Peris.ai Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026 dari Ekraf
JAKARTA — Startup keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Peris.ai, resmi mencatatkan tonggak pencapaian baru dengan meraih pengharg
JAKARTA — Startup keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Peris.ai, resmi mencatatkan tonggak pencapaian baru dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang IN-Apps Digital Award 2026. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), Teuku Riefky Harsya, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi perseroan dalam memperkuat ketahanan infrastruktur digital nasional.
Dalam seremoni penyerahan penghargaan tersebut, Menteri Ekraf didampingi oleh jajaran pimpinan Peris.ai, yakni Co-Founder & CEO Peris.ai David Samuel dan CEO Office Head Peris.ai David Nathan. Penghargaan ini menegaskan peran strategis industri keamanan siber dalam menopang pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital Indonesia yang kian terakselerasi.
Kronologi dan Rangkaian Acara IN-Apps Digital Award 2026
Penyelenggaraan IN-Apps Digital Award 2026 menjadi barometer penting dalam mengukur inovasi serta resiliensi produk digital karya anak bangsa. Rangkaian penganugerahan penghargaan berlangsung secara sistematis melalui beberapa tahapan utama:
- Sesi Pembukaan dan Keynote Speech (Pukul 09.00 WIB): Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya membuka perhelatan dengan memaparkan urgensi kedaulatan data dan perlindungan aset digital bagi pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia.
- Evaluasi dan Penilaian Inovasi Digital (Pukul 10.15 WIB): Dewan juri mengumumkan hasil kurasi terhadap ratusan platform digital dan aplikasi inovatif yang dinilai dari aspek efektivitas, skalabilitas, dan ketahanan sistem keamanan.
- Pemberian Penghargaan Sektor Keamanan Siber (Pukul 11.30 WIB): Penyerahan trofi penghargaan IN-Apps Digital Award 2026 secara resmi diberikan kepada manajemen Peris.ai atas keunggulan platform proteksi siber berbasis AI.
- Diskusi Meja Bundar Kemitraan Strategis (Pukul 13.00 WIB): Dialog intensif antara pemerintah dan pelaku industri mengenai integrasi standar keamanan siber pada produk ekonomi kreatif digital.
"Transformasi digital tanpa fondasi keamanan yang kuat adalah risiko besar bagi ekosistem ekonomi kreatif kita. Pemerintah berkomitmen penuh mendukung inovator lokal seperti Peris.ai untuk terus menghadirkan proteksi kelas dunia yang mampu melindungi karya dan data bangsa," ujar Teuku Riefky Harsya.
Peran Krusial Peris.ai dalam Menjaga Ekosistem Digital
Peris.ai dinilai sukses menghadirkan solusi keamanan komprehensif melalui integrasi kecerdasan buatan defensif dan ofensif, platform bug bounty, serta pengujian penetrasi (penetration testing) berkala. Inovasi ini mempermudah perusahaan rintisan hingga korporasi besar dalam memitigasi kerentanan sistem dari ancaman peretasan yang kian kompleks.
Co-Founder & CEO Peris.ai, David Samuel, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi mandat untuk terus memperluas akses keamanan digital yang terjangkau dan andal bagi seluruh pelaku usaha:
"Kehormatan besar bagi kami menerima IN-Apps Digital Award 2026. Ini adalah bukti nyata bahwa teknologi keamanan siber buatan lokal memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global sekaligus menjadi benteng utama bagi ekonomi digital nasional," ungkap David Samuel.
Adapun pilar keunggulan yang menjadikan Peris.ai unggul dalam ajang tahun ini mencakup sejumlah kapabilitas utama:
- Deteksi Ancaman Berbasis AI Real-Time: Mengidentifikasi anomali dan serangan siber secara otomatis dengan akurasi tinggi sebelum eksploitasi terjadi.
- Jaringan Komunitas Peretas Etis: Menghubungkan ratusan periset keamanan bersertifikasi untuk membantu entitas bisnis menguji ketahanan aplikasi secara legal dan aman.
- Efisiensi Biaya Implementasi: Menawarkan model layanan fleksibel yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM maupun industri berskala enterprise.
Menyongsong Kedaulatan Digital Masa Depan
CEO Office Head Peris.ai, David Nathan, menambahkan bahwa kolaborasi erat antara regulator dan sektor swasta merupakan prasyarat mutlak dalam mewujudkan ekosistem digital yang tangguh. Melalui sinergi berkesinambungan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif, Peris.ai berencana memperluas program edukasi dan sertifikasi keamanan siber bagi talenta muda di tanah air guna memperkecil kesenjangan keahlian di bidang teknologi informasi.




Comments (0)