Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Bengkel Tambal Ban di Sukaluyu Cianjur Ludes Terbakar Dipicu Sambaran Bensin

PATOKAN.COM, CIANJUR — Musibah kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha bengkel dan tambal ban di Kampung Cicadas RT 0

Bengkel Tambal Ban di Sukaluyu Cianjur Ludes Terbakar Dipicu Sambaran Bensin

PATOKAN.COM, CIANJUR — Musibah kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha bengkel dan tambal ban di Kampung Cicadas RT 02/RW 03, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (7/9/2026) siang. Insiden yang berlangsung cepat tersebut diduga kuat dipicu oleh percikan api yang menyambar bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di area kerja bengkel.

Kejadian tragis ini sempat mengejutkan warga sekitar kawasan pemukiman tersebut. Kobaran api dengan cepat membesar lantaran di dalam bangunan terdapat banyak material yang mudah terbakar, termasuk ban bekas, oli pelumas, dan pasokan bahan bakar eceran. Meskipun bangunan beserta seluruh isinya ludes tak tersisa, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini.

Respon Cepat Petugas dan Kronologi Kejadian

Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur mengonfirmasi bahwa upaya penanganan kebencanaan langsung dilakukan sesaat setelah laporan resmi diterima dari warga setempat. Laporan awal masuk melalui sambungan telepon darurat yang digerakkan oleh seorang saksi mata bernama Dedi Nugraha (37) pada pertengahan hari.

Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Reki Maulana, menjelaskan bahwa begitu menerima panggilan darurat, armada dari Regu 2 Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 2 Ciranjang langsung diterjunkan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami menerima laporan atau panggilan telepon masuk pada pukul 13.08 WIB. Petugas bergerak dengan sangat cepat dan berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.20 WIB. Jarak tempuh dari pos terdekat menuju TKP sekitar 3 kilometer," ujar Reki Maulana dalam keterangan resminya kepada wartawan.

Berkat respons tanggap yang memakan waktu tempuh sekitar 12 menit tersebut, perambatan api ke area bangunan dan pemukiman warga lainnya yang berada di sekitar lokasi dapat segera diantisipasi dan dicegah secara maksimal.

Sinergi Personel Gabungan dan Unit Swasta

Proses pemadaman di lapangan membutuhkan penanganan ekstra mengingat karakteristik titik api yang dipicu oleh cairan kimia berflamabilitas tinggi seperti bensin. Untuk menguasai si jago merah, tim Damkar mengerahkan kekuatan gabungan dari unsur personel pemerintah serta relawan masyarakat setempat.

"Lamanya proses penanggulangan hingga pendinginan memakan waktu sekitar 30 menit. Jumlah personel yang dikerahkan secara keseluruhan sebanyak 7 orang anggota profesional, yang dibantu oleh 4 orang Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar)," terang Reki.

Tidak hanya menyiagakan kekuatan personel, dukungan armada pemadam juga dimaksimalkan dengan melibatkan pihak swasta yang beroperasi di sekitar wilayah Kecamatan Sukaluyu. Sinergi ini dinilai sangat membantu mempercepat proses pembasahan di lokasi kejadian.

  • Armada Utama Damkar: 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan langsung dari Mako 2 Ciranjang.
  • Dukungan Unit Swasta: 1 unit armada pemadam kebakaran dari PT Pou Yuen turut menerjunkan bantuan air di lokasi.
  • Kekuatan Lapangan: Total 11 personel gabungan (7 Damkar profesional dan 4 Relawan Redkar) berjibaku mengendalikan kobaran api.

Dampak Kerusakan dan Imbauan Keselamatan

Akibat amukan si jago merah, struktur fisik bangunan bengkel berukuran 10 x 5 meter persegi tersebut mengalami kerusakan parah hingga rata dengan tanah. Seluruh peralatan tambal ban, mesin kompresor angin, perkakas otomotif, hingga stok barang dagangan tidak terselamatkan dan berubah menjadi puing-puing hangus.

Meskipun pihak pemadam kebakaran memastikan nihil korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiel yang dialami pemilik tempat usaha diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi pemilik bengkel yang menggantungkan mata pencahariannya dari usaha harian tersebut.

Petugas Damkar Kabupaten Cianjur memanfaatkan momentum ini untuk kembali memberikan imbauan tegas kepada seluruh pelaku usaha bengkel dan tambal ban agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terkait penanganan bahan bakar cair. Menyimpan BBM eceran di dekat peralatan yang memicu panas atau percikan api merupakan potensi bahaya terbesar yang kerap memicu bencana kebakaran usaha pemukiman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer6
TENTANG PENULIS writer6

Bacaan Terkait

Comments (0)

User