Prabowo Bercanda soal Polri di Bawah Kemhan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melontarkan candaan ringan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara panen raya bersama TNI di Jawa Barat, Jumat (17/7). Dalam suasana penuh keakraba...

Jul 19, 2026 - 13:58
0 0
Prabowo Bercanda soal Polri di Bawah Kemhan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melontarkan candaan ringan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara panen raya bersama TNI di Jawa Barat, Jumat (17/7). Dalam suasana penuh keakraban, Prabowo menyindir soal kemungkinan Polri berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan). Candaan itu sontak mengundang tawa para hadirin yang terdiri dari pejabat militer, kepolisian, dan petani setempat.

Momen Panen Raya Bersama TNI

Acara panen raya ini digelar untuk menunjukkan sinergi antara TNI dan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Prabowo hadir bersama sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kapolri. Saat memberikan sambutan, ia menyempatkan diri melontarkan guyonan yang mencairkan suasana. "Polisi enggak mau di bawah Menhan?" ucap Prabowo sambil tersenyum ke arah Kapolri. Kalimat itu langsung disambut tawa dan tepuk tangan dari semua yang hadir.

Menurut sumber di lokasi, candaan tersebut bermula dari diskusi ringan tentang pembagian tugas antara TNI dan Polri dalam program ketahanan pangan. Prabowo yang dikenal humoris kerap menyelipkan lelucon dalam setiap kesempatan. Kapolri pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala sebagai respons, menunjukkan bahwa hubungan keduanya tetap harmonis meskipun ada candaan bernada menggoda.

Makna di Balik Candaan

Meskipun terdengar ringan, candaan Prabowo ini memiliki latar belakang historis dan politis. Dalam beberapa tahun terakhir, wacana penggabungan atau penempatan Polri di bawah Kemhan sempat mencuat di ruang publik. Namun, candaan tersebut justru menunjukkan bahwa Prabowo tidak serius dengan wacana itu. "Beliau hanya ingin mencairkan suasana dan menegaskan bahwa TNI dan Polri adalah mitra setara," kata seorang analis militer yang dihubungi secara terpisah.

Prabowo sendiri selama ini dikenal vokal dalam memperkuat kerjasama antara TNI dan Polri. Ia sering menekankan pentingnya sinergi dalam menjaga keamanan nasional. Momen panen raya ini pun menjadi simbol kolaborasi lintas sektor, bukan hanya antara militer dan polisi, tetapi juga dengan masyarakat sipil.

Suasana Akrab di Tengah Sawah

Acara digelar di area persawahan yang luas, dengan latar belakang hamparan padi menguning. Para petani setempat tampak antusias menyambut kedatangan Prabowo dan rombongan. "Kami senang Pak Prabowo dan Pak Kapolri langsung turun ke sawah," ujar salah satu petani yang ditemui di lokasi. Usai sambutan, Prabowo bersama Kapolri dan jajaran TNI sempat ikut memanen padi menggunakan sabit, menunjukkan kedekatan mereka dengan rakyat kecil.

Candaan soal Polri di bawah Kemhan pun menjadi topik hangat di kalangan peserta. Banyak yang menganggapnya sebagai bentuk kehangatan dan tidak perlu ditafsirkan berlebihan. Seorang perwira TNI yang enggan disebut namanya mengatakan, "Di militer dan polisi, guyonan seperti ini biasa. Namanya juga guyon, Pak Menteri orangnya humoris."

Reaksi Publik dan Analis

Setelah berita candaan itu menyebar, warganet pun ramai memberikan komentar di media sosial. Sebagian besar menganggapnya sebagai hiburan segar di tengah berita politik yang serius. Namun, ada juga yang menilai bahwa sebagai pejabat publik, setiap ucapan Prabowo perlu dicermati. "Ini hanya candaan, tetapi juga menunjukkan bahwa Prabowo punya kemampuan untuk mengelola hubungan dengan Polri secara cair," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia.

Kapolri sendiri tidak memberikan pernyataan resmi mengenai candaan tersebut. Ia lebih fokus mendampingi Prabowo dalam kegiatan panen raya dan meninjau langsung hasil pertanian. Sumber dari Mabes Polri menyebut bahwa hubungan antara Polri dan Kemhan selama ini berjalan baik tanpa ada ketegangan.

Sinergi TNI-Polri untuk Ketahanan Pangan

Acara panen raya tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong swasembada pangan. TNI dilibatkan untuk membantu petani dalam mengolah lahan, distribusi pupuk, hingga pemasaran hasil panen. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kerjasama semua pihak, termasuk Polri. "TNI dan Polri harus bersatu hati untuk rakyat," tegasnya di akhir sambutan.

Panen raya di Jawa Barat ini menghasilkan puluhan ton gabah yang langsung dibeli oleh Bulog dengan harga di atas pasar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Kapolri yang hadir juga menyempatkan berdialog langsung dengan para petani dan memberikan motivasi.

Candaan Prabowo kepada Kapolri mungkin hanya sebuah selingan, tetapi di balik itu tersirat pesan bahwa hubungan sipil-militer dan polisi harus tetap harmonis. Di tengah tantangan ketahanan pangan dan keamanan nasional, guyonan semacam ini justru bisa menjadi perekat persaudaraan. "Kita semua satu bangsa, satu Indonesia," pungkas Prabowo sambil melepas tawa bersama Kapolri.

Acara pun ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama di tengah sawah. Semua pihak pulang dengan senyuman, membawa kenangan akan momen akrab antara pemimpin tertinggi TNI dan Polri yang dibalut guyonan ringan namun penuh makna.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User