Application Name Application Name

Patokan

Lampung

Lampung — Seleksi Kadinkes Terancam Batal Akibat Minim Pendaftar

BANDAR LAMPUNG — Pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung terancam

Lampung — Seleksi Kadinkes Terancam Batal Akibat Minim Pendaftar

BANDAR LAMPUNG — Pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung terancam mengalami kendala administratif. Hingga Selasa, 8 September 2026 siang, panitia seleksi mencatat baru 2 pejabat yang resmi menyerahkan berkas pendaftaran. Padahal, tenggat waktu penutupan pendaftaran tersisa dua hari lagi, yakni pada Kamis, 10 September 2026.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena sesuai dengan regulasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), proses seleksi lelang jabatan baru dapat dilanjutkan ke tahap evaluasi berkas dan uji kompetensi jika memenuhi kuota pendaftar. Panitia Seleksi (Pansel) membutuhkan minimal 3 peserta agar kompetisi dapat dinyatakan sah dan berjalan transparan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Rendi Reswandi, melalui Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN BKD Lampung Hendri Septian Angriawan, membenarkan keterbatasan jumlah pendaftar tersebut saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

"Hingga Selasa siang, baru ada dua nama yang resmi terdaftar di sistem panitia seleksi. Kami masih menunggu hingga tenggat waktu pendaftaran berakhir," ujar Hendri Septian Angriawan.

Profil Pendaftar dan Peta Persaingan Berkas

Berdasarkan data yang dihimpun BKD Provinsi Lampung, dua pejabat yang telah memberanikan diri masuk dalam bursa pencalonan Kadinkes Lampung memiliki latar belakang rekam jejak medis dan birokrasi yang kuat. Berikut adalah profil singkat para pendaftar:

  • dr. Djohan Lius, M.Kes.: Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Sejak 1 September 2026, ia juga dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Lampung mengisi kekosongan kepemimpinan definitif.
  • dr. Achmad Redho Akbar: Pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah yang memiliki kualifikasi teknis di bidang manajemen kesehatan masyarakat.

Meskipun kedua kandidat memiliki kualifikasi yang memadai, aturan perundang-undangan menegaskan bahwa seleksi JPT Pratama tidak boleh bersifat calon tunggal maupun hanya diikuti dua peserta. Kehadiran peserta ketiga menjadi syarat mutlak keberlanjutan proses lelang jabatan ini.

Data Ringkasan Status Seleksi Terbuka Kadinkes Lampung

Untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika pendaftaran lelang jabatan ini, berikut adalah rincian data operasional seleksi:

Kategori Indikator Keterangan / Status Data
Posisi Jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung
Batas Akhir Pendaftaran Kamis, 10 September 2026
Jumlah Pendaftar Saat Ini 2 Orang (dr. Djohan Lius & dr. Achmad Redho Akbar)
Syarat Minimum Kuota 3 Orang Pendaftar
Status Prosedur Terancam Diperpanjang (Jika kuota tidak terpenuhi)

Kronologi dan Prosedur Tahapan Seleksi JPT Pratama

Proses pengisian jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung wajib mengacu pada standar operasional prosedur yang ketat. Tahapan pelaksanaan dirancang sebagai berikut:

  1. Pengumuman dan Pendaftaran Berkas: Pembukaan pendaftaran secara terbuka kepada seluruh ASN yang memenuhi kualifikasi kepangkatan dan rekam jejak.
  2. Verifikasi Kelengkapan Administrasi: Pemeriksaan dokumen legalitas, penelaahan rekam jejak integritas, serta konfirmasi syarat minimum pendaftar (minimal 3 orang).
  3. Perpanjangan Waktu (Opsi Kontinjensi): Apabila hingga 10 September 2026 pendaftar kurang dari kuota, Pansel wajib memperpanjang masa pendaftaran selama 7 hingga 14 hari kerja.
  4. Uji Kompetensi dan Asesmen Manajerial: Tahap pemaparan visi-misi, wawancara teknis, dan uji gagasan tertulis bagi peserta yang lolos verifikasi.
  5. Penetapan Tiga Besar: Penyerahan tiga nama terbaik kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk dipilih satu pejabat definitif.

Analisis Potensi Perpanjangan dan Dampak Birokrasi

Rendahnya animo pendaftar dalam lelang jabatan terbuka Kadinkes Lampung disinyalir akibat tingginya beban strategis dan kompleksitas permasalahan sektor kesehatan di Provinsi Lampung. Posisi Kadinkes menuntut kepemimpinan yang mampu mengelola anggaran besar serta menyelesaikan isu-isu krusial seperti penanganan stunting, pemerataan fasilitas kesehatan daerah terpencil, hingga perbaikan manajemen rumah sakit daerah.

Jika hingga batas akhir pendaftaran pada Kamis mendatang tidak ada pendaftar baru yang masuk, maka BKD Provinsi Lampung dipastikan akan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengumumkan perpanjangan jadwal. Langkah perpanjangan ini diambil guna menjamin transparansi serta memberikan ruang kompetisi yang adil bagi seluruh aparatur sipil negara yang memenuhi kualifikasi teknis maupun manajerial.

Keputusan penundaan tahapan dipastikan akan mempengaruhi efisiensi birokrasi, mengingat Dinas Kesehatan membutuhkan pejabat definitif secepatnya untuk mengawal pelaksanaan APBD serta program prioritas sektor kesehatan daerah hingga akhir tahun anggaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer2
TENTANG PENULIS writer2

Bacaan Terkait

Comments (0)

User