Jaksa Agung Tekankan Penanganan Serius Kasus yang Berkaitan Hajat Hidup Masyarakat

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan kepada seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai daerah agar memberikan atensi serius terhadap perkara-perkara yang berdampak langsung pada kehidupan m...

Aug 12, 2026 - 08:51
0 0
Jaksa Agung Tekankan Penanganan Serius Kasus yang Berkaitan Hajat Hidup Masyarakat

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan kepada seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai daerah agar memberikan atensi serius terhadap perkara-perkara yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Arahan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Korps Adhyaksa dalam menghadirkan penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut Burhanuddin, kasus-kasus yang menyentuh hajat hidup orang banyak tidak boleh ditangani secara biasa. Perkara seperti korupsi dana bantuan sosial, penyelewengan anggaran pendidikan, hingga kejahatan di sektor pangan dan kesehatan dinilai memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan warga. Karena itu, kejaksaan di tingkat provinsi diminta menempatkan perkara semacam itu sebagai prioritas penanganan.

Penegakan Hukum Harus Terasa Manfaatnya

Burhanuddin menuturkan, kehadiran aparat penegak hukum seharusnya memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap perkara yang ditangani bukan sekadar angka dalam laporan kinerja, melainkan menyangkut nasib dan masa depan banyak orang.

"Penegakan hukum yang kita lakukan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Burhanuddin dalam arahannya.

Ia mencontohkan, penyimpangan dalam program bantuan sosial dapat merampas hak warga kurang mampu yang seharusnya menerima uluran tangan negara. Begitu pula kejahatan yang mengganggu ketersediaan pangan atau obat-obatan, dampaknya langsung dirasakan keluarga-keluarga di seluruh pelosok daerah.

Integritas Jaksa Jadi Sorotan

Selain menyoal prioritas penanganan perkara, Jaksa Agung juga menekankan pentingnya integritas jajaran kejaksaan. Ia mengingatkan para Kajati untuk memastikan anak buahnya bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan dalam menangani perkara.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan sangat bergantung pada perilaku setiap jaksa di lapangan. Satu tindakan menyimpang dari oknum dapat merusak citra seluruh institusi yang telah dibangun dengan susah payah.

"Jaga marwah institusi. Jangan sampai kepercayaan masyarakat yang sudah mulai tumbuh kembali runtuh karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Untuk memastikan arahan tersebut berjalan efektif, kejaksaan pusat akan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kinerja kejaksaan tinggi di seluruh Indonesia. Setiap perkara yang menjadi perhatian publik akan dipantau perkembangannya agar penanganannya berjalan sesuai koridor hukum dan keadilan.

Pendekatan Humanis dalam Penegakan Hukum

Burhanuddin juga mendorong jajarannya menerapkan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Ia menyebut hukum tidak boleh ditegakkan secara kaku tanpa mempertimbangkan rasa keadilan yang hidup di tengah masyarakat.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, kejaksaan telah menerapkan konsep keadilan restoratif untuk perkara-perkara ringan. Pendekatan ini dinilai mampu menyelesaikan persoalan hukum tanpa harus berujung pada pemenjaraan, terutama untuk tindak pidana yang kerugiannya kecil dan pelakunya bukan residivis.

Namun demikian, Burhanuddin menegaskan bahwa pendekatan humanis tidak berlaku untuk kejahatan yang merugikan hajat hidup orang banyak. Perkara korupsi, kejahatan narkotika, dan tindak pidana yang berdampak luas terhadap masyarakat harus tetap ditangani dengan tegas dan tanpa kompromi.

Peran Aktif Masyarakat Diharapkan

Jaksa Agung juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawasi jalannya penegakan hukum. Laporan dan informasi dari warga dinilai sangat membantu aparat dalam mengungkap berbagai penyimpangan yang terjadi di daerah.

Ia memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kejaksaan, kata dia, membuka diri terhadap masukan dan kritik demi perbaikan kinerja ke depan.

Dengan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, Burhanuddin optimistis penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan lebih baik. Keadilan yang selama ini menjadi harapan rakyat diyakini bisa diwujudkan melalui kerja keras dan komitmen seluruh jajaran kejaksaan.

Arahan kepada para Kajati ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kejaksaan dalam memperbaiki wajah penegakan hukum tanah air. Burhanuddin berharap seluruh jajarannya mampu menerjemahkan arahan tersebut dalam tindakan nyata di lapangan, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan perlindungan hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User