Pramono Anung Segera Tambah Satu Peron di Stasiun KRL JIS

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah baru untuk memperkuat layanan transportasi publik di kawasan Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana penambahan satu p...

Aug 10, 2026 - 11:47
0 1
Pramono Anung Segera Tambah Satu Peron di Stasiun KRL JIS

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah baru untuk memperkuat layanan transportasi publik di kawasan Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana penambahan satu peron di Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) yang ditargetkan dapat terwujud dalam waktu dekat.

Pramono menjelaskan, penambahan fasilitas tersebut bertujuan memperkuat konektivitas menuju kawasan JIS yang kini semakin sering menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai agenda besar, mulai dari pertandingan sepak bola hingga konser musik berskala internasional. Kehadiran peron baru diharapkan mampu membuat pergerakan penumpang menjadi lebih lancar, terutama ketika ribuan orang datang dan pulang secara bersamaan.

Peron Tambahan untuk Mengurai Kepadatan Penumpang

Stasiun KRL JIS selama ini menjadi salah satu simpul penting bagi warga yang ingin mencapai stadion kebanggaan warga Jakarta tersebut tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Namun, kapasitas yang terbatas kerap membuat area peron dipadati penumpang, khususnya seusai pertandingan atau konser yang dihadiri puluhan ribu orang.

Dengan bertambahnya satu peron, pengelolaan arus penumpang diyakini akan semakin fleksibel. Kereta yang datang dan berangkat dapat dilayani di jalur yang lebih leluasa, sehingga waktu tunggu penumpang bisa dipangkas secara signifikan. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong masyarakat beralih ke angkutan massal saat menghadiri acara di JIS.

Rencana ini menambah daftar upaya Pemprov DKI dalam membenahi infrastruktur pendukung di sekitar stadion berkapasitas sekitar 82 ribu penonton itu. Sebelumnya, berbagai fasilitas aksesibilitas telah dibangun, termasuk jembatan penghubung dan penataan kawasan agar pejalan kaki lebih nyaman menuju stasiun maupun area stadion.

Kawasan Ancol Hanya Kenakan Tarif Parkir

Selain soal peron, Pramono juga menyinggung pengaturan biaya bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan Ancol. Ia memastikan pengunjung yang membawa kendaraan hanya akan dibebani biaya parkir, tanpa tambahan pungutan lain di luar ketentuan yang berlaku.

Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kepastian sekaligus kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke kawasan rekreasi tepi pantai itu. Dengan skema tarif yang sederhana dan transparan, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu saat merencanakan kunjungan bersama keluarga ke salah satu destinasi wisata unggulan Jakarta tersebut.

Ancol sendiri berada tidak jauh dari kawasan JIS, sehingga penataan transportasi dan pengelolaan parkir di dua lokasi tersebut saling berkaitan erat. Integrasi antara layanan KRL, angkutan lanjutan, dan ketersediaan kantong parkir menjadi kunci agar mobilitas warga di Jakarta Utara berjalan tertib dan efisien.

Mendorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

Pemprov DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir gencar mengampanyekan penggunaan transportasi publik. Penambahan fasilitas di Stasiun KRL JIS menjadi bagian dari strategi besar tersebut, mengingat kegiatan berskala besar di stadion berpotensi menimbulkan kemacetan parah apabila mayoritas penonton membawa kendaraan pribadi.

KRL Commuter Line dinilai sebagai moda yang paling realistis untuk mengangkut massa dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pembenahan stasiun, penambahan peron, hingga peningkatan frekuensi perjalanan menjadi agenda yang terus didorong agar pengalaman penumpang semakin baik dari waktu ke waktu.

Pramono berharap, dengan infrastruktur yang semakin memadai, masyarakat tidak perlu lagi khawatir soal akses ketika hendak menyaksikan pertandingan atau konser di JIS. Kepadatan lalu lintas di sekitar stadion pun diharapkan bisa ditekan secara signifikan.

Ke depan, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, operator kereta api, dan pengelola kawasan akan terus diperkuat. Tujuannya satu, yakni menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus menegaskan posisi Jakarta sebagai kota yang ramah terhadap transportasi publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User