Misbakhun: Pemerintah Punya Banyak Amunisi Pacu Ekonomi Semester Kedua

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan pemerintah dalam memacu laju perekonomian nasional pada paruh kedua tahun ini. Ia menilai, berbagai instrumen keb...

Aug 08, 2026 - 11:46
0 0
Misbakhun: Pemerintah Punya Banyak Amunisi Pacu Ekonomi Semester Kedua

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan pemerintah dalam memacu laju perekonomian nasional pada paruh kedua tahun ini. Ia menilai, berbagai instrumen kebijakan yang disiapkan Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi modal berharga untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Misbakhun, strategi yang dijalankan pemerintah tidak berhenti pada satu kebijakan saja. Ada rangkaian langkah yang saling melengkapi dan diyakini mampu menghidupkan aktivitas ekonomi dari pusat hingga daerah, mulai dari sisi moneter, fiskal, hingga program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Penempatan Dana di Bank Hanya Salah Satu Jurus

Sebelumnya, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun ke sejumlah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. Dana yang berasal dari saldo anggaran lebih itu dipindahkan dari rekening pemerintah di bank sentral agar bisa diputar melalui penyaluran kredit ke sektor riil.

Kebijakan tersebut bertujuan menambah likuiditas perbankan sehingga dunia usaha lebih mudah memperoleh pembiayaan. Dengan likuiditas yang longgar, bank diharapkan berani menyalurkan pinjaman dengan bunga yang lebih terjangkau, baik untuk segmen korporasi maupun usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kendati demikian, Misbakhun menegaskan langkah itu bukan satu-satunya andalan. Pemerintah masih menyimpan beragam instrumen fiskal lain yang siap dioptimalkan demi menjaga daya beli masyarakat serta mendorong kegiatan produksi di dalam negeri.

Amunisi Fiskal Lain yang Disiapkan Pemerintah

Salah satu amunisi yang dimaksud adalah percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga. Penyerapan anggaran yang lebih cepat diyakini akan langsung berdampak pada perputaran uang di masyarakat, terutama melalui proyek-proyek padat karya dan program prioritas pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga menggulirkan sejumlah program unggulan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti program makan bergizi gratis. Program semacam ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal karena melibatkan petani, peternak, dan pelaku usaha kecil sebagai pemasok kebutuhan bahan pangan.

Di sisi lain, kehadiran badan pengelola investasi Danantara dipandang sebagai kekuatan baru dalam menggerakkan roda ekonomi. Konsolidasi aset negara diharapkan mampu menciptakan ruang investasi yang lebih besar sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah juga menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Sektor UMKM dinilai memiliki daya tahan tinggi sekaligus menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, sehingga penguatan akses pembiayaan bagi segmen ini akan memberikan efek berantai yang luas bagi perekonomian.

Pemerintah juga terus memantau sisi penerimaan negara agar ruang fiskal tetap sehat. Optimalisasi pajak dan bea cukai tanpa membebani masyarakat menjadi perhatian agar belanja negara dapat terus berjalan tanpa mengorbankan keberlanjutan anggaran.

DPR Siap Mengawal Kebijakan

Sebagai mitra kerja Kementerian Keuangan, Komisi XI DPR berkomitmen mengawal setiap kebijakan yang digulirkan. Misbakhun memastikan pihaknya akan terus berdialog dengan pemerintah agar berbagai program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan pelaku pasar. Stabilitas nilai tukar, inflasi yang terkendali, serta kebijakan yang konsisten menjadi prasyarat agar dunia usaha berani melakukan ekspansi dan menambah investasi di dalam negeri.

Dengan kombinasi kebijakan moneter dan fiskal yang saling menopang, Misbakhun meyakini perekonomian Indonesia akan tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketegangan geopolitik hingga ketidakpastian perdagangan dunia.

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Misbakhun berharap seluruh amunisi kebijakan tersebut mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional mencapai level yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Target pertumbuhan yang dicanangkan pemerintah dinilai realistis apabila semua pihak bekerja sama dan penyerapan anggaran berjalan sesuai rencana.

Ia pun mengajak pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menggerakkan ekonomi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa hanya ditopang pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa.

Dengan fondasi ekonomi domestik yang kuat serta konsumsi masyarakat yang terus terjaga, Misbakhun optimistis Indonesia mampu melewati sisa tahun ini dengan capaian yang membanggakan sekaligus menjadi pijakan menuju pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun-tahun berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User