Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Makassar dan Sekitarnya Kondusif
MAKASSAR, PATOKAN.COM — Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Kota Makassar serta sejumlah ka
MAKASSAR, PATOKAN.COM — Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Kota Makassar serta sejumlah kabupaten penyangga seperti Gowa, Takalar, dan Maros terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kondisi operasional di lapangan menunjukkan tidak adanya antrean abnormal, dengan pasokan energi yang mengalir stabil ke berbagai lini kebutuhan masyarakat.
Aktivitas pengisian BBM subsidi maupun nonsubsidi di jalur-jalur utama Trans Sulawesi dan titik pusat perkotaan berjalan tertib. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan keandalan sarana dan prasarana dari terminal BBM hingga ke dispenser SPBU guna menjamin ketahanan pasokan bahan bakar harian.
Pantauan Lapangan dan Realisasi Pasokan di Wilayah Mamminasata
Berdasarkan observasi di lapangan pada kawasan aglomerasi Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar), aktivitas mobilitas masyarakat berjalan normal tanpa kendala pasokan energi. Ketersediaan produk gasoline seperti Pertalite dan Pertamax, serta gasoil seperti Solar dan Dexlite, senantiasa berada pada level ketahanan yang memadai.
"Kami terus memastikan bahwa rantai pasok energi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan, khususnya area perkotaan dan penyangga logistik seperti Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros, berada dalam kondisi aman dan siap melayani kebutuhan harian masyarakat secara optimal," jelas perwakilan manajemen operasional distribusi energi.
Kondisi kondusif ini didukung oleh optimalisasi sistem monitoring digital terpadu yang memantau pergerakan stok BBM secara real-time dari Integrated Terminal Makassar. Dengan skema pemantauan berbasis IoT (Internet of Things), setiap potensi penurunan level tangki pendam di SPBU dapat langsung direspons dengan pengiriman armada mobil tangki tambahan.
Kronologi dan Skema Penguatan Distribusi Energi
Untuk memastikan kestabilan distribusi energi tetap terjaga sepanjang waktu, Pertamina menerapkan serangkaian protokol penanganan operasional terstruktur harian sebagai berikut:
- Pukul 05.00 WITA — Pemeriksaan Kesiapan Fasilitas: Tim operasional di Integrated Terminal Makassar melakukan audit stok dan inspeksi kesiapan armada mobil tangki guna memastikan jadwal pengiriman pagi hari berjalan tepat waktu.
- Pukul 08.00 WITA — Pemantauan Stok SPBU: Monitoring serentak terhadap stock level tangki timbun di seluruh SPBU wilayah Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar untuk mengidentifikasi lonjakan konsumsi pada jam sibuk.
- Pukul 13.00 WITA — Penyesuaian Ritase dan Penjadwalan Ulang: Pengaturan ritase pengiriman BBM secara dinamis berdasarkan data konsumsi riil tengah hari, memprioritaskan SPBU di jalur arteri dengan volume kendaraan tinggi.
- Pukul 19.00 WITA — Rekonsiliasi Distribusi Malam: Evaluasi penyaluran harian bersama para pengelola SPBU serta sinkronisasi pasokan cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan malam hingga dini hari.
Pengawasan Ketat dan Imbauan Resmi kepada Masyarakat
Guna menjaga ketertiban distribusi BBM subsidi, pengawasan terpadu dilakukan bersama aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik penimbunan ilegal serta penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
Berikut adalah beberapa langkah strategis yang terus digencarkan di lapangan:
- Digitalisasi Transaksi Subsidi: Penerapan sistem verifikasi QR Code melalui program Subsidi Tepat secara ketat di setiap SPBU.
- Patroli Terpadu: Peningkatan koordinasi pengamanan bersama aparat penegak hukum di titik-titik SPBU strategis dan perbatasan antarwilayah.
- Layanan Bantuan 24 Jam: Akses cepat pengaduan masyarakat dan permintaan informasi melalui Pertamina Call Center 135.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa membeli BBM sesuai kebutuhan wajar dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketahanan stok energi nasional dan memastikan kelancaran roda perekonomian masyarakat di Sulawesi Selatan.
Penyaluran BBM di SPBU kawasan Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros terpantau normal dan lancar. Poin utama: • Pasokan BBM subsidi dan nonsubsidi dalam kondisi aman. • Monitoring digital terpadu diterapkan untuk memantau stok SPBU. • Skema ritase dinamis diaktifkan guna mencegah antrean. Baca laporan lengkap di Patokan.com.



Comments (0)