GARUT — Kemenag Rilis Jadwal Shalat Jumat 18 September 2026
Suasana fajar di tatar Pasundan selalu menghadirkan ketenangan tersendiri bagi warga Kabupaten Garut. Wilayah yang dikelilingi pegunungan dan kental dengan
Suasana fajar di tatar Pasundan selalu menghadirkan ketenangan tersendiri bagi warga Kabupaten Garut. Wilayah yang dikelilingi pegunungan dan kental dengan tradisi keagamaan ini senantiasa menjaga kedisiplinan dalam menjalankan ibadah wajib lima waktu. Menjelang akhir pekan, khususnya pada hari Jumat yang dipenuhi keberkahan, kepastian penentuan waktu ibadah menjadi perhatian utama bagi jutaan umat Muslim di kawasan Kota Intan tersebut. Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimas Islam secara resmi telah mengalkulasi dan merilis rincian waktu ibadah harian untuk memandu masyarakat menjalankan kewajibannya tepat pada waktunya.
Kepastian jadwal penanggalan ibadah ini disusun berdasarkan perhitungan astronomi (hisab) yang presisi, memperhitungkan koordinat geografis Kabupaten Garut yang berada di posisi lintang dan bujur strategis Jawa Barat. Pengumuman ketetapan waktu ibadah untuk Jumat, 18 September 2026 menjadi acuan vital, tidak hanya bagi pengurus masjid dan mushala dalam mengumandangkan adzan, tetapi juga bagi para pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang tengah merencanakan agenda harian mereka agar tidak bertabrakan dengan waktu ibadah.
Rincian Waktu Shalat Wilayah Kabupaten Garut
Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari portal Sistem Informasi Bimas Islam Kemenag RI, berikut adalah rincian lengkap jadwal shalat dan terbit matahari untuk kawasan Kabupaten Garut dan sekitarnya pada Jumat, 18 September 2026:
| Waktu Ibadah | Waktu (WIB) |
|---|---|
| Imsak | 04.15 WIB |
| Subuh | 04.25 WIB |
| Terbit (Syuruq) | 05.38 WIB |
| Duha | 06.05 WIB |
| Dzuhur (Shalat Jumat) | 11.45 WIB |
| Ashar | 15.00 WIB |
| Maghrib | 17.48 WIB |
| Isya | 18.57 WIB |
Penetapan Dzuhur pada pukul 11.45 WIB menjadi patokan penting pelaksanaan Shalat Jumat beregu di berbagai masjid agung maupun masjid jami di seluruh wilayah Garut. Para pengkhotbah dan pengurus DKM diimbau untuk menyesuaikan durasi khotbah agar pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dan efisien.
Keutamaan Ibadah Jumat dan Ketepatan Waktu
Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi Islam. Selain menjadi momentum berhimpunnya warga dalam Shalat Jumat, hari ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat Garut untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak shalawat, serta bersedekah. Kedisiplinan waktu menjadi kunci utama agar keutamaan hari tersebut dapat diraih secara maksimal tanpa mengabaikan kewajiban profesional sehari-hari.
Perwakilan pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut menegaskan pentingnya menggunakan rujukan resmi pemerintah demi menjaga keseragaman waktu ibadah di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau seluruh DKM dan pengurus sarana ibadah di Garut untuk selalu menyelaraskan jam dinding masjid dengan waktu standar BMKG dan Kemenag. Ketepatan waktu adzan sangat krusial, terutama saat Subuh dan Maghrib, agar jamaah tidak keliru dalam menjalankan ibadahnya. Ketepatan waktu adalah cermin kesungguhan seorang hamba dalam menyambut panggilan Sang Pencipta," ujar pihak perwakilan Kemenag Garut dalam keterangan tertulisnya.
Akses Layanan Digital Bimas Islam Kemenag
Dalam era digitalisasi layanan publik, Kementerian Agama mempermudah akses informasi keagamaan bagi masyarakat luas. Warga Garut tidak lagi hanya mengandalkan kalender cetak konvensional untuk mengetahui waktu ibadah. Informasi dapat diakses secara langsung melalui berbagai kanal digital resmi.
- Portal Web Resmi: Masyarakat dapat mengunjungi laman bimasislam.kemenag.go.id untuk mengunduh jadwal shalat bulanan atau tahunan sesuai posisi koordinat daerah.
- Aplikasi Smartphone: Kemenag menyediakan aplikasi jadwal shalat terintegrasi yang memanfaatkan GPS perangkat untuk memberikan notifikasi adzan yang presisi.
- Penyesuaian Jam Digital Masjid: Pengurus DKM disarankan memperbarui data pada mesin Running Text atau jam digital masjid secara berkala guna mengantisipasi pergeseran menit akibat perubahan presisi astronomi bulanan.
Dengan adanya panduan jadwal yang pasti ini, warga Kabupaten Garut diharapkan dapat menjalankan aktivitas harian dengan lancar sembari tetap menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu dalam beribadah pada Jumat, 18 September 2026.




Comments (0)