JAKARTA — UBSI Gelar RTM dan RTL 2026 Perkuat Mutu Akademik Global
Dalam upaya menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat posisi institusi di kancah nasional maupun internasional, Universitas Bina Sa
Dalam upaya menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat posisi institusi di kancah nasional maupun internasional, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Tahun 2026. Agenda strategis yang berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 7 hingga 10 September 2026, bertempat di Auditorium Tambora ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi seluruh jajaran pimpinan dan pilar akademis perguruan tinggi tersebut.
Penyelenggaraan RTM dan RTL bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan wujud manifestasi dari komitmen UBSI dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang adaptif, transparan, dan terukur. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh tata kelola pengajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat berjalan selaras dengan standar mutu nasional serta mampu menjawab dinamika kebutuhan industri global yang kian kompleks.
Mengurai Temuan Audit demi Penguatan Tata Kelola
Pelaksanaan RTM 2026 memaparkan berbagai hasil temuan audit internal yang telah dilakukan sepanjang tahun ajaran sebelumnya. Berdasarkan laporan dari Badan Penjaminan Mutu (BPM) UBSI, proses evaluasi mencakup kinerja akademik, tingkat kepuasan mahasiswa, efektivitas kurikulum berbasis teknologi, hingga kapabilitas sumber daya manusia. Melalui evaluasi menyeluruh ini, institusi dapat memetakan potensi risiko sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan secara akurat.
"Mutu pendidikan tinggi bukan sekadar capaian di atas kertas formalitas, melainkan komitmen moral berkelanjutan untuk melahirkan lulusan berdaya saing global. Melalui RTM dan RTL ini, kami memastikan setiap kebijakan memiliki dampak nyata bagi sivitas akademika," tegas pimpinan pilar penjaminan mutu UBSI saat membuka agenda RTM.
Kehadiran jajaran rektorat, dekan fakultas, ketua program studi, hingga unit pendukung operasional dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi lintas lini. Diskusi intensif yang terbangun selama empat hari diarahkan untuk merumuskan akar masalah dari setiap ketidaksesuaian standar, sekaligus menyusun rekomendasi korektif yang berorientasi pada hasil jangka panjang.
Pemetaan Target Strategis Rencana Tindak Lanjut
Hasil dari RTM langsung ditranslasikan ke dalam dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) 2026. RTL ini bertindak sebagai cetak biru (blueprint) operasional yang memuat indikator kinerja utama (Key Performance Indicators / KPI), alokasi sumber daya, serta lini masa penanggung jawab untuk setiap program perbaikan. Format tata kelola ini dirancang agar setiap rekomendasi audit dapat dieksekusi secara terukur dan berkesinambungan.
| Aspek Evaluasi Mutu | Fokus Pembenahan Utama | Target RTL 2026 |
|---|---|---|
| Kurikulum & Pembelajaran | Penyelarasan kurikulum berbasis teknologi dan kebutuhan industri global | Integrasi 100% modul digital berbasis proyek nyata |
| Riset & Publikasi | Peningkatan luaran penelitian dosen dan kolaborasi jurnal internasional | Peningkatan 35% publikasi terindeks Scopus dan Sinta 1-2 |
| Tata Kelola & Layanan | Digitalisasi penuh pada sistem administrasi dan fasilitasi mahasiswa | Efisiensi proses layanan akademis hingga 40% |
Mendorong Keunggulan dan Daya Saing Internasional
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan disrupsi digital pada skala global, perguruan tinggi dituntut untuk terus bertransformasi. UBSI memandang bahwa penguatan mutu internal merupakan fondasi dasar sebelum melangkah ke panggung internasional. Dengan memantapkan standar tata kelola di dalam negeri, keberlanjutan akreditasi institusi berkategori unggul serta raihan akreditasi internasional akan lebih mudah dicapai.
Melalui pelaksanaan RTM dan RTL Tahun 2026 ini, Universitas Bina Sarana Informatika menegaskan kesiapannya untuk melangkah lebih jauh. Tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, institusi ini berkomitmen membentuk karakter pemimpin masa depan yang inovatif, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi masyarakat luas di level global.




Comments (0)