Prajurit POM Gugur Tertembak di Aceh, Operasi Narkoba Gabungan Berujung Duka

Bireuen, Aceh – Sebuah operasi gabungan penindakan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga besar TNI Angkatan Darat. Seorang prajur...

Jul 28, 2026 - 08:00
0 0
Prajurit POM Gugur Tertembak di Aceh, Operasi Narkoba Gabungan Berujung Duka

Bireuen, Aceh – Sebuah operasi gabungan penindakan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga besar TNI Angkatan Darat. Seorang prajurit dari satuan Polisi Militer Kodam (POM TNI AD) dilaporkan gugur setelah mengalami luka tembak dalam insiden penangkapan terhadap seorang bandar besar yang menjadi target lama aparat.

Korban diketahui bernama Pratu Galuh Nugraha, personel POM yang ditugaskan mendukung upaya Kepolisian dalam membongkar jaringan pengedar sabu-sabu di wilayah tersebut. Peristiwa tragis itu terjadi pada malam hari saat tim gabungan berupaya menyergap pelaku yang diduga bersenjata dan telah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Langkah Sinergis yang Berbuntut Maut

Operasi itu sendiri merupakan buah dari koordinasi intensif antara Polda setempat dan aparat kewilayahan TNI yang tengah memperkuat deteksi terhadap sindikat narkoba lintas kabupaten. Dalam beberapa bulan terakhir, jalur pantai timur Aceh memang diidentifikasi sebagai salah satu titik rawan penyelundupan barang haram yang masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil. Polisi mengantongi informasi bahwa seorang bandar berinisial R tengah berada di sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Bireuen, lengkap dengan barang bukti siap edar.

Karena target dinilai memiliki potensi perlawanan tinggi, permintaan bantuan pengamanan dari satuan POM pun diajukan. Pratu Galuh bersama beberapa rekannya diterjunkan untuk memperkuat perimeter penyergapan. Menurut keterangan awal yang dihimpun, tim telah berusaha melakukan pendekatan persuasif dengan mengetuk pintu dan meminta penghuni menyerahkan diri. Namun respons dari dalam justru berupa tembakan yang dilepaskan secara membabi buta melalui celah jendela.

Detik-Detik Genting di Lokasi

Saat tembakan pertama terdengar, personel gabungan mengambil posisi perlindungan dan mencoba melumpuhkan titik asal tembakan. Dalam situasi gelap dan hujan gerimis, baku tembak singkat tak terhindarkan. Pratu Galuh yang berada di sisi depan bangunan terkena proyektil di bagian dada, menembus rompi antipeluru standar yang ia kenakan. Rekan-rekannya langsung melakukan evakuasi darurat ke rumah sakit terdekat, namun nyawa prajurit muda itu tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.30 WIB setelah tim medis berjuang menyelamatkannya.

Sementara itu, pelaku R berhasil diamankan meski sempat melakukan perlawanan tambahan. Petugas juga menyita puluhan gram sabu, timbangan digital, serta sejumlah senjata tajam dan satu pucuk senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam penyerangan. Kepolisian kini tengah mendalami kemungkinan keterkaitan pelaku dengan jaringan yang lebih besar, termasuk pemasok dari luar provinsi.

Profil Prajurit Berdedikasi

Pratu Galuh Nugraha dikenal oleh rekan satuannya sebagai sosok yang tenang dan berdisiplin tinggi. Ia berasal dari satuan POM yang memiliki tanggung jawab langsung dalam penegakan hukum dan ketertiban internal militer, namun dalam kondisi tertentu dikerahkan pula untuk membantu tugas-tugas keamanan terpadu bersama polisi. Keluarga besar TNI AD menyampaikan rasa bangga atas dedikasi almarhum yang telah menjalankan tugas negara hingga akhir hayatnya.

Upacara militer untuk penghormatan terakhir rencananya akan digelar usai jenazah diterbangkan ke kampung halaman. Pangdam setempat dijadwalkan memimpin langsung prosesi pemakaman, sekaligus menyematkan kenaikan pangkat luar biasa sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanannya.

Pernyataan Pejabat dan Solidaritas Lintas Lembaga

Panglima Komando Daerah Militer tempat almarhum berdinas, melalui keterangan tertulis, mengapresiasi keberanian Pratu Galuh dan menegaskan bahwa insiden ini tidak akan mengurangi komitmen TNI dalam mendukung pemberantasan narkoba. ia menyebut bahwa perjuangan melawan kejahatan luar biasa memerlukan sinergi menyeluruh, termasuk peran aktif militer dalam domain yang diizinkan undang-undang.

Senada dengan itu, Kapolres Bireuen juga menyampaikan belasungkawa mendalam. ia mengakui bahwa korban adalah bagian penting dari operasi gabungan yang berhasil menghindarkan masyarakat dari peredaran narkoba dalam jumlah besar. Kedua institusi sepakat untuk memperkuat standar operasional prosedur dalam penugasan bersama guna meminimalkan risiko serupa di kemudian hari.

Peredaran Narkoba di Aceh dan Tantangan Penindakan

Provinsi Aceh dengan garis pantai panjang dan sejumlah pelabuhan tradisional kerap dijadikan pintu masuk psikotropika dari berbagai negara tetangga. Badan Narkotika Nasional mencatat peningkatan pengungkapan kasus di wilayah ini sebesar 18 persen dalam dua tahun terakhir. Sindikat kerap memanfaatkan celah geografis dan sosial untuk mengedarkan sabu, pil ekstasi, hingga ganja ke berbagai daerah di Sumatera.

Operasi penangkapan bandar seperti yang dijalani Pratu Galuh dan tim gabungan umumnya memiliki tingkat risiko tinggi karena pelaku kerap mempersenjatai diri. Untuk itu, pendekatan kewilayahan yang melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tingkat desa terus diintensifkan agar informasi awal bisa diperoleh tanpa harus mempertaruhkan nyawa di lapangan. Meskipun demikian, konfrontasi langsung kadang tak terhindarkan akibat respons agresif target.

Harapan Perbaikan dan Kenangan Pengabdian

Insiden ini memicu diskusi di kalangan pengamat keamanan tentang perlunya peralatan perlindungan yang lebih mumpuni bagi personel lapangan, serta implementasi teknik penyergapan yang lebih mengutamakan kejutan dan penguasaan situasi secara cepat. Komisi Kepolisian Nasional dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang peduli pada reformasi sektor keamanan mendorong evaluasi teknis agar nyawa petugas tidak lagi menjadi harga yang harus dibayar.

Namun di luar segala upaya perbaikan tersebut, keluarga besar TNI AD dan masyarakat Bireuen kehilangan seorang putra terbaik. Pratu Galuh Nugraha akan dikenang sebagai garda terdepan dalam perang melawan zat terlarang yang merusak generasi bangsa. Doa dan dukungan moral terus mengalir, menjadi penguat bagi mereka yang masih berdiri di garis pertempuran yang sama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User