Depok — Empat Unit Damkar Diterjunkan Atasi Kebakaran TPA Cipayung

Kepulan asap tebal menyelimuti kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis malam. Insiden kebakaran yang terjadi di

Jul 17, 2026 - 02:43
0 0
Depok — Empat Unit Damkar Diterjunkan Atasi Kebakaran TPA Cipayung

Kepulan asap tebal menyelimuti kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis malam. Insiden kebakaran yang terjadi di area landfill tersebut membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman warga sekitar. Empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan langsung ke lokasi kejadian guna melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di titik-titik api yang masih menyala.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kejadian kebakaran yang melanda fasilitas pengelolaan sampah di Indonesia sepanjang tahun ini. TPA Cipayung, yang selama ini menjadi salah satu lokasi pembuangan akhir terbesar di Kota Depok, kembali menghadapi tantangan serius terkait manajemen penanganan sampah dan risiko kebakaran yang menyertainya. Berdasarkan pantauan di lapangan, kobaran api terlihat cukup besar dan asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa, bahkan terlihat dari radius beberapa kilometer.

Kronologi Kejadian

  1. Pukul 19.30 WIB — Warga sekitar mulai melaporkan adanya kepulan asap disertai bau menyengat dari arah TPA Cipayung. Beberapa saksi mata menyebutkan melihat nyala api kecil di tumpukan sampah bagian barat landfill.
  2. Pukul 19.45 WIB — Laporan resmi masuk ke Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok. Petugas segera melakukan verifikasi lokasi dan派遣 (dispatching) unit pertama ke tempat kejadian perkara (TKP).
  3. Pukul 20.00 WIB — Dua unit mobil damkar pertama tiba di lokasi dan langsung memulai upaya pemadaman awal dengan menyemprotkan air ke titik api menggunakan selang hydrant. Tim mulai melakukan assessment terhadap luas area yang terbakar.
  4. Pukul 20.30 WIB — Situasi api mulai membesar akibat hembusan angin dan material sampah yang mudah terbakar. Dua unit tambahan dikerahkan sehingga total menjadi 4 unit mobil damkar yang berjibaku memadamkan kobaran api.
  5. Pukul 21.15 WIB — Petugas berhasil melakukan lokalisasi api di dua sektor utama. Upaya pendinginan dilakukan secara bergantian untuk mencegah kebakaran susulan akibat suhu panas pada tumpukan sampah.
  6. Pukul 22.30 WIB — Api berhasil dikendalikan secara keseluruhan. Tim masih melakukan proses pendinginan dan monitoring di area bekas kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api dormant yang bisa menyulut kembali.
  7. Pukul 00.00 WIB (Jumat dini hari) — Situasi dinyatakan aman. Petugas melakukan serah terima penjagaan dengan tim keamanan lingkungan TPA untuk melakukan observasi lanjutan.

Upaya Penanganan di Lapangan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok melalui keterangan persnya menyampaikan bahwa penanganan kebakaran di TPA memerlukan pendekatan khusus mengingat karakteristik sampah yang berbeda dengan kebakaran pada bangunan konvensional. "Material sampah organik yang menumpuk dalam jangka waktu lama menghasilkan gas metana (CH₄) yang mudah terbakar. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang, risiko kebakaran TPA meningkat signifikan," ujar beliau dalam konferensi pers singkat di lokasi kejadian.

Petugas damkar menggunakan strategi layered attack dengan menyemprotkan air dari beberapa arah sekaligus. Empat unit mobil damkar yang diterjunkan masing-masing berkapasitas 5.000 liter air, sehingga total ketersediaan air di lapangan mencapai 20.000 liter yang siap digunakan sewaktu-waktu. Selain itu, dukungan dari truk tangki air bersih milik Dinas Lingkungan Hidup juga disiagakan untuk melakukan water supply ulang secara berkala.

Dampak dan Imbauan untuk Warga

Meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden ini, asap tebal yang dihasilkan sempat mengganggu aktivitas warga diradius 2-3 kilometer dari titik kebakaran. Beberapa ruas jalan menuju TPA mengalami penutupan sementara untuk memudahkan akses mobil damkar. Warga diimbau untuk:

  • Menghindari area TPA Cipayung selama proses pendinginan berlangsung
  • Menggunakan masker saat berada di luar ruangan untuk mencegah gangguan pernapasan akibat paparan asap
  • Tidak melakukan pembuangan sampah ilegal di sekitar lokasi kejadian yang dapat memicu kebakaran kembali
  • Melapor ke pos damkar terdekat jika mendapati titik api baru di sekitar permukiman

Analisis Penyebab dan Pencegahan

Pakar lingkungan dari Universitas Indonesia (UI) yang dimintai tanggapan menjelaskan bahwa kebakaran TPA seperti yang terjadi di Cipayung bukanlah fenomena baru. "Sekitar 80 persen kasus kebakaran TPA di Indonesia disebabkan oleh gas metana yang terbentuk dari dekomposisi sampah organik, diperparah dengan suhu lingkungan tinggi dan adanya sumber api kecil seperti puntung rokok atau percikan api dari aktivitas warga sekitar," ungkapnya.

Beberapa langkah mitigasi yang direkomendasikan mencakup pemasangan sistem deteksi gas metana di titik-titik strategis TPA, penyediaan fire break berupa sekat tanah kosong antar-zona tumpukan sampah, serta edukasi intensif kepada pemulung dan warga sekitar mengenai bahaya kebakaran. Pemerintah Kota Depok juga didorong untuk mempercepat implementasi teknologi landfill gas capture yang dapat mengubah gas metana menjadi sumber energi terbarukan.

Penutup dan Tindak Lanjut

Insiden kebakaran TPA Cipayung ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kebijakan di tingkat daerah maupun nasional bahwa permasalahan sampah bukan hanya isu kebersihan, melainkan juga menyangkut keselamatan publik dan kelestarian lingkungan. Dengan diterjunkan 4 unit mobil damkar dan kerja keras petugas selama lebih dari empat jam, api berhasil dijinakkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Namun, upaya jangka panjang berupa modernisasi fasilitas TPA dan peningkatan kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

[SOCIAL_TWEET]: Kebakaran TPA Cipayung Depok berhasil dijinakkan setelah 4 unit damkar berjibaku selama 4 jam. Tidak ada korban jiwa, namun asap mengganggu warga radius 3 km. #Depok #TPA #Damkar [SOCIAL_TG]: 🚨 KEBARAKAN TPA CIPAYUNG DEPOK 📅 Kamis malam 🚒 4 unit damkar diterjunkan ⏱️ 4 jam proses pemadaman ✅ Api berhasil dikendalikan ⚠️ Tidak ada korban jiwa Stay safe, warga Depok! Pakai masker jika keluar rumah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User