Telkom Akui Layanan Menurun di Wilayah Terdampak Gempa Flores
Gempa bumi yang melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8), berdampak langsung pada infrastruktur telekomunikasi di daerah tersebut. PT Telkom Indonesia (Persero) membenarkan adan...
Gempa bumi yang melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8), berdampak langsung pada infrastruktur telekomunikasi di daerah tersebut. PT Telkom Indonesia (Persero) membenarkan adanya penurunan mutu layanan yang dirasakan sejumlah pelanggan, mulai dari panggilan yang terputus, sinyal internet yang lambat, hingga layanan yang sama sekali tidak dapat diakses di beberapa lokasi.
Perusahaan telekomunikasi milik negara itu menyampaikan kondisi tersebut secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik. Gangguan terutama terjadi karena guncangan gempa berdampak pada perangkat jaringan serta pasokan listrik yang mendukung operasional tower dan sentral telepon di wilayah terdampak.
Kerusakan Infrastruktur Jadi Penyebab Utama
Dari hasil pendataan awal tim teknis, gempa diduga menyebabkan kerusakan pada sejumlah titik penting jaringan, termasuk kabel serat optik tulang punggung (backbone) yang menjadi jalur utama lalu lintas data antarwilayah. Selain itu, padamnya listrik di beberapa kawasan membuat perangkat transmisi tidak dapat bekerja optimal meskipun secara fisik tidak rusak.
Kondisi geografis Flores yang bermedan berbukit juga menjadi tantangan tersendiri. Akses menuju beberapa lokasi tower relatif sulit dijangkau, apalagi setelah gempa memicu potensi longsor di sejumlah jalur alternatif. Hal ini membuat proses evaluasi dan perbaikan memerlukan waktu lebih lama dibandingkan penanganan gangguan pada umumnya.
Tim Teknis Dikerahkan ke Lokasi Terdampak
Merespons situasi tersebut, Telkom mengerahkan tim pemulihan dari unit kerja setempat beserta dukungan personel dari wilayah tetangga. Tim-tim tersebut bertugas melakukan pendataan kerusakan, memperbaiki perangkat yang rusak, serta memastikan jalur komunikasi utama dapat berfungsi kembali sesegera mungkin.
Sebagai langkah antisipasi, perusahaan mengaktifkan sistem cadangan berbasis satelit untuk menjaga konektivitas di titik-titik yang jalur daratnya masih terputus. Generator set (genset) turun dikerahkan guna menggantikan pasokan listrik sementara di sejumlah lokasi tower agar layanan dasar tetap bisa dinikmati masyarakat.
Prioritas pemulihan diberikan pada fasilitas vital seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintah daerah, serta instansi penanggulangan bencana. Langkah ini diambil agar koordinasi evakuasi dan distribusi bantuan bagi warga terdampak tidak terhambat oleh gangguan komunikasi.
Permohonan Maaf kepada Pelanggan
Telkom menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama masa pemulihan berlangsung. Perusahaan menegaskan bahwa penurunan kualitas layanan merupakan dampak langsung dari bencana alam, bukan akibat kelalaian teknis maupun pemeliharaan yang buruk.
Seluruh upaya pemulihan diklaim berjalan sesuai skenario tanggap darurat yang telah disiapkan perusahaan untuk kondisi bencana. Pemantauan dilakukan terus-menerus selama 24 jam guna memetakan perkembangan kondisi jaringan di lapangan, sehingga penanganan dapat diprioritaskan berdasarkan tingkat keparahan gangguan di tiap wilayah.
Imbauan kepada Masyarakat
Bagi masyarakat di zona terdampak, perusahaan mengimbau penggunaan jalur komunikasi secara bijak, misalnya memprioritaskan pesan singkat ketimbang panggilan suara saat jaringan sedang padat. Kondisi ini membantu mengurangi beban jaringan sehingga komunikasi penting, termasuk dari tim penyelamat dan petugas medis, tetap dapat tersalurkan dengan baik.
Pelanggan juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar mengenai gangguan jaringan, dan merujuk pada kanal resmi perusahaan untuk memperoleh pembaruan status layanan. Laporan gangguan dari warga dipersilakan disampaikan melalui layanan kontak resmi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim teknis di lapangan.
Hingga kabar ini diturunkan, perusahaan belum menyebutkan secara pasti kapan seluruh layanan akan pulih sepenuhnya. Meski demikian, komitmen untuk mempercepat pemulihan terus ditegaskan, dengan harapan konektivitas di wilayah terdampak gempa Flores dapat kembali normal dalam waktu dekat demi mendukung penanganan bencana serta aktivitas masyarakat setempat.




Comments (0)