Jenazah Wili Mbuik, ASN Korban Penembakan KKB Papua, Tiba di Kupang
KUPANG — Isak tangis dan duka mendalam menyelimuti kedatangan jenazah almarhum Wili Mbuik, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gugur akibat aksi penye
KUPANG — Isak tangis dan duka mendalam menyelimuti kedatangan jenazah almarhum Wili Mbuik, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gugur akibat aksi penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Peti jenazah almarhum tiba di Bandara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), disambut dengan upacara penghormatan oleh keluarga besar, jajaran pemerintah daerah, serta aparat gabungan TNI AU dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Wili Mbuik diketahui merupakan abdi negara asal NTT yang mendedikasikan hidupnya untuk menjalankan tugas pelayanan publik dan pembangunan di wilayah pedalaman Papua. Insiden tragis yang merenggut nyawanya menambah panjang daftar korban kekerasan bersenjata yang menyasar pelayan masyarakat di bumi Cenderawasih.
Kronologi Peristiwa dan Pemulangan Jenazah
Proses evakuasi dan pemulangan jenazah almarhum Wili Mbuik menempuh perjalanan panjang melintasi jalur udara dari wilayah pedalaman Papua hingga tiba di kampung halamannya:
- Insiden Penyerangan: Almarhum Wili Mbuik menjadi korban serangan tembakan mendadak oleh anggota KKB saat sedang menjalankan tugas kedinasan di daerah penugasan pedalaman Papua.
- Evakuasi Awal: Usai insiden, aparat keamanan gabungan TNI-Polri segera melakukan evakuasi medis darurat menuju fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya diterbangkan ke rumah sakit rujukan di pusat kabupaten.
- Pemberangkatan dari Papua: Setelah proses identifikasi resmi dan pemulasaraan jenazah selesai, peti jenazah diterbangkan melalui bandara transit sebelum diterbangkan menuju Kota Kupang.
- Tiba di Bandara El Tari Kupang: Personel TNI AU bersama Satpol PP menggotong peti jenazah dari landasan pacu menuju mobil ambulans untuk diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga besar dan pemerintah daerah.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya putra terbaik daerah yang berdedikasi melayani masyarakat hingga ke pelosok negeri. Pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas negara menjadi teladan bagi kita semua," ungkap perwakilan pemerintah daerah setempat dalam upacara penyerahan jenazah.
Sosok Berdedikasi di Garis Depan Pelayanan Publik
Di mata kerabat dan rekan sejawatnya, Wili Mbuik dikenal sebagai pribadi yang ulet, ramah, dan memiliki integritas tinggi. Keputusannya untuk mengabdi sebagai ASN di wilayah pedalaman Papua menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pemerataan pelayanan administratif dan sosial bagi masyarakat setempat yang serba terbatas.
Penugasan di medan yang berat dan penuh risiko keamanan tidak pernah menyurutkan langkahnya untuk menuntaskan program-program kedinasan. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga serta rekan kerja yang mengagumi loyalitasnya terhadap tugas negara.
Desakan Evaluasi Pengamanan bagi Pelayan Sipil
Peristiwa penembakan terhadap ASN ini kembali memicu keprihatinan luas mengenai jaminan keselamatan bagi aparatur sipil, tenaga medis, dan pendidik yang bertugas di zona rawan konflik. Elemen masyarakat dan organisasi sipil menyerukan langkah konkrit kepada aparat penegak hukum dan pemangku kebijakan:
- Peningkatan Protokol Keamanan: Menuntut adanya pendampingan dan pemetaan risiko keamanan yang ketat bagi seluruh ASN yang bertugas di wilayah pedalaman rawan konflik.
- Penegakan Hukum Tegas: Meminta aparat keamanan TNI-Polri menindak tegas para pelaku penembakan guna memutus rantai kekerasan terhadap warga sipil dan abdi negara.
- Jaminan Santunan dan Perlindungan Keluarga: Memastikan hak-hak serta santunan ketenagakerjaan bagi keluarga yang ditinggalkan dipenuhi secara penuh dan tepat waktu oleh instansi terkait.
Jenazah Wili Mbuik langsung dibawa menuju rumah duka untuk disemayamkan dan disalatkan sesuai prosesi adat serta keagamaan setempat sebelum dikebumikan dengan penghormatan terakhir dari keluarga dan institusi pemerintah.




Comments (0)