Application Name Application Name

Patokan

Jawa Timur

PAM Surabaya Minta Akses Peringatan Dini PJT I Cegah Air Keruh

Surabaya kembali berbenah dalam menjaga keandalan pasokan air bersih bagi jutaan warganya. Pasca-insiden penurunan kualitas air baku yang menyebabkan alira

PAM Surabaya Minta Akses Peringatan Dini PJT I Cegah Air Keruh

Surabaya kembali berbenah dalam menjaga keandalan pasokan air bersih bagi jutaan warganya. Pasca-insiden penurunan kualitas air baku yang menyebabkan aliran ke rumah pelanggan menjadi keruh dan berbau pada Minggu (6/9) lalu, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Surya Sembada Surabaya langsung mengambil langkah taktis. BUMD milik Pemerintah Kota Surabaya ini bergerak cepat memperkuat benteng antisipasi dengan menjalin koordinasi intensif bersama Perum Jasa Tirta (PJT) I selaku pengelola wilayah sungai.

Langkah ini diambil demi memastikan krisis serupa tidak terulang di masa mendatang. Gangguan pasokan air bersih yang sempat menguji kesabaran warga di beberapa kawasan Kota Pahlawan tersebut diakibatkan oleh perubahan mendadak pada kualitas air baku di Kali Surabaya, yang menjadi sumber utama proses pengolahan air bersih kota.

Evaluasi Insiden Kekeruhan Air baku di Kali Surabaya

Insiden yang terjadi pada awal September tersebut mencatat lonjakan angka kekeruhan (turbiditas) air baku yang melebihi batas toleransi normal Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). Selain kekeruhan yang meningkat drastis, timbul pula aroma tidak sedap akibat tingginya konsentrasi bahan organik yang terbawa arus sungai dari wilayah hulu. Kondisi ini membuat proses sedimentasi dan filtrasi konvensional di IPAM Karangpilang maupun Ngagel harus bekerja di luar kapasitas optimalnya.

Direksi PAM Surya Sembada mengonfirmasi bahwa penanganan darurat telah dilakukan dengan menambah dosis koagulan serta melakukan pembilasan pipa (flushing) secara masif. Namun, pencegahan di tingkat hulu dinilai jauh lebih krusial ketimbang penanganan reaktif di tingkat hilir.

"Kejadian pada Minggu lalu menjadi pelajaran berharga bagi manajemen. Kami tidak boleh lagi hanya mengandalkan deteksi manual saat air sudah sampai di intake pengolahan. Integrasi data sistem peringatan dini secara real-time dari pengelola sungai adalah kebutuhan mutlak demi menjaga hak publik atas air bersih," tegas perwakilan manajemen PAM Surya Sembada.

Integrasi Sistem Peringatan Dini PJT I Jadi Kunci Utama

Untuk memitigasi risiko berulang, PAM Surya Sembada secara resmi mengajukan permohonan akses integrasi sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) milik Perum Jasa Tirta I. Dengan memanfaatkan sensor pemantauan kualitas air otomatis yang dimiliki PJT I di sepanjang DAS Brantas dan Kali Surabaya, PAM Surabaya dapat mendeteksi perubahan parameter kimia maupun fisika air beberapa jam sebelum aliran air tersebut sampai ke pintu air intake IPAM.

Ketersediaan jeda waktu (lead time) tersebut sangat berharga. Operator instalasi pengolahan air akan memiliki waktu yang cukup untuk mengondisikan dosis bahan kimia, menurunkan debit intake sementara, atau melakukan koordinasi penggelontoran (flushing) dam sungai sebelum air terkontaminasi masuk ke sistem pipa distribusi warga. "Ketepatan waktu respons berbanding lurus dengan kualitas air yang mengalir di kran warga," tambah sumber internal tersebut.

Matriks Parameter Kualitas Air Baku dan Pola Respon Operasional

Sebagai bentuk transparansi operasional, berikut adalah perbandingan ambang batas parameter kekeruhan air baku beserta pola tindakan yang disiapkan oleh PAM Surya Sembada Surabaya:

Kategori Kondisi Tingkat Kekeruhan (NTU) Dampak Operasional IPAM Tindakan Mitigasi PAM Surabaya
Normal < 300 NTU Pengolahan standar berjalan optimal Pemantauan rutin berkala
Waspada 300 - 1.000 NTU Beban filtrasi dan koagulasi meningkat Peningkatan dosis koagulan & perbanyakan pembilasan
Kritis / Darurat > 1.000 NTU Potensi penurunan debit & air keruh Pengaktifan EWS PJT I, pembatasan intake, siaga mobil tangki

Komitmen Pelayanan dan Mitigasi Jangka Panjang

Selain mendorong integrasi data EWS dengan PJT I, PAM Surya Sembada Surabaya juga terus mempercepat peremajaan infrastruktur pipa tua di pusat kota guna meminimalkan penumpukan endapan internal. Manajemen memastikan bahwa komitmen pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Pasokan air tangki gratis terus disiagakan bagi kawasan yang sempat mengalami penurunan tekanan air selama proses pemulihan.

Dengan adanya kolaborasi lintas instansi antara pengelola sumber daya air (PJT I) dan penyedia layanan air minum (PAM Surya Sembada), diharapkan ketahanan krisis pasokan air bersih di Surabaya semakin kokoh, memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer2
TENTANG PENULIS writer2

Bacaan Terkait

Comments (0)

User