Telkom Akui Penurunan Kualitas Layanan di Wilayah Gempa Flores NTT

PT Telkom Indonesia akhirnya angkat bicara terkait keluhan masyarakat di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengalami gangguan komunikasi pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut...

Aug 20, 2026 - 21:20
0 0
Telkom Akui Penurunan Kualitas Layanan di Wilayah Gempa Flores NTT

PT Telkom Indonesia akhirnya angkat bicara terkait keluhan masyarakat di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengalami gangguan komunikasi pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Perusahaan pelat merah itu secara terbuka mengakui bahwa terjadi penurunan kualitas layanan di sejumlah titik yang terdampak guncangan, sebuah pengakuan yang dinilai sebagai langkah awal yang jujur dalam penanganan situasi darurat.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan perusahaan, penurunan kualitas layanan tersebut mulai terasa sejak Sabtu, 15 Agustus, atau bertepatan dengan saat gempa mengguncang sebagian besar wilayah Flores. Sejak saat itu, sejumlah pelanggan melaporkan kesulitan dalam melakukan panggilan, mengirim pesan, hingga mengakses layanan data internet yang sebelumnya berjalan normal.

Guncangan Mengganggu Infrastruktur Jaringan

Gempabumi yang berpusat di wilayah daratan Flores itu tidak hanya menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada infrastruktur telekomunikasi. Berbagai perangkat jaringan, mulai dari menara pemancar, kabel serat optik, hingga perangkat pendukung lainnya, mengalami kerusakan atau gangguan akibat getaran yang cukup kuat.

Kondisi ini diperparah oleh putusnya aliran listrik di sejumlah kecamatan yang membuat perangkat pendukung jaringan tidak dapat beroperasi secara optimal. Baterai cadangan yang tersedia di lokasi menara hanya mampu bertahan dalam waktu terbatas, sehingga layanan menjadi tidak stabil selama proses pemulihan dilakukan.

Telkom menegaskan bahwa gangguan ini bukanlah sesuatu yang direncanakan atau diinginkan, melainkan merupakan konsekuensi logis dari bencana alam yang sulit diprediksi. Perusahaan memastikan bahwa penurunan kualitas layanan ini bersifat sementara dan akan segera ditangani secara bertahap.

Respons Cepat dan Upaya Pemulihan

Menyikapi situasi tersebut, Telkom mengaku telah mengerahkan tim teknis ke lokasi terdampak untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan infrastruktur yang rusak. Tim lapangan ditugaskan untuk mendata setiap titik gangguan, mengidentifikasi kerusakan terparah, serta menyusun skala prioritas perbaikan agar layanan dapat pulih lebih cepat di area yang paling membutuhkan.

Perusahaan juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, guna memperlancar proses pemulihan. Bantuan logistik berupa perangkat pengganti dan material pendukung turut disiapkan agar tim di lapangan tidak terkendala saat melakukan pekerjaan perbaikan.

Telkom menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak dan berjanji akan bekerja secepat mungkin untuk mengembalikan kondisi jaringan seperti sedia kala. Perusahaan meminta pengertian masyarakat mengingat proses perbaikan di wilayah bencana sering kali membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Komunikasi Menjadi Kebutuhan Kritis Saat Bencana

Kehadiran layanan telekomunikasi di tengah bencana memiliki peran yang sangat krusial. Masyarakat membutuhkan jaringan untuk menghubungi keluarga, melaporkan kondisi terkini, hingga mengakses informasi resmi dari badan penanggulangan bencana. Gangguan pada layanan ini tentu menambah beban psikologis bagi warga yang tengah dilanda kekhawatiran.

Para ahli menilai bahwa pemulihan infrastruktur telekomunikasi seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan pascagempa, sejajar dengan evakuasi korban dan pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, langkah Telkom untuk mengerahkan tim perbaikan secara cepat dinilai sebagai keputusan yang tepat meski pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan medan.

Medan berbukit dan kondisi jalan yang rusak di sejumlah kecamatan menjadi kendala tersendiri bagi tim teknis. Akses ke lokasi menara yang berada di dataran tinggi membutuhkan kehati-hatian ekstra, terlebih cuaca di wilayah Flores yang kerap tidak menentu pada musim ini.

Harapan Masyarakat

Di tengah proses pemulihan yang berjalan, warga berharap layanan dapat kembali normal dalam waktu singkat. Banyak di antara mereka yang masih membutuhkan jaringan untuk memastikan kondisi sanak saudara di luar Flores maupun untuk mengikuti perkembangan informasi penanganan bencana.

Telkom diharapkan tidak hanya fokus pada perbaikan jaringan, tetapi juga memberikan informasi yang transparan kepada publik mengenai progres pemulihan. Komunikasi yang terbuka akan membantu meredam kekhawatiran masyarakat sekaligus membangun kepercayaan terhadap upaya yang dilakukan perusahaan.

Komitmen Jangka Panjang

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun infrastruktur telekomunikasi yang lebih tangguh dan tahan bencana. Telkom menyatakan akan menjadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat ketahanan jaringan di wilayah rawan gempa, termasuk menyiapkan skema cadangan yang lebih baik agar layanan tetap bertahan saat bencana terjadi.

Dengan koordinasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan pemulihan layanan di Flores dapat berjalan lancar dan masyarakat kembali dapat berkomunikasi dengan normal. Sampai saat itu tiba, Telkom terus berkomitmen mengawal proses perbaikan hingga seluruh titik gangguan benar-benar pulih sepenuhnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User