Truk Trailer Hantam Sejumlah Kendaraan di Gempol, 4 Tewas

Suasana haru dan kepanikan melanda kawasan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada sore hari setelah sebuah kecelakaan dahsyat melibatkan truk trailer terjadi di jalur ramai Surabaya-Malang. Peristiwa nahas ...

Jul 28, 2026 - 04:08
0 0
Truk Trailer Hantam Sejumlah Kendaraan di Gempol, 4 Tewas

Suasana haru dan kepanikan melanda kawasan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada sore hari setelah sebuah kecelakaan dahsyat melibatkan truk trailer terjadi di jalur ramai Surabaya-Malang. Peristiwa nahas itu menyebabkan empat orang meninggal dunia di tempat, sementara sejumlah penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kecelakaan beruntun ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada kendaraan berat tersebut saat melaju di turunan panjang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika sebuah truk trailer yang membawa muatan material konstruksi melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Setibanya di jalur menurun menuju pintu keluar Gempol, sopir mendadak tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.

Kronologi Tabrakan Beruntun

Menurut saksi mata, truk trailer tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng ke kanan-kiri sebelum akhirnya menabrak bagian belakang sebuah minibus yang tengah berhenti karena antrean lampu merah. Benturan dahsyat membuat minibus tersebut terdorong dan menghantam dua sepeda motor yang ada di depannya. Tidak berhenti sampai di situ, truk terus melaju dan menabrak pembatas jalan hingga terguling. “Saya melihat truk itu kayak kehilangan kendali, kayak remnya blong. Langsung nabrak mobil di depannya, suaranya keras sekali,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Akibat tabrakan tersebut, empat orang yang berada di dalam minibus dan motor tewas seketika karena luka parah di bagian kepala dan tubuh. Tim medis yang tiba di lokasi menyatakan tidak ada tanda kehidupan pada keempat korban tersebut. Sementara itu, pengemudi truk mengalami luka ringan dan dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Identifikasi Korban Jiwa

Keempat korban meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soedarsono Pasuruan untuk proses identifikasi. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa dua di antaranya merupakan penumpang minibus, sedangkan dua lainnya adalah pengendara dan pembonceng sepeda motor. “Kami masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Setelah identitas dipastikan, jenazah akan diserahkan,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan, Kompol Ardi Nugroho, di lokasi kejadian.

Penanganan di Lokasi

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan, bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan regu pemadam kebakaran, langsung dikerahkan untuk menangani kecelakaan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena badan truk yang terguling menutupi hampir seluruh badan jalan. Regu pemadam harus menggunakan alat berat dan alat pemotong untuk mengeluarkan korban yang terjepit di dalam minibus.

“Kondisi kendaraan yang ringsek parah membuat proses evakuasi memakan waktu hampir tiga jam. Kami harus mendatangkan mobil derek untuk menyingkirkan truk dan kendaraan yang terlibat,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bambang Hermawan. Seluruh barang bukti telah diamankan guna keperluan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kemacetan Panjang dan Rekayasa Lalu Lintas

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Surabaya-Malang mengalami kemacetan total sepanjang lebih dari lima kilometer. Kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas karena petugas menutup total ruas jalan untuk proses evakuasi. Polisi kemudian memberlakukan pengalihan arus, mengarahkan kendaraan dari Surabaya ke Malang melalui jalur alternatif di Mojokerto hingga Karangjati, sementara kendaraan arah sebaliknya dialihkan melalui Pandaan. Baru sekitar pukul 20.00 WIB, satu lajur mulai dibuka secara terbatas dan kemacetan berangsur terurai.

Dugaan Penyebab: Rem Blong dan Kelalaian

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan rem truk yang tidak berfungsi saat melewati turunan. Kondisi jalan yang tergolong curam di titik tersebut sering menjadi tantangan bagi kendaraan berat. “Kami masih mendalami apakah kelalaian pengemudi, muatan berlebih, atau kerusakan teknis yang menjadi penyebab utama. Sopir akan kami periksa setelah kondisinya pulih, termasuk tes urine untuk memastikan tidak ada pengaruh alkohol atau obat-obatan,” jelas Kasat Lantas.

Diketahui bahwa truk trailer tersebut memiliki riwayat uji kir yang masih berlaku. Meski demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya human error atau kelebihan muatan yang mengakibatkan sistem pengereman tidak optimal. Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Polda Jawa Timur juga diterjunkan untuk melakukan olah TKP mendalam dan merekonstruksi kejadian.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Menyikapi kecelakaan maut ini, Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan. Pengecekan sistem rem, tekanan ban, dan kondisi mesin wajib dilakukan, terutama apabila melintasi jalur dengan kontur naik-turun seperti di wilayah Gempol. “Keselamatan semua pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan tingkatkan pengawasan dan razia kelaikan kendaraan di titik rawan kecelakaan,” tutupnya.

Sementara itu, warga sekitar berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sarana jalan, seperti penambahan jalur darurat dan peningkatan rambu peringatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kecelakaan di ruas ini bukanlah kali pertama, dan selalu menjadi catatan kelam bagi lalu lintas di Jawa Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User