Polisi Rilis Foto Pelaku Pembunuhan Ayah dan Balita di Palu

PALU — Aparat Kepolisian Resor Kota Palu tengah memburu seorang pria berinisial AK yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang ayah dan anak balitanya. Kasus yang menggemparkan...

Jul 28, 2026 - 01:33
0 0
Polisi Rilis Foto Pelaku Pembunuhan Ayah dan Balita di Palu

PALU — Aparat Kepolisian Resor Kota Palu tengah memburu seorang pria berinisial AK yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang ayah dan anak balitanya. Kasus yang menggemparkan warga ibu kota Sulawesi Tengah ini terjadi di sebuah rumah di kawasan Palu Timur pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan keterangan penyidik, terduga pelaku AK diduga telah menghabisi nyawa korban berinisial MR (35 tahun) dan putranya yang masih berusia 2 tahun dengan cara yang sangat keji. Hingga kini, motif pembunuhan masih didalami, namun dugaan awal mengarah pada perselisihan pribadi antara pelaku dan korban.

Kronologi Penemuan Jasad

Penemuan kedua jasad bermula ketika istri korban, sebut saja Mawar (nama samaran), pulang ke rumah setelah beberapa jam meninggalkan kediaman untuk mengurus keperluan keluarga. Ia menemukan pintu rumah dalam keadaan terbuka dan situasi di dalam rumah sudah tidak wajar. Ketika masuk, ia mendapati suami dan anak bungsunya tergeletak bersimbah darah di ruang tengah.

Mawar segera berteriak meminta pertolongan tetangga. Warga sekitar langsung mendatangi lokasi dan menghubungi pihak berwajib. Tim Inafis Polresta Palu yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada identitas pelaku.

Informasi Penting dari Istri Korban

Dalam pemeriksaan awal, Mawar memberikan keterangan yang sangat krusial bagi penyidik. Ia mengaku mengenali sosok yang sempat dilihatnya di sekitar rumah sebelum kejadian. Berdasarkan informasi itulah polisi akhirnya mengantongi nama AK sebagai terduga pelaku utama. “Keterangan dari istri korban menjadi pintu masuk kami untuk mengidentifikasi terduga. Ia sempat berinteraksi singkat dengan orang tersebut dan mengenali beberapa ciri fisiknya,” ujar Kepala Satuan Reskrim Polresta Palu dalam konferensi pers, Senin (27/7).

Polisi belum merinci lebih jauh hubungan antara AK dengan keluarga korban, namun dipastikan bahwa pelaku bukanlah orang asing bagi korban. Beberapa sumber menyebutkan bahwa AK diduga memiliki dendam lama yang belum terselesaikan, namun hal ini masih dalam proses pendalaman.

Deskripsi dan Foto Pelaku Disebarluaskan

Untuk mempercepat penangkapan, pihak kepolisian memutuskan untuk merilis foto dan ciri-ciri AK kepada publik. Berdasarkan poster yang disebar, AK digambarkan sebagai pria berusia sekitar 30 tahun, tinggi badan kurang lebih 165 sentimeter, dengan kulit sawo matang dan rambut lurus hitam. Ia terakhir terlihat mengenakan kaus gelap dan celana panjang jeans.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat sosok yang mencurigakan dan mirip dengan foto yang sudah kami sebarkan. Jangan mencoba menangkap sendiri karena pelaku dianggap berbahaya,” tegas perwira tersebut. Polisi juga membuka hotline khusus di nomor 110 dan akun media sosial resmi untuk memudahkan pelaporan.

Reaksi Warga dan Duka Mendalam

Insiden berdarah ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Tetangga korban menggambarkan MR sebagai sosok yang pendiam dan tidak banyak terlibat konflik. “Dia orangnya baik, enggak pernah ada ribut-ribut. Kami semua syok,” ungkap salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Kehilangan seorang anak balita turut menambah rasa pilu. Para tetangga dan kerabat bergantian mengunjungi rumah duka untuk memberikan penghiburan kepada Mawar yang kini harus menghadapi kenyataan pahit ditinggal suami dan anak tercinta dalam waktu bersamaan.

Pengejaran Diperluas

Kapolresta Palu menyatakan bahwa pengejaran tidak hanya dilakukan di wilayah kota Palu, tetapi juga diperluas hingga ke daerah-daerah perbatasan dan pelabuhan. Diduga pelaku masih bersembunyi di sekitar Sulawesi Tengah atau berusaha melarikan diri ke luar daerah. Seluruh jajaran polres tetangga telah menerima telegram resmi untuk membantu pengintaian.

“Kami sudah menyebar foto dan data pelaku ke seluruh pos polisi, terminal, bandara, dan pelabuhan. Kami optimistis dalam waktu dekat pelaku bisa ditangkap,” ujarnya. Pihaknya juga meminta dukungan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks yang dapat mengganggu proses penyelidikan.

Motif Dendam Pribadi

Sementara itu, hasil penyelidikan sementara mengarah pada motif dendam pribadi. Polisi menduga AK dan korban sempat terlibat perselisihan beberapa waktu lalu yang berujung pada perencanaan pembunuhan. Meski demikian, penyidik masih menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan saksi tambahan untuk memastikan apakah ada pihak lain yang turut membantu pelaku.

“Kami belum bisa memastikan apakah ini dilakukan seorang diri atau ada kaki tangan. Semua kemungkinan masih kami selidiki,” tambahnya. Polresta Palu juga sudah berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah untuk menurunkan tim tambahan jika diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku AK masih dalam pengejaran intensif. Polisi berharap partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi dapat mempercepat penangkapan dan membawa keadilan bagi keluarga korban yang tengah berduka. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat keamanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User