Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Gempol Tewaskan Empat Orang

Pasuruan – Petaka di jalur padat lintas provinsi kembali terjadi. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk trailer dan beberapa kendaraan lain di ruas Jalan Surabaya-Malang, tepatnya di wi...

Jul 28, 2026 - 03:47
0 0
Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Gempol Tewaskan Empat Orang

Pasuruan – Petaka di jalur padat lintas provinsi kembali terjadi. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk trailer dan beberapa kendaraan lain di ruas Jalan Surabaya-Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berujung pada korban jiwa. Hingga Senin sore, jumlah korban meninggal dunia yang tercatat bertambah menjadi empat orang, setelah seorang penumpang sepeda motor yang sempat kritis akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit. Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan maut di jalur yang kerap dilalui kendaraan berat tersebut.

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Sebuah truk trailer tanpa muatan penuh melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Menurut keterangan saksi mata, laju kendaraan besar itu sudah terlihat tidak stabil sejak beberapa kilometer sebelumnya. Diduga pengemudi kehilangan kendali setelah sistem pengereman mengalami gangguan teknis. Akibatnya, truk oleng dan menghantam bagian belakang sebuah minibus yang tengah mengurangi kecepatan karena kondisi arus lalu lintas yang sedang merayap.

Kronologi Tabrakan Beruntun

Benturan keras dengan minibus itu memicu efek domino yang mengerikan. Truk trailer terus meluncur tak terkendali dan menabrak dua sepeda motor yang berada di lajur kiri, sebelum akhirnya terguling dan menimpa sebuah mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan. Seluruh rangkaian tabrakan terjadi dalam hitungan detik, menyisakan puing-puing kendaraan yang berserakan di aspal serta kepanikan luar biasa di antara pengguna jalan lainnya.

Petugas Kepolisian Resor Pasuruan yang tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah kejadian langsung melakukan evakuasi dan mengatur arus lalu lintas yang langsung tersendat hingga beberapa kilometer. “Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Dugaan sementara ada kegagalan fungsi rem pada truk trailer, namun penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung,” ujar Kasatlantas dalam pernyataan resminya.

Salah seorang saksi yang berada di lokasi, Rizky, menuturkan momen mengerikan yang ia saksikan. “Saya dengar suara benturan keras sekali, lalu lihat truk besar itu seperti tidak bisa berhenti. Truk terus saja melaju dan menabrak apa pun di depannya. Orang-orang di sekitar langsung berteriak dan berusaha menolong, tapi situasi sangat kacau karena banyak korban terjepit,” ungkapnya dengan suara bergetar saat ditemui di lokasi.

Identitas dan Kondisi Korban

Empat korban meninggal dunia terdiri dari dua orang pengendara sepeda motor, satu penumpang minibus, dan satu penumpang pikap yang terjepit di bawah badan truk. Proses evakuasi terhadap penumpang pikap memakan waktu hampir satu jam karena petugas pemadam kebakaran harus menggunakan alat berat untuk mengangkat badan truk yang terguling. Sementara itu, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan bervariasi. Mereka dilarikan ke RSUD Bangil dan beberapa fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis intensif.

Pihak rumah sakit membenarkan bahwa dua di antara korban luka masih dalam pengawasan ketat karena mengalami trauma kepala dan patah tulang multipel. “Kami kerahkan seluruh tim bedah dan ortopedi untuk menangani para korban. Kondisi sebagian besar sudah stabil, namun kami tetap waspada mengingat beberapa mengalami cedera dalam yang cukup serius,” jelas juru bicara RSUD Bangil.

Keluarga korban yang mendengar kabar duka langsung berdatangan ke rumah sakit dan posko identifikasi kepolisian. Tangis histeris pecah ketika petugas mengumumkan identitas para korban yang telah meninggal. Hingga malam hari, proses identifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh data korban, terutama bagi yang tidak membawa identitas lengkap saat kejadian.

Di sisi lain, arus lalu lintas di jalur Surabaya-Malang sempat lumpuh total selama lebih dari tiga jam. Polisi menerapkan sistem buka-tutup sambil menunggu proses evakuasi kendaraan berat dan pembersihan material berbahaya yang tumpah dari bak pikap. Antrean kendaraan mengular hingga lebih dari lima kilometer di kedua arah, membuat sejumlah pengendara terpaksa mencari jalur alternatif melalui kawasan Pandaan dan daerah perbukitan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perhubungan menyatakan akan meninjau kembali aspek keselamatan di ruas jalan nasional tersebut. Kepala Dinas Perhubungan setempat menyebutkan bahwa jalur Gempol memang menjadi titik rawan kecelakaan, terutama yang melibatkan kendaraan angkutan berat. “Kami akan berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan pihak kepolisian untuk mengkaji ulang rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan pembatasan jam operasional truk besar dan penambahan rambu peringatan dini,” tuturnya.

Para pengamat transportasi juga menyoroti pentingnya penegakan aturan mengenai kelaikan teknis kendaraan angkutan barang. Mereka mendesak agar pemerintah memperketat inspeksi berkala, khususnya pada sistem rem dan muatan sumbu terberat, guna mencegah insiden serupa di masa depan. Masyarakat pengguna jalan pun diimbau untuk lebih waspada saat melintasi jalur dengan volume kendaraan berat yang tinggi, serta menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan yang telah ditetapkan.

Kecelakaan beruntun ini menjadi pengingat pahit akan rapuhnya keselamatan di jalan raya, terutama di lintasan utama yang menjadi urat nadi perekonomian Jawa Timur. Polisi memastikan akan memeriksa pengemudi truk trailer yang selamat dari kejadian, yang saat ini masih dirawat di ruang isolasi khusus karena mengalami luka ringan dan tekanan psikologis. Ia akan dimintai keterangan penuh setelah kondisinya dinyatakan pulih oleh tenaga medis.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih membersihkan sisa-sisa kecelakaan dan mengupayakan pemulihan arus lalu lintas secara total. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak melintasi jalur Surabaya-Malang agar mencari informasi terkini melalui kanal resmi dan tetap mengedepankan kehati-hatian di jalan. Duka mendalam menyelimuti empat keluarga yang ditinggalkan, sementara publik berharap upaya pencegahan yang lebih konkret segera diwujudkan agar tragedi serupa tidak lagi terulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User