaan mata uang asing tersebut memperkuat dugaan bahwa praktik peredaran narkoba yang dikendalikan Basri berskala internasional, melibatkan transaksi lintas negara dengan nilai yang tidak sedikit. Seluruh barang bukti kini telah diamankan dan akan dijadikan alat bukti dalam proses persidangan.

Peran Penting Barang Bukti Digital

Rekapan transaksi yang ditemukan menjadi bagian krusial dari penyidikan. Dalam perkara narkotika modern, catatan transaksi kerap menjadi kunci untuk menelusuri aliran dana, mengidentifikasi pemasok, hingga memetakan jaringan distribusi secara menyeluruh. Penyidik diharapkan dapat memanfaatkan temuan ini untuk membongkar rantai peredaran yang lebih besar, bukan sekadar menjerat satu orang tersangka.

Adapun penyitaan uang SGD menunjukkan indikasi kuat adanya aktivitas transaksi yang melibatkan mata uang asing, lazim terjadi dalam perdagangan gelap narkoba yang melintasi batas negara. Pola semacam ini biasanya digunakan pelaku untuk menyulitkan penelusuran oleh otoritas keuangan maupun penyidik. Karena itu, ke depan, keterlibatan pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan dinilai penting untuk menelusuri aliran dana lebih jauh.

Komitmen Pemberantasan Narkoba

Penangkapan Basri Lewaimang menjadi bukti bahwa aparat tidak berhenti mengejar pelaku kejahatan narkotika meski mereka melarikan diri ke luar negeri. Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk memutus rantai peredaran gelap narkoba yang selama ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan masyarakat luas.

Peredaran narkotika di kawasan perbatasan memang kerap menjadi tantangan tersendiri. Wilayah seperti Batam yang berdekatan dengan negara tetangga kerap dijadikan pintu masuk maupun tempat persinggahan jaringan internasional. Karena itu, penguatan kerja sama antarnegara menjadi salah satu kunci dalam memberantas kejahatan lintas batas semacam ini.

Harapan Publik

Masyarakat, khususnya warga Batam, menaruh harapan besar agar proses hukum terhadap Basri berjalan transparan dan tuntas. Banyak pihak juga mendorong agar penyidikan dikembangkan untuk menangkap pelaku lain yang masih menjadi bagian dari jaringan yang sama. Keberadaan bandar narkoba tidak hanya meresahkan, tetapi juga turut menyumbang tingginya angka penyalahgunaan narkotika di masyarakat.

Dengan tertangkapnya salah satu buron kelas berat ini, diharapkan efek jera semakin terasa dan aktivitas peredaran narkoba di tempat hiburan malam dapat ditekan. Aparat pun diingatkan untuk terus menjaga keamanan barang bukti serta memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku, sehingga tidak ada celah bagi pelaku untuk lolos dari jerat hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User