Komisi XI DPR Nilai Suahasil Nazara Tepat Jabat Menteri Keuangan
JAKARTA — Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamrussamad, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penunjukan Suahasil Nazara seba
JAKARTA — Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamrussamad, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan. Politikus dari Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai bahwa keputusan Presiden dalam memilih figur kepemimpinan di Kementerian Keuangan merupakan langkah strategis yang didasarkan pada kompetensi teknis, integritas, dan rekam jejak yang teruji.
Kamrussamad menegaskan bahwa posisi Menteri Keuangan menuntut kepemimpinan yang tidak hanya memahami teori makroekonomi, tetapi juga menguasai seluk-beluk teknis pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, Suahasil adalah figur arsitek fiskal yang telah lama membuktikan dedikasinya dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
"Kita punya keyakinan bahwa pilihan Presiden ini adalah pilihan yang tepat karena beliau pernah menjadi arsitektur kebijakan fiskal melalui Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Lalu kemudian selama bertahun-tahun beliau menjadi Wakil Menteri Keuangan," ujar Kamrussamad dalam keterangannya kepada media di Jakarta.
Rekam Jejak dan Pengalaman Birokrasi yang Solid
Dukungan dari parlemen ini bukan tanpa alasan. Rekam jejak Suahasil Nazara di lingkungan Kementerian Keuangan dinilai menjadi modal fundamental dalam memimpin kementerian teknis yang paling krusial tersebut. Komisi XI DPR RI mencatat sejumlah tonggak penting perjalanan karier Suahasil dalam mengelola instrumen fiskal negara:
- Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF): Berperan langsung dalam merancang formulasi kebijakan fiskal, reformasi perpajakan, serta mitigasi risiko makroekonomi domestik dan global.
- Wakil Menteri Keuangan: Mendampingi pelaksanaan kebijakan fiskal secara operasional, memperkuat koordinasi belanja kementerian/lembaga, dan mengawal efisiensi pembiayaan negara selama lebih dari tujuh tahun.
- Mitra Strategis Parlemen: Terlibat aktif dalam pembahasan undang-undang strategis di Komisi XI DPR RI, termasuk penyusunan dan pengawasan pelaksanaan APBN lintas periode anggaran.
Pengalaman panjang tersebut dinilai memberi Suahasil pemahaman mendalam terkait postur anggaran negara, mulai dari perencanaan pendapatan, optimalisasi belanja, hingga pengelolaan utang yang pruden dan terukur.
Stabilitas Pasar dan Kemampuan Komunikasi Publik
Selain aspek teknis, Kamrussamad menyoroti pentingnya penerimaan pasar keuangan terhadap sosok menteri yang baru. Pengalaman kemitraan intensif selama tujuh tahun terakhir antara Komisi XI DPR RI dan Suahasil memperlihatkan kapasitas sang birokrat dalam merespons dinamika pasar keuangan secara terukur dan adaptif.
"Kami di Komisi XI sudah tahun ke-7 bermitra dengan Pak Suahasil sebagai Wamen. Saya melihat beliau memiliki kompetensi dan friendly dengan market. Saya yakin juga market bisa menerima arah-arah kebijakan beliau ke depan," imbuh Kamrussamad.
Lebih lanjut, Kamrussamad menilai Suahasil memiliki keunggulan kompetitif dalam hal kemampuan komunikasi publik dan kepekaan sosial. Di tengah tantangan global seperti volatilitas suku bunga, tekanan inflasi, dan transisi ekonomi hijau, kepemimpinan fiskal dituntut mampu menerjemahkan kebijakan teknis yang rumit menjadi langkah nyata yang berpihak pada kebutuhan masyarakat luas.
Tantangan Fiskal dan Ekspektasi Parlemen
Parlemen menaruh harapan besar agar kepemimpinan Suahasil Nazara dapat terus menjaga kredibilitas APBN sebagai instrumen perlindungan sosial dan pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Beberapa agenda prioritas yang perlu segera dikawal meliputi:
- Penjagaan Defisit Anggaran: Memastikan defisit APBN tetap berada di bawah batas aman 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
- Optimalisasi Rasio Pajak: Memperluas basis perpajakan tanpa membebani sektor riil dan daya beli masyarakat kelas menengah.
- Efektivitas Belanja Negara: Mempercepat penyerapan anggaran yang berkualitas untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman birokrasi yang paripurna, penunjukan Suahasil Nazara dipandang sebagai sinyal positif demi menjamin kesinambungan stabilitas fiskal dan kesinambungan pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.




Comments (0)