Polisi Buru Pelaku Pencurian Puluhan Kambing yang Disembelih di Sawah

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serang saat ini tengah bekerja keras mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang menimpa seorang warga. Sebanyak 46 ekor kambing dilaporkan hilang digasak pelaku, da...

Aug 12, 2026 - 08:15
0 0
Polisi Buru Pelaku Pencurian Puluhan Kambing yang Disembelih di Sawah

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serang saat ini tengah bekerja keras mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang menimpa seorang warga. Sebanyak 46 ekor kambing dilaporkan hilang digasak pelaku, dan mirisnya sebagian di antaranya ditemukan sudah dalam kondisi disembelih di tengah area persawahan. Kasus ini kini menjadi atensi serius aparat penegak hukum setempat.

Peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui oleh sang pemilik ternak saat hendak memeriksa kondisi hewan peliharaannya. Betapa terkejutnya dia ketika mendapati puluhan kambing yang selama ini dirawat dengan susah payah telah raib. Jejak-jejak penyembelihan yang tertinggal di lokasi persawahan menjadi petunjuk awal bahwa para pelaku menjalankan aksinya secara terencana dan tidak segan menghabisi hewan hasil curian di tempat.

Menurut informasi yang dihimpun, aksi pencurian diduga berlangsung pada malam hari ketika kondisi di sekitar lokasi dalam keadaan lengang. Pelaku diduga masuk ke area kandang dengan leluasa sebelum membawa kabur puluhan ekor kambing tersebut. Sebagian hewan kemudian disembelih di tengah sawah, sementara sisanya diduga diangkut pergi menggunakan kendaraan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 50 Juta

Akibat kejadian ini, korban harus menanggung kerugian materiel yang nilainya ditaksir mencapai Rp 50 juta. Angka tersebut tentu bukan jumlah yang kecil, mengingat hewan ternak merupakan aset berharga sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat di pedesaan. Banyak peternak menggantungkan masa depan ekonomi keluarganya dari hasil beternak, mulai dari biaya sekolah anak hingga kebutuhan sehari-hari.

Kambing-kambing yang dicuri tersebut merupakan hasil pemeliharaan bertahun-tahun yang membutuhkan biaya pakan, perawatan, dan tenaga yang tidak sedikit. Hilangnya puluhan ekor ternak dalam semalam jelas menjadi pukulan telak bagi korban. Apalagi, harga kambing di pasaran saat ini terbilang tinggi, sehingga nilai kerugian yang diderita semakin besar.

Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

Dari pemeriksaan tempat kejadian perkara yang dilakukan, penyidik menduga para pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan tersebut didasarkan pada sejumlah temuan di lapangan, termasuk banyaknya hewan yang dibawa kabur serta proses penyembelihan yang dilakukan di lokasi terbuka. Menyembelih dan mengangkut puluhan ekor kambing tentu bukan pekerjaan yang mudah dilakukan seorang diri.

Polisi juga tengah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keterangan dari warga yang mungkin melihat atau mendengar aktivitas mencurigakan pada malam kejadian sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengungkapan kasus. Selain itu, petugas menyisir jejak-jejak lain yang tertinggal di area persawahan, termasuk kemungkinan kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil kejahatannya.

Penyidik tidak menutup kemungkinan bahwa para pelaku merupakan pemain lama yang sudah berpengalaman dalam aksi pencurian ternak. Modus menyembelih langsung di lokasi diduga dilakukan untuk mempermudah proses pengangkutan sekaligus menghilangkan jejak, sebab daging hasil sembelihan lebih mudah diangkut dan dipasarkan ketimbang hewan dalam keadaan hidup.

Dari sisi hukum, para pelaku pencurian hewan ternak dapat dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ancaman hukumannya terbilang berat, apalagi jika aksi tersebut dilakukan secara bersama-sama dan terencana. Hal ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berniat mencari keuntungan dengan cara merugikan orang lain.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Kejadian ini sontak membuat para peternak lain di sekitar lokasi merasa cemas. Mereka khawatir menjadi sasaran berikutnya apabila pelaku tidak segera diringkus. Sebagian warga bahkan mulai melakukan ronda secara bergantian untuk menjaga hewan ternak mereka, sambil berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan mengembalikan rasa aman di lingkungan mereka.

Menyusul kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian hewan ternak. Warga disarankan memperkuat pengamanan kandang, memasang penerangan yang memadai, dan tidak segan melapor kepada aparat apabila melihat orang asing yang bergerak mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kasus pencurian ternak memang kerap terjadi di berbagai daerah, terutama menjelang momen-momen tertentu ketika permintaan daging meningkat. Para pelaku umumnya beraksi pada malam hingga dini hari, saat pemilik ternak lengah dan situasi lingkungan sepi. Karena itu, gotong royong antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi kunci penting mencegah kejahatan serupa.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi berkomitmen mengejar para pelaku hingga tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini diminta tidak ragu menyampaikannya kepada kantor kepolisian terdekat demi mempercepat terungkapnya jaringan pelaku pencurian ternak tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User