Topan Dolphin Terjang Shanghai, 943 Penerbangan Terganggu

Badai topan Dolphin menghantam wilayah pesisir timur China dan membawa dampak serius bagi Shanghai, salah satu pusat perekonomian terbesar di Negeri Tirai Bambu. Hujan deras yang mengguyur kota metrop...

Aug 11, 2026 - 17:31
0 0
Topan Dolphin Terjang Shanghai, 943 Penerbangan Terganggu

Badai topan Dolphin menghantam wilayah pesisir timur China dan membawa dampak serius bagi Shanghai, salah satu pusat perekonomian terbesar di Negeri Tirai Bambu. Hujan deras yang mengguyur kota metropolitan tersebut memicu genangan air di sejumlah kawasan, sementara angin kencang memaksa otoritas setempat menghentikan sebagian besar aktivitas transportasi publik demi keselamatan warga.

Kondisi tersebut membuat denyut nadi kota yang biasanya sibuk selama 24 jam itu mendadak melambat. Jalan-jalan utama tampak lengang karena warga memilih bertahan di dalam rumah, sementara sejumlah perkantoran dan pusat perbelanjaan memutuskan tutup lebih awal mengikuti imbauan pemerintah kota.

Transportasi Publik Lumpuh

Sektor transportasi menjadi yang paling terpukul oleh amukan topan Dolphin. Layanan kereta bawah tanah atau metro yang menjadi tulang punggung mobilitas jutaan warga Shanghai terpaksa dihentikan sementara pada sejumlah jalur. Keputusan itu diambil setelah air mulai merembes masuk ke beberapa stasiun dan dikhawatirkan membahayakan sistem kelistrikan.

Tidak hanya metro, layanan kapal feri yang menghubungkan berbagai titik di sekitar Sungai Huangpu dan kawasan pesisir juga dihentikan total. Otoritas pelabuhan menilai gelombang tinggi dan kecepatan angin sudah melampaui ambang batas aman bagi pelayaran jarak pendek sekalipun.

Dampak paling mencolok terlihat di sektor penerbangan. Sebanyak 943 penerbangan dilaporkan terganggu akibat cuaca ekstrem ini, baik yang mengalami pembatalan maupun penundaan keberangkatan. Ribuan penumpang terpaksa menumpuk di terminal bandara, sementara pihak maskapai berupaya mengatur ulang jadwal dan menyediakan akomodasi bagi penumpang yang telanjur tiba di lokasi.

Angin Kencang Tumbangkan Truk di Wenzhou

Di luar Shanghai, dampak topan Dolphin juga dirasakan hingga Kota Wenzhou di Provinsi Zhejiang. Kecepatan angin di wilayah tersebut dilaporkan sangat ekstrem hingga mampu menggulingkan sebuah truk yang tengah melintas di jalan raya. Peristiwa itu menjadi gambaran betapa kuatnya terjangan angin yang menyertai badai ini.

Sejumlah rekaman amatir yang beredar memperlihatkan kendaraan berukuran besar itu terguling ketika diterpa hembusan angin kencang. Insiden semacam ini mendorong pemerintah daerah setempat mengeluarkan larangan sementara bagi kendaraan berat melintas di ruas jalan terbuka, terutama yang melintasi jembatan dan kawasan pesisir yang rawan terjangan angin.

Pemerintah Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Menghadapi situasi tersebut, pemerintah kota Shanghai mengaktifkan status darurat dan mengerahkan ribuan petugas ke berbagai titik rawan banjir. Pompa air berkapasitas besar dioperasikan untuk menyedot genangan, sementara petugas kebersihan dikerahkan membersihkan saluran drainase yang tersumbat sampah dan dedaunan.

Warga yang tinggal di kawasan dataran rendah dan bangunan tua turut dievakuasi ke tempat penampungan sementara. Pemerintah juga mengimbau seluruh perusahaan memberikan fleksibilitas bagi karyawan untuk bekerja dari rumah hingga kondisi cuaca dinyatakan membaik oleh badan meteorologi setempat.

Pusat Ekonomi Ikut Terdampak

Sebagai jantung perekonomian China, lumpuhnya aktivitas Shanghai tentu berdampak luas. Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersibuk di dunia itu ikut tersendat, sementara kawasan bisnis Pudong yang dipenuhi gedung-gedung pencakar langit tampak sepi dari aktivitas perkantoran yang biasanya padat.

Para pengamat memperkirakan kerugian ekonomi akibat badai ini bisa mencapai angka signifikan, meski perhitungan resminya baru akan dirilis setelah kondisi benar-benar kondusif. Gangguan rantai pasok juga menjadi kekhawatiran tersendiri mengingat peran strategis Shanghai dalam perdagangan global dan distribusi barang ke berbagai negara.

Musim Topan Masih Berlanjut

Badan meteorologi China mengingatkan bahwa musim topan di kawasan Pasifik barat masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Masyarakat di wilayah pesisir timur diminta terus memantau informasi cuaca resmi dan tidak menyepelekan peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah.

Hingga saat ini, petugas masih memantau pergerakan topan Dolphin yang diperkirakan akan terus melemah seiring pergerakannya ke daratan. Meski demikian, hujan susulan dan angin kencang masih berpotensi terjadi sehingga kewaspadaan tetap harus dijaga hingga badai benar-benar meninggalkan wilayah China bagian timur dan aktivitas warga dapat kembali normal sepenuhnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User