Application Name Application Name

Patokan

Hukum

Kejari Banyuasin Bagikan Ribuan Masker Antisipasi Kabut Asap

Kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendorong aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lapangan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin menggelar aksi s...

Kejari Banyuasin Bagikan Ribuan Masker Antisipasi Kabut Asap

Kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendorong aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lapangan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan masker kepada para pengendara di sejumlah titik strategis. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara yang kian mengkhawatirkan.

Kepala Kejari Banyuasin, melalui Kasi Intelijen, menyatakan bahwa pembagian masker merupakan bagian dari program kepedulian institusi terhadap kesehatan publik. "Kami melihat kabut asap sudah cukup tebal dan mengganggu aktivitas warga. Masker ini kami bagikan secara gratis agar pengendara dan masyarakat sekitar bisa terlindungi," ujarnya saat ditemui di lokasi pembagian. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan pernapasan di tengah kondisi udara yang tidak sehat.

Polusi Udara Meningkat, Imbauan Kesehatan Digencarkan

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup setempat, indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Banyuasin dalam beberapa pekan terakhir berada pada kategori tidak sehat. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah kecamatan menjadi penyebab utama memburuknya kualitas udara. Partikel halus (PM2.5) tercatat melampaui ambang batas normal, sehingga sangat berisiko bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru.

Dalam aksi tersebut, petugas Kejari tidak hanya membagikan masker, tetapi juga memberikan edukasi singkat kepada pengendara. Mereka diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, menggunakan masker saat bepergian, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala gangguan pernapasan. "Kesehatan adalah prioritas. Jangan sampai kabut asap ini menyebabkan penyakit yang lebih serius," tegas salah satu petugas.

Sinergi dengan Instansi Terkait

Kegiatan pembagian masker ini juga merupakan bentuk sinergi antara Kejari Banyuasin dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Sebelumnya, Kejari telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memetakan wilayah yang paling terdampak. Selain itu, mereka juga mendorong upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan yang menjadi sumber kabut asap.

"Kami tidak hanya bersikap reaktif dengan membagikan masker, tetapi juga proaktif dalam pencegahan. Penindakan terhadap pembakar lahan terus kami lakukan agar kejadian serupa tidak berulang," tambah Kasi Intelijen. Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur Banyuasin. Seorang pengendara motor, Andi (32), mengaku terbantu dengan adanya pembagian masker. "Saya setiap hari ke luar rumah untuk bekerja. Kabut asap ini bikin mata perih dan batuk-batuk. Alhamdulillah, ada masker gratis dari Kejari," ujarnya.

Dampak Kabut Asap terhadap Kesehatan dan Ekonomi

Kabut asap tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak warga yang terpaksa mengurangi jam kerja di luar ruangan, seperti petani dan pedagang pasar. Sekolah-sekolah di beberapa desa bahkan sempat diliburkan untuk menghindari risiko paparan polusi. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari semua pihak, termasuk aparat penegak hukum yang hadir memberikan solusi langsung.

Kejari Banyuasin berencana melanjutkan program pembagian masker ini secara berkala hingga kualitas udara membaik. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. "Kami akan terus memantau perkembangan. Jika diperlukan, kami akan menambah titik pembagian masker dan bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk pelayanan kesehatan," pungkas Kasi Intelijen.

Dengan aksi nyata ini, Kejari Banyuasin menunjukkan bahwa institusi hukum tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer2
TENTANG PENULIS writer2

Bacaan Terkait

Comments (0)

User