Application Name Application Name

Patokan

Hukum & Kriminal

Ivan Gunawan Akui Baru Merasa Jadi Aktor di Film Terbarunya

JAKARTA — Desainer kondang sekaligus pesohor kenamaan Tanah Air, Ivan Gunawan, membagikan pengalaman emosional dan artistik mendalam saat terlibat dalam pr

Ivan Gunawan Akui Baru Merasa Jadi Aktor di Film Terbarunya

JAKARTA — Desainer kondang sekaligus pesohor kenamaan Tanah Air, Ivan Gunawan, membagikan pengalaman emosional dan artistik mendalam saat terlibat dalam proyek film layar lebar terbaru produksi Falcon Pictures berjudul Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu. Meski telah malang melintang di industri hiburan nasional selama hampir seperempat abad, figur publik yang akrab disapa Igun ini menyatakan bahwa proyek tersebut memberikan pengalaman berakting yang sesungguhnya sepanjang kariernya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ivan Gunawan saat menghadiri konferensi pers peluncuran film di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatannya kali ini menuntut eksplorasi seni peran yang jauh lebih serius dan intens dibandingkan dengan berbagai judul film yang pernah ia bintangi pada masa-masa sebelumnya.

“Selama aku berkarier di dunia entertainment hampir 25 tahun, beberapa film yang aku bintangi, aku baru merasa main film sih di film ini,” tutur Ivan Gunawan di hadapan awak media.

Perjalanan 25 Tahun Karier dan Refleksi Seni Peran

Karier Ivan Gunawan di panggung hiburan Indonesia dimulai sejak awal dekade 2000-an. Sejak saat itu, ia telah mengeksplorasi berbagai bidang mulai dari peragaan busana, pembawa acara televisi, komedi, tarik suara, hingga seni peran. Kendati demikian, Ivan menilai rekam jejak aktingnya di masa lampau lebih banyak menempatkan dirinya sebagai figur pelengkap atau sekadar tampil dengan persona panggung yang biasa ia bawakan di layar kaca.

Dalam film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu, Ivan merasakan tuntutan profesionalitas perfilman yang berbeda. Sutradara dan tim produksi memberinya ruang gerak emosional untuk membedah naskah, menyelaraskan dialog secara natural, serta menyelami motivasi internal dari tokoh yang diperankannya. Hal ini membuat Ivan merasa bertransformasi menjadi seorang aktor sejati yang bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan alur cerita.

Mendalami Karakter Prince: Garis Tipis Fiksi dan Realitas

Dalam film bergenre drama keluarga ini, Ivan Gunawan dipercaya memerankan tokoh bernama Prince. Karakter Prince digambarkan sebagai seorang perancang busana papan atas yang mengelola sebuah butik terkemuka dengan omzet tinggi. Dalam kesehariannya menjalankan bisnis mode, Prince didampingi oleh seorang asisten setia bernama Stella.

“Di film ini aku berperan sebagai Prince. Prince ini adalah aku seorang fashion designer yang punya butik sangat laris dan aku punya asisten namanya Stella,” jelas Ivan merinci karakternya.

Kendati profesi Prince memiliki kemiripan mencolok dengan kehidupan aslinya sebagai desainer fesyen ternama, Ivan menegaskan bahwa tantangan akting justru terletak pada upaya menghidupkan dinamika relasi emosional antar-karakter. Ia harus menyeimbangkan kepribadian Prince agar tidak semata-mata menjadi cerminan kepribadian panggungnya di dunia nyata, melainkan tetap selaras dengan kebutuhan narasi film yang sarat akan pesan kekeluargaan.

Kronologi Keterlibatan dan Komitmen Produksi

Untuk mencapai representasi visual yang meyakinkan di layar lebar, Ivan Gunawan terlibat aktif sejak tahap pra-produksi hingga pengambilan gambar. Berikut tahapan dedikasi yang dilakukan sang perancang busana:

  1. Tahap Diskusi Naskah: Ivan melakukan pembacaan naskah (script reading) intensif bersama jajaran pemeran lainnya untuk mengunci ritme dialog dan pendalaman karakter Prince.
  2. Penyelarasan Artistik Set: Bekerja sama dengan tim penata artistik, Ivan meninjau lokasi butik fiktif guna memastikan tata letak dan atmosfer tempat kerja menyerupai butik fesyen kelas atas sesungguhnya.
  3. Peminjaman Properti Pribadi: Demi menghadirkan nuansa autentik, Ivan merelakan sejumlah koleksi material kain premium, manekin, hingga ornamen interior asli dari butik miliknya untuk dipindahkan ke lokasi syuting.
  4. Proses Pengambilan Gambar: Ivan menjalani jadwal syuting dengan mengeksplorasi interaksi dramatik bersama lawan mainnya di bawah arahan langsung sutradara.

Keterlibatan total Ivan dalam urusan properti diakui memberikan warna tersendiri bagi estetika visual film. Menurutnya, kerja sama dengan tim produksi yang dipimpin Om Erwin berjalan sangat cair dan kolaboratif, di mana tim produksi bahkan membawa setengah perlengkapan dari butik aslinya untuk menyempurnakan latar adegan.

Dukungan bagi Industri Sinema Nasional

Langkah Falcon Pictures memproduksi film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu dipandang sebagai wujud komitmen menghadirkan kisah-kisah humanis yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Kehadiran Ivan Gunawan dalam jajaran pemain dinilai menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus membuktikan fleksibilitas sang desainer dalam menembus batas-batas medium kreatif.

Melalui peran barunya ini, Ivan berharap penonton dapat melihat sisi lain dari kemampuan artistiknya. Ia menegaskan bahwa seni peran menuntut dedikasi waktu, kepekaan rasa, serta kerja sama tim yang solid, nilai-nilai yang kembali ia temukan setelah hampir 25 tahun mengarungi industri hiburan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer5
TENTANG PENULIS writer5

Bacaan Terkait

Comments (0)

User