Dua Tewas Akibat Penembakan di Festival Kuliner Bite of Seattle

Peristiwa mengerikan terjadi di jantung pusat Kota Seattle ketika ajang kuliner tahunan Bite of Seattle berubah menjadi medan teror. Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta ke ...

Jul 28, 2026 - 01:58
0 0
Dua Tewas Akibat Penembakan di Festival Kuliner Bite of Seattle

Peristiwa mengerikan terjadi di jantung pusat Kota Seattle ketika ajang kuliner tahunan Bite of Seattle berubah menjadi medan teror. Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta ke kerumunan pengunjung, menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya. Di antara korban luka terdapat seorang balita berusia dua tahun yang kini berjuang untuk hidup di rumah sakit. Kepolisian Seattle langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap seorang tersangka di lokasi kejadian.

Suasana Festival yang Berubah Mencekam

Bite of Seattle dikenal sebagai festival kuliner yang selalu meriah dan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Ribuan orang memadati kawasan tersebut pada Sabtu sore, menikmati aneka hidangan dari puluhan stan makanan, alunan musik, dan permainan anak-anak. Langit cerah dan udara sejuk musim gugur awal September awalnya menciptakan latar sempurna bagi rekreasi keluarga.

Namun, tepat ketika matahari mulai condong ke barat, suasana berubah drastis. Dentuman keras yang semula disangka suara kembang api atau benda jatuh langsung memicu kepanikan massal. Orang-orang berhamburan, menjatuhkan piring dan minuman. Teriakan histeris bercampur dengan tangis anak-anak menciptakan simfoni ketakutan. Seorang saksi mata menggambarkan pemandangan itu seperti adegan film horor yang tak pernah diinginkan terjadi di dunia nyata.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan polisi, insiden terjadi sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Pelaku, yang saat itu mengenakan jaket gelap dan topi bisbol, mendadak mengeluarkan sepucuk pistol dari balik pakaiannya. Tanpa aba-aba atau peringatan, ia mulai menembaki kerumunan yang tengah antre di dekat panggung utama. Rentetan tembakan pertama menyasar sekelompok keluarga yang sedang berfoto di dekat instalasi seni.

Total delapan hingga sepuluh tembakan dilepaskan dalam waktu singkat. Kepanikan membuat banyak orang terinjak atau tertabrak saat berusaha menyelamatkan diri. Beberapa pedagang berusaha melindungi pelanggan dengan mempersilakan mereka berlindung di balik gerobak atau di dalam truk makanan. Kekacauan itu hanya berakhir setelah petugas kepolisian yang kebetulan bertugas mengamankan festival tiba dalam waktu tiga menit dan melumpuhkan pelaku dengan tembakan non-fatal di kaki kirinya.

Korban Berjatuhan

Tim medis darurat yang diterjunkan ke lokasi segera melakukan triase. Dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat. Korban jiwa pertama adalah seorang pria berusia 34 tahun yang terkena tembakan di dada. Korban kedua adalah seorang perempuan berusia 28 tahun yang terluka parah di bagian kepala. Lima korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Harborview, tiga di antaranya dalam kondisi kritis. Seorang balita berusia dua tahun mengalami luka tembak di bagian perut dan harus menjalani operasi darurat. Pihak rumah sakit menyatakan tim bedah anak sedang bekerja keras menyelamatkan nyawanya.

Dua korban lainnya adalah remaja berusia 17 dan 19 tahun yang menderita luka di lengan dan bahu. Mereka saat ini dalam kondisi stabil. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban dan komunitas Seattle yang tak menyangka hari penuh kebahagiaan berakhir dengan tragedi.

Penangkapan Tersangka

Tersangka yang diamankan polisi adalah seorang pria berusia 42 tahun warga sekitar. Ia tidak melakukan perlawanan berarti saat polisi menodongkan senjata dan memborgolnya. Meski terluka di bagian kaki, kondisi tersangka dilaporkan stabil dan saat ini dibawa ke rumah sakit penjara dengan pengawalan ketat. Polisi belum merilis identitasnya secara resmi, namun sumber internal menyebut pria tersebut memiliki catatan kesehatan mental dan sebelumnya pernah diperiksa oleh kepolisian dalam kasus ancaman ringan setahun silam.

Di lokasi penangkapan, petugas menemukan sepucuk pistol semi-otomatis legal, tiga magasin cadangan, dan sebilah pisau lipat. Barang bukti tersebut kini sedang diperiksa di laboratorium forensik. Kepala Kepolisian Seattle menyatakan bahwa motif penembakan masih dalam pendalaman, namun penyidik tidak mengesampingkan kemungkinan gangguan kejiwaan atau motif dendam pribadi.

Tanggapan Pihak Berwenang

Wali Kota Seattle, dalam jumpa pers darurat dua jam setelah insiden, menyampaikan belasungkawa mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Ia mengutuk keras aksi kekerasan brutal yang merampas rasa aman masyarakat di ruang publik. "Ini adalah hari yang gelap bagi kota kami. Festival yang seharusnya merayakan keberagaman dan kebersamaan justru diwarnai darah dan air mata," ujarnya dengan suara bergetar. Ia juga menjanjikan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di acara-acara besar mendatang.

Gubernur Negara Bagian turut mengeluarkan pernyataan, menegaskan bahwa kekerasan senjata api adalah epidemi yang harus segera dihentikan. Beberapa organisasi masyarakat sipil langsung menggelar aksi solidaritas dan doa bersama di seberang jalan lokasi kejadian pada malam harinya.

Dampak dan Investigasi

Kepolisian Seattle telah memasang garis biru di area seluas dua blok untuk keperluan olah tempat kejadian perkara. Tim forensik menyisir setiap sudut untuk mengumpulkan proyektil dan bukti digital, termasuk rekaman dari puluhan ponsel warga yang dengan refleks merekam detik-detik kekacauan. Festival Bite of Seattle langsung dihentikan dan seluruh stan makanan dikosongkan. Panitia menyatakan semua kegiatan untuk hari berikutnya dibatalkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Psikolog dan konselor trauma diterjunkan untuk membantu para saksi dan keluarga korban. Pusat krisis kota membuka layanan konseling gratis selama sepekan penuh. Seorang pengunjung yang selamat menuturkan, "Saya masih bisa mendengar suara tembakan dan jeritan dalam kepala saya. Rasanya seperti tidak nyata."

Di tingkat federal, anggota Kongres dari negara bagian Washington kembali menyerukan pengesahan undang-undang pengendalian senjata yang lebih ketat, termasuk pemeriksaan latar belakang universal dan pelarangan magasin berkapasitas tinggi. Insiden ini menjadi penembakan massal ke sekian yang mengguncang Amerika Serikat tahun ini dan memicu kembali perdebatan sengit antara pendukung hak kepemilikan senjata dan kubu reformasi regulasi. Seattle sendiri, kota yang relatif aman, kini merasakan luka mendalam yang akan membekas dalam ingatan warganya untuk waktu yang sangat lama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User