Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen

BIREUEN — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan sesuai harapan. Dalam rangkaian ...

Aug 07, 2026 - 16:55
0 1
Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen

BIREUEN — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan sesuai harapan. Dalam rangkaian agendanya, ia menyempatkan diri turun langsung meninjau proyek pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum yang berada di wilayah Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Tanpa protokol yang berlebihan, Gibran berjalan menyusuri area proyek, melihat kondisi konstruksi dari dekat, serta berbincang dengan para pekerja dan warga yang berada di lokasi.

Melihat Langsung Progres di Lapangan

Di lokasi proyek, Gibran menerima penjelasan mengenai tahapan pengerjaan jembatan, mulai dari penguatan pondasi hingga pembangunan struktur bagian atas. Ia juga menanyakan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk faktor cuaca, ketersediaan material, serta mobilitas alat berat menuju titik pembangunan.

Wapres menekankan bahwa jembatan bukan sekadar bangunan konstruksi. Menurutnya, keberadaan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang menghubungkan berbagai aktivitas, sehingga keberhasilannya sangat menentukan kecepatan pemulihan daerah terdampak bencana.

Infrastruktur yang Dinanti Warga

Jembatan Krueng Tingkeum mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh. Terganggunya akses tersebut membuat aktivitas warga sehari-hari ikut terhambat, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang hendak mengangkut hasil bumi, hingga warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

Selama masa perbaikan, masyarakat terpaksa memanfaatkan jalur alternatif yang membutuhkan waktu tempuh lebih lama dan biaya lebih besar. Kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi warga yang sebagian besar menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan perdagangan kecil.

Seorang warga setempat mengaku lega dengan perhatian yang ditunjukkan pemerintah pusat. Ia berharap kehadiran Wapres dapat mempercepat penyelesaian jembatan sehingga roda ekonomi desa kembali berputar normal seperti sedia kala.

Instruksi Percepatan dengan Tetap Mengutamakan Kualitas

Dalam peninjauannya, Gibran meminta jajaran terkait dan pihak pelaksana proyek untuk mempercepat pengerjaan tanpa mengorbankan mutu bangunan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan, baik bagi pekerja maupun pengguna jembatan nantinya, harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan konstruksi.

Selain itu, Wapres juga menyoroti pentingnya membangun infrastruktur yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa mendatang. Desain jembatan, menurutnya, perlu memperhitungkan kondisi alam setempat, termasuk potensi peningkatan debit air sungai saat musim hujan ekstrem, agar kejadian serupa tidak kembali memutus akses masyarakat.

Koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga menjadi perhatiannya. Ia meminta seluruh pihak saling bersinergi agar proses pembangunan tidak terkendala persoalan administratif maupun teknis yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal.

Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Aceh

Kunjungan ke Bireuen ini merupakan bagian dari rangkaian perhatian pemerintah pusat terhadap upaya pemulihan Aceh pascabencana. Selain jembatan, sejumlah program pemulihan lain turut dijalankan, mencakup pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak, perbaikan ruas jalan, serta pemulihan fasilitas publik yang rusak.

Pemerintah daerah menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapannya mengawal setiap tahapan pembangunan hingga tuntas. Dukungan logistik dan pengawasan di lapangan disebut akan terus diperkuat agar target penyelesaian dapat tercapai.

Bagi masyarakat Kuta Blang dan sekitarnya, rampungnya Jembatan Krueng Tingkeum adalah harapan besar. Mereka menanti hari ketika akses transportasi kembali lancar, anak-anak dapat bersekolah tanpa hambatan, dan aktivitas ekonomi kembali menggeliat. Kunjungan Wapres Gibran pun menjadi sinyal kuat bahwa pemulihan daerah mereka tidak dibiarkan berjalan sendiri, melainkan terus dipantau hingga ke tingkat pusat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User