Application Name Application Name

Patokan

Nusa Tenggara Timur

KUPANG — Sembilan Rumah Dinas di Asrama TNI Kuanino Ludes Terbakar

KUPANG — Insiden kebakaran hebat melanda kawasan permukiman Asrama TNI AD Kuanino di Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabt

KUPANG — Sembilan Rumah Dinas di Asrama TNI Kuanino Ludes Terbakar

KUPANG — Insiden kebakaran hebat melanda kawasan permukiman Asrama TNI AD Kuanino di Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (12/9) malam. Kobaran api yang berkobar dengan cepat menghanguskan sedikitnya sembilan unit rumah dinas prajurit sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga tengah beraktivitas di dalam rumah tersebut memicu kepanikan warga sekitar asrama. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat bangunan semipermanen dan perabotan di dalamnya hangus tanpa sempat diselamatkan.

Kronologi Kebakaran dan Upaya Pemadaman

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, titik api pertama kali terpantau sekitar pukul 19.30 WITA dari salah satu atap rumah warga di kompleks asrama tersebut. Hembusan angin malam yang cukup kencang membuat api menjalar dengan sangat cepat ke bangunan lain yang posisinya saling berdempetan.

  1. Pukul 19.30 WITA: Asap tebal disertai kobaran api mulai terlihat membubung tinggi dari salah satu unit rumah di bagian tengah asrama, memicu peringatan darurat bagi warga sekitar.
  2. Pukul 19.50 WITA: Warga asrama bersama personel TNI berupaya memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya sembari mengevakuasi penghuni lanjut usia dan anak-anak ke tempat aman.
  3. Pukul 20.15 WITA: Sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang didukung mobil tangki air dan kendaraan taktis water cannon tiba di lokasi untuk melokalisasi kobaran api.
  4. Pukul 21.45 WITA: Api pokok berhasil dijinakkan oleh petugas gabungan, dilanjutkan dengan proses pendinginan guna mencegah potensi munculnya titik api baru dari reruntuhan material kayu.
"Upaya pemadaman berlangsung intensif bersama instansi terkait. Prioritas utama kami pada saat kejadian adalah memastikan seluruh personel dan anggota keluarga yang tinggal di asrama telah dievakuasi dengan aman tanpa ada yang terjebak di dalam bangunan," ujar pejabat militer setempat di lokasi kejadian.

Dampak Kerusakan dan Penanganan Korban

Akibat kebakaran tersebut, sembilan kepala keluarga kini kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka. Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti langsung bergerak cepat dengan mendirikan tenda pengungsian darurat dan posko kesehatan di sekitar area yang aman untuk menampung keluarga prajurit yang terdampak.

Bantuan darurat berupa sembako, selimut, pakaian, dan kebutuhan sanitasi segera disalurkan guna meringankan beban para korban. Danrem 161/Wira Sakti menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian penuh terhadap penanganan pascakebakaran, termasuk penyediaan tempat tinggal sementara yang layak bagi prajurit beserta keluarganya.

  • Total bangunan terdampak: 9 unit rumah dinas prajurit TNI AD.
  • Korban jiwa: Nihil, seluruh penghuni berhasil dievakuasi tepat waktu.
  • Fasilitas penunjang darurat: Posko kesehatan Korem 161/Wira Sakti dan dapur umum lapangan langsung dioperasikan di lokasi aman.

Dugaan Penyebab dan Penyelidikan Lanjutan

Hingga saat ini, penyebab pasti timbulnya api masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim investigasi dari Polisi Militer bersama pihak kepolisian setempat. Dugaan awal mengindikasikan adanya korsleting atau hubungan arus pendek pada jaringan instalasi listrik di salah satu rumah yang kemudian memicu percikan api ke material yang mudah terbakar di bagian plafon.

Pihak berwenang mengimbau seluruh warga di kawasan asrama militer maupun permukiman sipil untuk senantiasa memeriksa kelayakan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi kejadian serupa terulang di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer7
TENTANG PENULIS writer7

Bacaan Terkait

Comments (0)

User