Kesaksian Juru Parkir Ungkap Misteri Penemuan Mayat Sutrimo di Klinik Jaksel

Jakarta Selatan kembali dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria di sebuah fasilitas kesehatan yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru. Peristiwa ini terungkap berkat laporan dari seorang juru...

Jul 28, 2026 - 10:24
0 0
Kesaksian Juru Parkir Ungkap Misteri Penemuan Mayat Sutrimo di Klinik Jaksel

Jakarta Selatan kembali dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria di sebuah fasilitas kesehatan yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru. Peristiwa ini terungkap berkat laporan dari seorang juru parkir yang bertugas di sekitar lokasi kejadian. Korban yang diketahui bernama Sutrimo, diduga warga sekitar, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa malam. Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan langsung turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap penyebab kematian.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa penemuan jasad ini bermula ketika seorang petugas parkir bernama Budi Santoso (48) tengah menjalani tugas rutinnya di area parkir yang terletak tak jauh dari klinik tersebut. Ia menuturkan, sekitar pukul 21.30 WIB, ia mendengar suara kendaraan yang berhenti mendadak di depan gerbang klinik yang saat itu sudah tutup operasional. Karena curiga, Budi menghampiri sumber suara dan mendapati seorang pria tergeletak di tanah dalam posisi telungkup.

Kesaksian Pihak Saksi Mata

Budi mengaku sempat mengira pria tersebut hanya pingsan. Namun, setelah didekati dan dipanggil tidak ada respons, ia segera menyadari bahwa pria itu telah meninggal dunia. "Saya langsung menghubungi pihak klinik dan melapor ke polisi. Saya lihat ada luka lecet di bagian wajahnya, tapi tidak ada darah banyak," ujar Budi saat ditemui di lokasi, Rabu pagi. Saksi juga mengaku tidak melihat adanya keributan atau orang lain di sekitar area tersebut sebelum ia tiba di titik penemuan.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa korban tampak seperti orang yang baru saja mengalami kekerasan. Pakaian yang dikenakan sedikit kusut dan terdapat noda tanah di bagian punggung. Ia pun langsung mengamankan lokasi dan mencegah orang lain mendekat sembari menunggu kedatangan petugas. "Saya parkirkan semua motor dan mobil yang melintas, takut ada yang mengganggu barang bukti," tambahnya.

Identifikasi Korban dan Respons Kepolisian

Setibanya di lokasi, tim Inafis Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan identifikasi. Dari kartu identitas yang ditemukan di saku celana korban, diketahui bahwa pria tersebut bernama Sutrimo, berusia 52 tahun, dan beralamat di Kelurahan Petogogan, tak jauh dari klinik. Polisi juga menemukan sebuah ponsel genggam dan sejumlah uang tunai di dompet korban, sehingga dugaan pencurian atau perampokan untuk sementara dieliminasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, Kompol Hendra Wijaya, saat dihubungi membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Pihaknya kini masih mendalami beberapa kemungkinan, termasuk penganiayaan atau murni kecelakaan. "Kami sedang menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Fatmawati. Ada beberapa luka di bagian kepala belakang yang menarik perhatian kami. Namun untuk sekarang, kami belum bisa menyimpulkan dengan pasti penyebab kematiannya," jelasnya.

Kondisi Klinik dan Keterkaitan dengan Korban

Klinik tempat ditemukannya jenazah Sutrimo merupakan klinik umum yang melayani pasien rawat jalan dan rawat inap terbatas. Namun, pada jam kejadian, klinik tersebut sudah tutup dan tidak memiliki pasien rawat inap. Pihak manajemen klinik yang diwakili oleh dr. Anita Sari menegaskan bahwa Sutrimo bukanlah pasien yang terdaftar di sana. "Kami tidak memiliki rekam medis atas nama tersebut. Jadi sangat mungkin peristiwa ini terjadi di luar area klinik dan kebetulan berhenti di depan pintu kami," kata Anita.

Meski begitu, polisi tetap menyita rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sejumlah titik di sekitar klinik, termasuk dari sebuah minimarket dan gedung perkantoran di seberang jalan. Hasil sementara menunjukkan bahwa sekitar 15 menit sebelum Budi menemukan korban, ada sebuah kendaraan roda empat berwarna gelap yang berhenti sejenak di depan klinik, kemudian melaju dengan cepat. Polisi kini tengah melacak nomor polisi kendaraan tersebut.

Langkah Selanjutnya

Sementara itu, keluarga korban yang mendatangi Rumah Sakit Fatmawati untuk proses identifikasi menolak memberikan komentar. Mereka hanya menyampaikan bahwa Sutrimo dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak memiliki musuh. Pihak keluarga berharap polisi bisa segera mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. "Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib," ucap seorang kerabat yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lain, termasuk rekan-rekan sesama juru parkir dan warga yang tinggal di sekitar klinik. Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari ke depan seiring dengan analisis forensik dan bukti digital yang dikumpulkan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi jika mengetahui sesuatu yang mencurigakan di malam kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat lokasi penemuan yang cukup unik, yakni di fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat penyelamatan, bukan malah menjadi saksi bisu kematian misterius seorang warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User