Application Name Application Name

Patokan

Hukum

Zulhas Ajak Seluruh Kader PAN Sisihkan Gaji untuk Korban Gempa NTT

Jakarta — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengeluarkan imbauan kepada seluruh kader dan pengurus partai di semua tingkatan untuk menyisihkan gaji mereka selama satu bulan pe...

Zulhas Ajak Seluruh Kader PAN Sisihkan Gaji untuk Korban Gempa NTT

Jakarta — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengeluarkan imbauan kepada seluruh kader dan pengurus partai di semua tingkatan untuk menyisihkan gaji mereka selama satu bulan penuh. Dana yang terkumpul dari gerakan itu rencananya akan disalurkan untuk meringankan beban warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Seruan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan di sela-sela kegiatannya pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Dalam imbauannya, pria yang akrab disapa Zulhas itu menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kewajiban organisasi, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang selama ini menjadi salah satu nilai yang dipegang PAN. Ia berharap seluruh jajaran partai, mulai dari pengurus pusat, anggota legislatif, hingga kader di daerah, dapat berpartisipasi tanpa paksaan.

Semangat Gotong Royong

Zulhas menekankan bahwa bencana alam tidak bisa dihadapi sendirian oleh pemerintah. Menurutnya, momen seperti ini justru menjadi ujian sejauh mana solidaritas antarsesama anak bangsa benar-benar tumbuh. Dengan memotong gaji satu bulan, para kader diharapkan dapat merasakan langsung makna pengorbanan kecil yang berdampak besar bagi saudara-saudara yang tengah berjuang memulihkan kehidupan mereka pascagempa.

Seruan ini mendapat respons beragam dari kalangan internal partai. Sejumlah pengurus daerah menyatakan kesiapan mereka untuk segera mengumpulkan dana dan berkoordinasi dengan tim penanggulangan bencana di lapangan. Ada pula yang menilai langkah tersebut sejalan dengan tradisi PAN yang kerap menggelar aksi kemanusiaan setiap kali terjadi musibah besar di berbagai wilayah Indonesia.

Respons Para Kader

Beberapa kader yang ditemui menyampaikan dukungannya secara terbuka. Mereka menilai potongan gaji satu bulan merupakan bentuk kontribusi yang wajar, terlebih jika dibandingkan dengan penderitaan warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Para kader juga berharap penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan melibatkan lembaga yang kredibel agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Mekanisme pengumpulan dana disebut akan dikoordinasikan oleh masing-masing pengurus wilayah dan cabang. Setiap kader yang ingin berpartisipasi dapat menyampaikan kesediaannya melalui pengurus masing-masing, dan hasilnya akan direkap untuk kemudian disalurkan melalui kanal resmi partai bersama lembaga kemanusiaan yang telah bekerja di lokasi bencana. Langkah ini ditempuh agar prosesnya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan agar gerakan serupa tidak hanya berhenti pada pengumpulan dana. Pendampingan jangka panjang, seperti perbaikan hunian, pemulihan ekonomi warga, dan layanan pendidikan bagi anak-anak terdampak, dinilai sama pentingnya dengan bantuan darurat yang bersifat cepat tanggap.

Dampak Gempa di NTT

Gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Sejumlah bangunan rumah warga, fasilitas umum, hingga sarana ibadah dilaporkan mengalami keretakan bahkan roboh. Warga di sejumlah kecamatan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara akses jalan dan listrik di beberapa titik sempat terputus, memperlambat proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Di sejumlah titik pengungsian, kebutuhan mendesak seperti air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, serta tenda dan selimut masih sangat dibutuhkan. Banyak warga yang selamat kini harus menata ulang kehidupan dari nol. Kondisi psikologis anak-anak dan lansia juga menjadi perhatian para relawan yang bertugas di lokasi, sehingga pendampingan emosional dinilai tak kalah penting dari bantuan fisik.

Badan penanggulangan bencana di daerah terus berupaya melakukan pendataan korban dan kerugian material. Namun, keterbatasan personel dan peralatan membuat proses penanganan berjalan tidak mudah. Karena itu, dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk partai politik, diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah yang terkena musibah.

Harapan ke Depan

Zulhas berharap gerakan potong gaji ini dapat menjadi pemantik bagi elemen masyarakat lain untuk ikut tergerak membantu. Ia juga menegaskan bahwa PAN akan terus memantau perkembangan penanganan bencana dan siap mengerahkan sumber daya partai untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi. Baginya, kehadiran negara dan partai di tengah masyarakat yang tertimpa musibah adalah bukti bahwa tidak ada warga yang dibiarkan berjuang sendiri.

Langkah serupa sebenarnya bukan kali pertama dilakukan. Dalam sejumlah bencana besar sebelumnya, berbagai partai politik juga pernah menggalang dana dari para kader dan simpatisannya. Namun, kekhasan dari seruan kali ini terletak pada kesediaan untuk memotong gaji secara langsung, yang dinilai menunjukkan komitmen yang lebih konkret dibandingkan sekadar imbauan sumbangan sukarela biasa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai besaran total dana yang ditargetkan maupun mekanisme penyalurannya. Publik menanti realisasi dari janji solidaritas tersebut, sembari berharap bantuan dapat segera tiba di tangan warga yang membutuhkan di tengah masa pemulihan yang masih panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer7
TENTANG PENULIS writer7

Bacaan Terkait

Comments (0)

User