Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 dengan Fitur Canggih

Raksasa teknologi asal Korea Selatan kembali mengguncang pasar perangkat wearable premium melalui peluncuran dua jam tangan pintar terbarunya. Kedua model yang diperkenalkan kali ini hadir dengan seju...

Jul 28, 2026 - 04:58
0 0
Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 dengan Fitur Canggih

Raksasa teknologi asal Korea Selatan kembali mengguncang pasar perangkat wearable premium melalui peluncuran dua jam tangan pintar terbarunya. Kedua model yang diperkenalkan kali ini hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan yang menjanjikan pengalaman penggunaan lebih optimal bagi para konsumen setia maupun pengguna baru di ekosistem Galaxy.

Desain yang Memadukan Ketangguhan dan Elegansi

Dari segi penampilan, Samsung menghadirkan dua pendekatan berbeda untuk masing-masing model. Varian Ultra 2 mengusung konstruksi berbahan titanium kelas aviasi yang membuatnya tangguh menghadapi berbagai kondisi ekstrem. Bodi jam tangan ini dirancang untuk menemani aktivitas petualangan, dengan ketahanan terhadap benturan dan goresan yang jauh melampaui standar jam tangan pintar konvensional. Sementara itu, Galaxy Watch 9 mengambil jalur berbeda dengan menonjolkan sisi elegan dan ramping, cocok digunakan dalam keseharian profesional maupun acara formal. Material aluminium ringan yang membalut bodinya memberikan kenyamanan maksimal saat dipakai sepanjang hari tanpa meninggalkan kesan berat di pergelangan tangan.

Kedua perangkat ini mempertahankan sertifikasi ketahanan air dan debu dengan rating IP68 serta kemampuan bertahan di kedalaman air hingga 10 atmosfer. Samsung juga membekali layar dengan perlindungan kristal safir pada kedua model, memastikan visibilitas tetap jernih meskipun perangkat kerap bersentuhan dengan permukaan kasar dalam rutinitas harian maupun kegiatan luar ruangan.

Lompatan Teknologi Layar dan Visual

Inovasi paling mencolok terletak pada panel tampilan yang kini menggunakan teknologi LTPO OLED generasi ketiga. Teknologi ini memungkinkan refresh rate adaptif yang bergerak dinamis antara 1Hz hingga 120Hz, menyesuaikan dengan konten yang ditampilkan secara real-time. Dampaknya sangat terasa pada efisiensi daya, karena layar hanya mengonsumsi energi sesuai kebutuhan. Dalam mode always-on sekalipun, konsumsi baterai ditekan hingga level terendah berkat kemampuan panel untuk beroperasi pada frekuensi minimal.

Tingkat kecerahan puncak juga mengalami lompatan drastis. Galaxy Watch Ultra 2 mampu mencapai 3.000 nit, menjadikannya salah satu jam tangan pintar dengan layar paling terang di pasaran saat ini. Angka ini sangat krusial bagi pengguna yang sering beraktivitas di bawah terik matahari langsung, karena informasi pada layar tetap terbaca jelas tanpa perlu menutupi dengan tangan. Galaxy Watch 9 sendiri tidak ketinggalan jauh dengan kecerahan maksimal menyentuh 2.500 nit, angka yang masih sangat impresif untuk ukuran perangkat wearable.

Revolusi Daya Tahan Baterai

Keluhan klasik tentang jam tangan pintar yang harus diisi ulang setiap hari akhirnya mendapat jawaban serius. Samsung melakukan rekayasa ulang pada arsitektur baterai dan manajemen daya di kedua perangkat ini. Galaxy Watch Ultra 2 dibekali baterai berkapasitas 590mAh yang mampu bertahan hingga empat hari penggunaan normal dalam sekali pengisian. Pengguna yang mengaktifkan mode hemat daya ekstrem bahkan dapat memperpanjang usia pakai hingga hampir satu minggu penuh.

Galaxy Watch 9, meskipun mengusung bodi lebih ramping, tetap mendapatkan peningkatan kapasitas menjadi 480mAh. Dalam penggunaan tipikal, perangkat ini mampu menemani pengguna selama tiga hari tanpa perlu mencari colokan listrik. Kedua model juga mendukung pengisian cepat dengan teknologi fast wireless charging terbaru, di mana pengisian selama 15 menit sudah cukup memberikan daya untuk penggunaan sepanjang satu hari penuh.

Kecerdasan Buatan yang Memahami Tubuh Anda

Fitur kesehatan menjadi medan pertempuran utama di segmen wearable premium, dan Samsung tidak main-main dalam aspek ini. Kedua jam tangan terbaru ini ditenagai oleh prosesor Exynos W1000 yang dibangun di atas litografi 3 nanometer. Chipset ini tidak hanya menawarkan performa kencang, tetapi juga memiliki unit pemrosesan neural (NPU) yang secara khusus dioptimalkan untuk menjalankan algoritma kecerdasan buatan secara lokal di perangkat, tanpa perlu mengandalkan koneksi cloud.

Salah satu terobosan paling menarik adalah kemampuan analisis tidur berbasis AI yang kini mampu mendeteksi tanda-tanda apnea tidur dengan akurasi tinggi. Fitur ini bekerja dengan memantau pola pernapasan, kadar oksigen darah, dan pergerakan selama fase tidur, kemudian memberikan laporan komprehensif setiap pagi. Pengguna juga mendapatkan skor energi harian yang dihitung berdasarkan kualitas tidur malam sebelumnya dan tingkat aktivitas, membantu merencanakan intensitas kegiatan secara lebih bijaksana.

Sensor BioActive yang telah menjadi andalan Samsung kini ditingkatkan dengan penambahan fotodioda dan LED dengan spektrum lebih luas. Hasilnya, pelacakan detak jantung menjadi lebih presisi bahkan saat pengguna sedang melakukan latihan interval intensitas tinggi. Pemantauan tekanan darah dan elektrokardiogram (EKG) juga tetap tersedia, menjadikan perangkat ini sebagai pusat pemantauan kesehatan personal yang serba lengkap.

Konektivitas dan Ekosistem yang Semakin Matang

Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9 menjalankan One UI Watch versi terbaru yang dibangun di atas platform Wear OS. Integrasi dengan smartphone Galaxy kini semakin mulus, termasuk kemampuan sinkronisasi mode tidur dan mode fokus antara jam tangan dan ponsel. Fitur gesture control juga diperluas, memungkinkan pengguna menavigasi antarmuka dengan gerakan jari tanpa menyentuh layar — sangat berguna saat tangan dalam kondisi basah atau kotor.

Dukungan konektivitas seluler melalui eSIM tetap dipertahankan untuk varian LTE, memungkinkan pengguna meninggalkan ponsel saat berolahraga tanpa kehilangan akses panggilan dan notifikasi penting. Standar komunikasi juga ditingkatkan ke Bluetooth 5.4 dan Wi-Fi 6E, menjamin transfer data yang lebih cepat dan stabil dengan perangkat audio nirkabel maupun aksesori pintar lainnya.

Harga dan Ketersediaan di Pasar

Samsung membuka periode pemesanan awal yang disertai berbagai penawaran menarik bagi konsumen yang bergerak cepat. Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol mulai dari Rp 9.999.000 untuk varian Bluetooth-only, sementara versi LTE dilepas di harga Rp 11.499.000. Pilihan warna yang tersedia mencakup Titanium Gray, Titanium Silver, dan edisi khusus dengan aksen oranye pada tombol Quick Button yang menjadi ciri khas lini Ultra.

Untuk Galaxy Watch 9, harga dimulai dari Rp 5.499.000 pada ukuran 40mm dan Rp 5.999.000 untuk ukuran 44mm. Varian LTE masing-masing dikenakan tambahan biaya sekitar satu setengah juta rupiah. Pilihan warna pada seri ini lebih beragam, termasuk Silver, Graphite, dan Gold untuk menarik konsumen yang mengutamakan estetika dalam memilih perangkat wearable.

Perangkat sudah dapat dipesan mulai hari ini melalui situs resmi Samsung, mitra e-commerce, dan gerai ritel resmi di seluruh Indonesia. Pengiriman massal dijadwalkan dimulai dalam dua pekan mendatang, lengkap dengan bundling eksklusif berupa tali jam tambahan dan aksesori pengisian daya khusus untuk pembelian selama periode pre-order.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User