Kinerja Dinilai Memuaskan oleh Prabowo, Begini Reaksi Bahlil
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya angkat bicara soal penilaian yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerjanya. Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku ...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya angkat bicara soal penilaian yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerjanya. Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku bersyukur sekaligus termotivasi atas apresiasi yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Bahlil menuturkan, penilaian positif dari Presiden tidak membuatnya cepat berpuas diri. Sebaliknya, hal itu justru menjadi pelecut semangat bagi dirinya dan seluruh jajaran Kementerian ESDM untuk bekerja lebih keras lagi dalam melayani masyarakat.
"Apresiasi dari Bapak Presiden adalah kepercayaan yang harus kami jaga. Ini bukan garis finis, melainkan cambuk agar kami terus bekerja lebih baik ke depan," kata Bahlil.
Kerja Kolektif Jadi Kunci
Menurut Bahlil, capaian yang diraih Kementerian ESDM selama ini bukanlah hasil kerja satu orang. Ia menekankan bahwa seluruh pegawai, mulai dari eselon tertinggi hingga staf pelaksana di lapangan, memiliki andil besar dalam setiap keberhasilan program yang dijalankan.
"Saya hanya nahkoda. Yang menggerakkan kapal adalah seluruh awak. Tanpa kerja sama tim, mustahil program-program besar bisa berjalan," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor energi, termasuk pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat, yang terus memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah.
Fokus pada Ketahanan Energi Nasional
Lebih lanjut, Bahlil memastikan dirinya akan terus menjalankan arahan Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional. Sejumlah program strategis disebut tengah dikebut, mulai dari hilirisasi sumber daya alam hingga pengembangan energi baru terbarukan.
Sektor hilirisasi, kata dia, menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah ingin memastikan kekayaan alam Indonesia memberikan nilai tambah yang besar bagi perekonomian dalam negeri, bukan sekadar diekspor dalam bentuk mentah.
"Cita-cita besar kita adalah swasembada energi. Indonesia punya sumber daya melimpah, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan benar untuk kemakmuran rakyat," tuturnya.
Selain itu, Kementerian ESDM juga terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan bahan bakar minyak dan listrik bagi masyarakat, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Pemerataan akses energi disebut menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional.
Evaluasi Terus Berjalan
Bahlil mengakui, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di sektor energi dan sumber daya mineral. Karena itu, evaluasi terhadap program kerja terus dilakukan secara berkala agar setiap kebijakan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Ia menegaskan, kritik dan masukan dari berbagai pihak selalu diterima dengan terbuka. Menurutnya, masukan tersebut justru menjadi bahan perbaikan agar kinerja kementerian semakin optimal.
"Kami tidak anti-kritik. Justru dari masukan itulah kami bisa terus memperbaiki diri," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian terhadap kinerja sejumlah menteri di kabinetnya. Bahlil termasuk salah satu menteri yang mendapat nilai memuaskan dari Presiden berkat kinerjanya mengelola sektor energi dan sumber daya mineral.
Penilaian tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap kemampuan Bahlil dalam menjalankan berbagai program strategis pemerintah. Ke depan, mantan Ketua Umum Hipmi itu berjanji akan terus bekerja maksimal demi mewujudkan visi Indonesia maju.
"Tugas kami adalah bekerja dan bekerja. Soal penilaian, kami serahkan kepada Presiden dan rakyat," pungkasnya.
Comments (0)