Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Maros Jadi Kota Wakaf, Perkemahan Pramuka Lalabata Resmi Dibuka

Dua agenda besar di Sulawesi Selatan menandai penguatan pembinaan generasi muda dan pengelolaan aset keagamaan sepanjang pekan terakhir Agustus 2025. Di Ka

Maros Jadi Kota Wakaf, Perkemahan Pramuka Lalabata Resmi Dibuka

Dua agenda besar di Sulawesi Selatan menandai penguatan pembinaan generasi muda dan pengelolaan aset keagamaan sepanjang pekan terakhir Agustus 2025. Di Kabupaten Soppeng, Perkemahan Pramuka Kwartir Ranting Lalabata resmi dibuka dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80, sementara di Kabupaten Maros, daerah itu secara resmi ditetapkan sebagai Kota Wakaf 2025 oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kedua peristiwa ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun karakter bangsa sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi berbasis keagamaan.

Kronologi Pembukaan Perkemahan Pramuka Lalabata

Upacara pembukaan Perkemahan Pramuka Kwartir Ranting Lalabata digelar di Lapangan Kawasan Wisata Alam Waduk Ompo, Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Selasa (26/8/2025) pukul 15.57 WITA. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Pramuka Soppeng, Syahruddin M. Adam, S.Sos., yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka resmi kegiatan perkemahan.

Kegiatan yang berlangsung selama 25–28 Agustus 2025 ini diikuti oleh ratusan siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA/MA se-Kecamatan Lalabata. Kehadiran peserta yang begitu antusias menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap kegiatan kepramukaan yang sarat nilai pendidikan karakter.

Dukungan Forkopimca dan Polres Soppeng

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimca Lalabata, di antaranya Kapolsek Lalabata IPTU Mahmuddin, S.Sos., yang mewakili Polres Soppeng bersama jajarannya, Danramil 1423-01 Lalabata, para kepala instansi, organisasi kewanitaan, kepala desa/lurah, kepala sekolah, serta pengurus pramuka. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyatakan dukungan penuh Polri terhadap kegiatan positif pembinaan generasi muda.

"Pramuka adalah wadah strategis untuk menanamkan disiplin, membangun semangat kebangsaan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif. Polres Soppeng siap bersinergi menciptakan generasi yang tangguh dan berkarakter," tegas Kapolres.

Maros Resmi Ditetapkan sebagai Kota Wakaf 2025

Di sisi lain, Kabupaten Maros mencatat sejarah baru dalam pengelolaan aset keagamaan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Patokan.com, Maros secara resmi ditetapkan sebagai Kota Wakaf 2025 oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kota Wakaf saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Zakat dan Wakaf di Hotel Platinum, Jakarta, pada Sabtu (23/8/2025) malam.

Maros menjadi salah satu dari 10 daerah di Indonesia yang terpilih dalam program ini, mendampingi Cianjur, Cirebon, Kendal, Indramayu, Kulon Progo, Kota Semarang, Surabaya, Ambon, dan Mataram. Prestasi ini menempatkan Maros sebagai percontohan gerakan wakaf produktif di tingkat nasional.

Faktor Kelayakan dan Indikator Penilaian

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan masyarakat.

"Alhamdulillah, setelah melalui penilaian tim asesmen pusat, akhirnya Maros ditetapkan sebagai Kota Wakaf. Ini berkat dukungan semua pihak," kata Chaidir, Minggu (24/8/2025).

Chaidir menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang membuat Maros layak menyandang predikat tersebut, antara lain dukungan regulasi daerah, ketersediaan nazhir yang kompeten, serta potensi wakaf yang dapat diberdayakan secara produktif. Adapun indikator penilaian mencakup kepemilikan dokumen lengkap atas minimal 25 persen tanah wakaf, tata kelola aset yang transparan, serta program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat.

Perbandingan Capaian Dua Daerah

AspekPerkemahan Pramuka Lalabata (Soppeng)Kota Wakaf Maros
BidangPembinaan generasi mudaPengelolaan aset keagamaan
Tanggal25–28 Agustus 2025Ditetapkan 23 Agustus 2025
Peserta/CakupanRatusan siswa SD-SMA/MASatu dari 10 daerah nasional
TujuanDisiplin, kebersamaan, cinta tanah airWakaf produktif dan pemberdayaan

Analisis: Makna Strategis Dua Peristiwa

Kedua agenda ini memiliki benang merah yang sama, yakni penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Perkemahan pramuka menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai disiplin dan kebangsaan sejak dini, sementara penetapan Kota Wakaf membuka peluang ekonomi baru berbasis aset keagamaan yang selama ini belum tergarap maksimal.

Para pengamat menyebut keberadaan nazhir yang kompeten menjadi kunci keberhasilan wakaf produktif. Tanpa tata kelola yang baik, potensi wakaf hanya akan menjadi aset pasif. Sebaliknya, dengan pengelolaan profesional, wakaf mampu menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan bagi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Harapan ke Depan

Pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan penetapan Kota Wakaf Maros sebagai momentum untuk memperkuat regulasi dan mendorong partisipasi masyarakat. Di sisi lain, keberhasilan Perkemahan Pramuka Lalabata diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang disiplin, mandiri, dan mencintai tanah air. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kedua cita-cita tersebut.

Dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Maros dan Soppeng diyakini mampu menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun karakter bangsa sekaligus mengoptimalkan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.

[SOCIAL_TWEET]: Maros resmi jadi Kota Wakaf 2025, sementara Perkemahan Pramuka Lalabata Soppeng dibuka untuk HUT RI ke-80. Dua langkah nyata membangun karakter dan pemberdayaan umat. #KotaWakaf #Pramuka[SOCIAL_TG]: Maros jadi Kota Wakaf 2025 & Perkemahan Pramuka Lalabata dibuka — dua agenda strategis Sulsel untuk pembinaan generasi muda dan wakaf produktif. Baca selengkapnya di Patokan.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer4
TENTANG PENULIS writer4

Bacaan Terkait

Comments (0)

User