Polres Jembrana Gelar Program Gercep demi Tingkatkan Kebugaran Personel
Suasana pagi di halaman Gedung Auditorium Pemkab Jembrana—yang saat ini difungsikan sebagai Mako Sementara Polres Jembrana—tampak berbeda dari biasanya. Ra
Suasana pagi di halaman Gedung Auditorium Pemkab Jembrana—yang saat ini difungsikan sebagai Mako Sementara Polres Jembrana—tampak berbeda dari biasanya. Ratusan anggota kepolisian berbaris rapi dalam balutan pakaian olahraga. Tepat pukul 08.00 hingga 08.50 WITA, Kepolisian Resor (Polres) Jembrana secara resmi menggembleng anggotanya melalui program khusus bertajuk 'Gercep' (Gerakan Cegah Personel Gendut). Inisiatif ini dirancang khusus untuk mengontrol berat badan sekaligus menjaga ketahanan fisik para anggota kepolisian yang bertugas di wilayah hukum Bali barat tersebut.
Kegiatan fisik ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Jembrana, Kompol I Ketut Darta, serta didampingi para Pejabat Utama (PJU), perwira menengah, dan seluruh personel yang masuk dalam daftar penanganan kondisi fisik berlebih. Koordinasi lapangan dikawal ketat oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Jembrana, IPTU I Made Ngurah Wirabuana, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan terukur.
Fisik Prima Sebagai Fondasi Utama Pelayanan Publik
Rangkaian program diawali dengan apel pengecekan kehadiran yang presisi, dilanjutkan dengan sesi peregangan otot otot vital untuk meminimalisasi risiko cedera. Usai pembiasaan fisik awal, seluruh peserta langsung diarahkan untuk melakukan lari jalan raya dari Mako Polres Jembrana menuju kawasan Stadion Pecangakan Jembrana. Di stadion tersebut, para personel melanjutkan aktivitas lari ringan (jogging) yang durasi serta kecepatannya disesuaikan dengan kapasitas stamina masing-masing individu.
Tuntutan tugas kepolisian di lapangan yang dinamis membutuhkan daya tahan fisik yang tidak main-main. Anggota Polri sering kali harus menghadapi situasi darurat, pengamanan unjuk rasa, pengejar pelaku kejahatan, hingga patroli jarak jauh yang menguras tenaga. Tanpa kondisi fisik yang teruji, responsibilitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dipastikan dapat terhambat.
| Rangkaian Kegiatan | Lokasi Pelaksanaan | Tujuan Utama |
|---|---|---|
| Pemeriksaan & Peregangan | Halaman Auditorium Pemkab Jembrana | Persiapan fisik & pencegahan cedera otot |
| Lari Maraton Rute Mako-Stadion | Jalan Raya Jembrana - Stadion Pecangakan | Peningkatan pembakaran kalori & kardiovaskular |
| Olahraga Terukur & Cek Medis | Stadion Pecangakan Jembrana | Pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT) & tekanan darah |
Dorongan Konsistensi dan Perubahan Pola Hidup
Di sela-sela kegiatan pembinaan fisik, Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta menekankan bahwa kesehatan adalah aset paling krusial bagi setiap anggota instansi kepolisian. Kehadiran program ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah bentuk investasi jangka panjang bagi kualitas hidup anggota Polri.
“Gercep ini merupakan langkah positif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran personel. Kita ingin personel Polres Jembrana memiliki kondisi fisik yang prima sehingga dapat melaksanakan tugas dengan optimal. Saya mengajak seluruh personel untuk mengikuti kegiatan ini secara konsisten dan menjadikannya sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan sekadar kewajiban dalam pelaksanaan program,” tegas Kompol I Ketut Darta.
Ia menyoroti pentingnya emosionalitas anggota dalam mengadopsi gaya hidup sehat secara mandiri. Menurutnya, kesadaran internal dari masing-masing personel jauh lebih efektif ketimbang paksaan regulasi. Pola makan seimbang, waktu istirahat yang cukup, serta olah raga teratur harus menjadi lifestyle baru yang diterapkan di lingkungan keluarga maupun tempat kerja.
Pemeriksaan Kesehatan Terpadu oleh Si Dokkes
Tidak hanya mengandalkan olah fisik, program Gercep juga memadukan pendekatan medis secara ilmiah. Tim Seksi Kedokteran Kepolisian dan Kesehatan Kepolisian (Si Dokkes) Polres Jembrana diterjunkan langsung ke lokasi untuk memberikan layanan pemeriksaan medis secara menyeluruh. Setiap personel menjalani pengukuran berat badan, tinggi badan, penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), hingga pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.
Melalui data medis yang dihimpun Si Dokkes, perkembangan kesehatan anggota dapat dipantau secara berkala dari minggu ke minggu. Bagi anggota yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan sekunder seperti hipertensi atau kolesterol tinggi, tim medis Polres Jembrana akan memberikan rekomendasi diet khusus serta pengawasan medis lanjutan.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan angka penyakit tidak menular (PTM) di lingkungan Kepolisian Resor Jembrana. Dengan postur tubuh yang ideal dan kondisi stamina yang mantap, kepercayaan diri personel di lapangan dipastikan meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada kualitas pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jembrana.




Comments (0)