Polisi Rilis Foto Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu

Kepolisian Resor Palu menyebarluaskan potret seorang pria yang diduga kuat sebagai dalang di balik pembantaian sadis yang menewaskan seorang ayah dan putranya yang masih berusia dua tahun. Pria terseb...

Jul 28, 2026 - 02:51
0 0
Polisi Rilis Foto Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu

Kepolisian Resor Palu menyebarluaskan potret seorang pria yang diduga kuat sebagai dalang di balik pembantaian sadis yang menewaskan seorang ayah dan putranya yang masih berusia dua tahun. Pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai AK, kini menjadi buronan paling dicari dan aparat keamanan meminta peran serta masyarakat untuk menangkapnya.

Rekap Peristiwa yang Mengguncang Kota Palu

Insiden tragis ini terjadi pada awal pekan di sebuah permukiman padat penduduk di wilayah Palu, Sulawesi Tengah. Berdasarkan keterangan sementara, AK diduga mendatangi rumah keluarga tersebut pada waktu yang belum sepenuhnya terkonfirmasi. Ia lalu melakukan aksi brutal yang mengakibatkan tewasnya korban yang merupakan kepala keluarga bersama anak semata wayangnya. Sang ibu, yang tak lain adalah istri korban, beruntung selamat dari amukan pelaku dan langsung menghubungi pihak berwajib begitu situasi memungkinkan.

Tim identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang diterjunkan segera setelah laporan masuk menemukan sejumlah barang bukti yang memperjelas dugaan bahwa motif di balik aksi sadis ini adalah permasalahan pribadi yang sudah berlangsung antara pelaku dan keluarga korban. Meskipun begitu, kepolisian belum mengumumkan secara rinci motif tersebut, menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut agar tidak mengganggu proses pemburuan.

Andil Penting Sang Istri

Kesaksian dari istri korban menjadi tulang punggung pengungkapan identitas pelaku. Sang istri, yang masih syok berat, mampu memberikan deskripsi fisik serta ciri-ciri khusus AK kepada penyidik. Informasi mengenai perawakan, perkiraan usia, dan pakaian yang dikenakan pelaku langsung diolah menjadi sketsa pendahuluan, sebelum akhirnya polisi mendapatkan foto terbaru AK yang kini disebarluaskan. “Informasi yang diberikan saksi kunci sangat vital, tanpa itu kami akan memulai dari nol,” ujar Kepala Satreskrim setempat melalui keterangan resminya.

Dari penuturan istri korban diketahui pula bahwa AK bukanlah orang asing. Ia diduga memiliki hubungan dekat dengan keluarga tersebut, sehingga aksesnya ke dalam rumah tidak mencurigakan. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan tetangga, karena tidak ada laporan awal tentang adanya konflik terbuka antara kedua pihak.

Potret Pelaku Beredar dan Pengejaran Intensif

Guna mempercepat penangkapan, potret AK resmi dirilis dan disebarkan melalui seluruh kanal komunikasi kepolisian, media massa, dan media sosial. Dalam foto yang beredar, terlihat wajah laki-laki tersebut yang kini sudah dihapal oleh banyak warga Palu. Polisi juga memasang spanduk berisi pengumuman daftar pencarian orang (DPO) di titik-titik strategis seperti terminal, pasar, dan pelabuhan. Langkah ini sekaligus untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

AK dianggap sebagai individu berbahaya yang tidak segan melakukan kekerasan ekstrem. Oleh karena itu, Kapolres setempat mengimbau warga agar tidak bertindak sendiri. “Jika melihat orang dengan ciri seperti dalam foto, jangan coba-coba menangkap sendiri. Segera hubungi kantor polisi terdekat atau layanan pengaduan darurat,” tegasnya. Hotline khusus sudah diaktifkan, dan identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.

Trauma dan Kewaspadaan Warga

Kejadian ini sontak membuat geger seluruh penjuru kota. Warga yang sebelumnya merasa aman kini lebih berhati-hati, terutama mereka yang memiliki anak kecil. Para orang tua disarankan meningkatkan pengawasan dan melaporkan setiap gerak-gerik mencurigakan. Beberapa kelompok warga bahkan menginisiasi ronda malam tambahan untuk menjaga lingkungan masing-masing.

Seorang tokoh masyarakat setempat, ketika ditemui, mengaku terpukul atas apa yang dialami keluarga korban. “Kami tidak menyangka kekejian seperti ini bisa terjadi di lingkungan kami. Semoga pelaku segera ditangkap agar rasa takut ini segera berakhir,” ungkapnya dengan nada lirih. Isak tangga masih terdengar dari kediaman keluarga besar korban yang belum bisa menerima kepergian dua insan tak berdosa itu.

Langkah Selanjutnya

Polisi optimistis dapat menangkap AK dalam waktu dekat. Bukti-bukti yang terkumpul, ditambah kesaksian kuat, sudah mengarah pada satu nama yang tidak asing lagi. Operasi penyisiran diperluas ke wilayah-wilayah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku, termasuk ke desa-desa pinggiran dan lokasi yang sulit diakses. Dukungan teknologi informasi juga digunakan untuk melacak perangkat komunikasi yang mungkin masih digunakan oleh AK.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya deteksi dini terhadap ancaman kekerasan dalam lingkup domestik. Pihak kepolisian mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi konflik yang bisa berujung pada tindak pidana, sehingga tragedi serupa tidak terulang. Sementara itu, pengejaran terus dilakukan tanpa henti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User