Application Name Application Name

Patokan

Hukum & Kriminal

Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Rombongan Wartawan di Selat Sunda

PANDEGLANG — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan satu unit helikopter guna mengintensifkan operasi pencarian dan pertolongan (S

Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Rombongan Wartawan di Selat Sunda

PANDEGLANG — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan satu unit helikopter guna mengintensifkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda. Operasi udara tersebut menyasar area perairan dan pulau-pulau kecil di sekitarnya setelah kapal yang ditumpangi rombongan belum diketahui keberadaannya.

Rombongan yang dilaporkan hilang kontak tersebut terdiri atas delapan orang, meliputi lima orang wartawan, satu pemandu wisata (tour guide), satu nakhoda kapal, serta satu anak buah kapal (ABK). Mereka dilaporkan kehilangan komunikasi saat menjalankan tugas peliputan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kronologi dan Operasi Pencarian Jalur Udara

Upaya penyisiran melalui jalur udara dilakukan untuk memperluas radius pantauan yang sulit dijangkau armada kapal laut secara cepat. Berdasarkan laporan operasi SAR, rangkaian tahapan pencarian terbagi dalam linimasa berikut:

  1. Senin (7/9): Rombongan jurnalis bersama awak kapal bertolak menuju kawasan perairan Gunung Anak Krakatau untuk liputan lapangan, namun hilang kontak di tengah perjalanan.
  2. Selasa–Rabu (8–9/9): Tim SAR Gabungan mendirikan posko di Dermaga Marina Carita dan membagi area operasi laut menjadi enam sektor penyisiran.
  3. Kamis (10/9): Memasuki hari ketiga pencarian, Basarnas menerjunkan satu unit helikopter dan melakukan pemantauan udara langsung yang dipimpin oleh Kepala Basarnas.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii turun langsung memantau proses penyisiran udara dari kokpit helikopter. Namun, hingga Kamis sore, pemantauan visual dari ketinggian belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun para korban.

"Kalau saya pribadi dengan pesawat tadi memang belum melihat (para korban). Tapi hasil operasi hari ini tentunya dari laporan enam sektor yang ada di lapangan, dan itu nanti akan dilaporkan ke posko gabungan," ujar Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Posko SAR Dermaga Marina, Carita, Pandeglang.

Kendala Cuaca dan Asap Vulkanik

Operasi pemantauan udara di kawasan Selat Sunda menghadapi kendala visibilitas yang cukup berat. Ketebalan kabut serta kepulan asap vulkanik membatasi jarak pandang pilot helikopter, terutama pada ketinggian rendah di sekitar kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Kabasarnas menjelaskan bahwa tim SAR harus ekstra waspada terhadap dinamika atmosfer dan material vulkanik yang melayang di udara:

  • Jarak Pandang Rendah: Area perairan tertutup kabut tebal dan uap air laut.
  • Asap dan Abu Vulkanik: Konsentrasi asap pekat terpantau berada pada ketinggian di bawah 1.500 kaki.
  • Gelombang Selat Sunda: Arus laut yang dinamis berpotensi menggeser posisi kapal menjauh dari titik koordinat awal.
"Kalau kita lihat judulnya asap, tapi asap ini masih memungkinkan adanya karena asap kebakaran atau misalkan abu vulkanik, khusus yang ada di ketinggian 1.500 ke bawah," tambah Syafii mengenai kondisi rintangan di udara.

Penyisiran Terpadu Enam Sektor

Guna memaksimalkan pencarian, Basarnas membagi area operasi ke dalam enam sektor strategis di sekitar Selat Sunda dan pesisir barat Banten. Seluruh armada laut, termasuk kapal patroli Polairud, TNI AL, dan perahu penyelamat Basarnas, terus berkoordinasi secara berkala dengan Posko Gabungan di Dermaga Marina Carita.

Operasi SAR terpadu ini terus diperluas dengan memanfaatkan citra satelit dan data pergerakan arus laut dari BMKG guna memprediksi arah hanyutnya kapal. Basarnas memastikan bahwa operasi pencarian akan dilanjutkan secara intensif dengan memadukan patroli armada laut serta pemantauan helikopter saat cuaca membaik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer5
TENTANG PENULIS writer5

Bacaan Terkait

Comments (0)

User