Tina Wiryawati Dukung Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ 2027
BANDUNG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengambil al
BANDUNG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengambil alih penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2027. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menyukseskan agenda keagamaan berskala nasional sekaligus memastikan kualitas penyelenggaraan berjalan optimal.
Tina menilai, pengambilalihan kendali penyelenggaraan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kepastian anggaran, koordinasi lintas sektor, dan kesiapan infrastruktur yang lebih terjamin. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan juga momentum syiar Islam dan penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Jawa Barat.
"Kami mendukung penuh langkah Kang Dedi Mulyadi. Pengambilalihan ini menunjukkan keseriusan Pemprov Jabar dalam menyukseskan MTQ 2027. Ajang ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi juga syiar dan martabat Jawa Barat sebagai tuan rumah," ujar Tina Wiryawati di Bandung.
Latar Belakang Pengambilalihan Penyelenggaraan
Keputusan Gubernur Dedi Mulyadi mengambil alih penyelenggaraan MTQ 2027 dilatarbelakangi pertimbangan strategis. Sebagai tuan rumah, Jawa Barat ingin memastikan seluruh rangkaian persiapan — mulai dari pembangunan venue, akomodasi peserta dari berbagai provinsi, hingga manajemen kegiatan — berada dalam satu komando yang terkoordinasi di tingkat provinsi.
Pengalaman penyelenggaraan MTQ di berbagai daerah menunjukkan bahwa keterlibatan langsung pemerintah provinsi kerap menjadi kunci keberhasilan. Tanpa koordinasi yang kuat, penyelenggaraan berpotensi menghadapi kendala klasik seperti keterlambatan pembangunan astaka (panggung utama), kekurangan akomodasi, hingga tumpang tindih kewenangan antara pemerintah kabupaten/kota dengan panitia pusat.
Kronologi Keputusan Pemprov Jabar
- Penetapan tuan rumah — Jawa Barat dipastikan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ 2027 melalui mekanisme penetapan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
- Konsolidasi awal — Pemprov Jabar melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait kesiapan lokasi dan sarana pendukung.
- Keputusan pengambilalihan — Gubernur Dedi Mulyadi memutuskan penyelenggaraan dikendalikan langsung oleh Pemprov Jabar demi efektivitas dan kualitas pelaksanaan.
- Dukungan legislatif — Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati menyatakan dukungan dan siap mengawal dari sisi penganggaran dan pengawasan.
Dukungan Legislator dan Aspek Penganggaran
Sebagai anggota dewan, Tina Wiryawati menegaskan bahwa dukungan politik di legislatif akan diwujudkan dalam bentuk dukungan anggaran melalui APBD Jawa Barat. Ia menyebut penyelenggaraan event nasional membutuhkan perencanaan keuangan yang matang agar tidak membebani daerah pelaksana secara sepihak.
Selain aspek anggaran, Tina juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal. Ia berharap penyelenggaraan MTQ 2027 dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan, mulai dari sektor kuliner, transportasi, kerajinan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.
"Kami akan kawal di DPRD, baik dari sisi anggaran maupun pengawasan. Yang terpenting, manfaatnya harus sampai ke masyarakat, bukan hanya seremonial semata," tegasnya.
Perbandingan Model Penyelenggaraan MTQ
| Aspek | Model Daerah Pelaksana | Model Ambil Alih Pemprov |
|---|---|---|
| Koordinasi | Terbatas pada kabupaten/kota | Terpusat di tingkat provinsi |
| Anggaran | Bergantung APBD kabupaten/kota | Didukung APBD provinsi |
| Infrastruktur | Skala lokal | Melibatkan OPD provinsi dan BUMD |
| Dampak ekonomi | Lokal terbatas | Menjangkau seluruh wilayah Jabar |
Harapan bagi Kafilah dan Masyarakat Jabar
Lebih jauh, Tina berharap pengambilalihan ini juga berdampak pada pembinaan kafilah Jawa Barat. Dengan dukungan penuh pemerintah provinsi, proses seleksi dan pelatihan peserta diharapkan berjalan lebih sistematis sehingga Jabar dapat meraih prestasi terbaik saat bertanding di rumah sendiri.
Pengamat kebijakan publik menilai, langkah Pemprov Jabar mengambil alih penyelenggaraan MTQ 2027 merupakan preseden positif dalam tata kelola event keagamaan nasional. Namun, keberhasilan tetap ditentukan oleh transparansi anggaran dan profesionalitas panitia pelaksana.
Dengan dukungan lintas lembaga — eksekutif, legislatif, LPTQ, dan masyarakat — penyelenggaraan MTQ 2027 di Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah penyelenggaraan ajang tersebut, sekaligus meninggalkan warisan infrastruktur keagamaan yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.
[SOCIAL_TWEET]: Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati dukung penuh keputusan Gubernur Dedi Mulyadi ambil alih penyelenggaraan MTQ 2027. "Ini soal syiar dan martabat Jabar sebagai tuan rumah." #MTQ2027 #JawaBarat[SOCIAL_TG]: 📢 Tina Wiryawati Dukung Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ 2027 Anggota DPRD Jabar menilai langkah Gubernur Dedi Mulyadi sebagai bentuk keseriusan menyukseskan ajang keagamaan nasional. Dukungan anggaran APBD dan pengawasan legislatif disiapkan agar manfaatnya sampai ke masyarakat.
Comments (0)