Rico Waas Sambut Piala Bergilir MTQ Sumut dan Kucurkan Bonus Kafilah
Suasana penuh khidmat dan kebanggaan membuncah di Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Rabu (9/9/2026). Deretan trophy bergengsi berjejer anggun, menandai kebe
Suasana penuh khidmat dan kebanggaan membuncah di Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Rabu (9/9/2026). Deretan trophy bergengsi berjejer anggun, menandai keberhasilan kontingen Kota Medan yang sukses merebut kembali predikat Juara Umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Penyerahan piala bergilir tersebut secara resmi dilakukan oleh Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Medan, Damri Tambunan, langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Senyum mengembang dari jajaran pimpinan daerah serta para pembina keagamaan Kota Medan yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Keberhasilan ini tidak sekadar membawa pulang piala fisik, melainkan menjadi cermin dari buah manis kerja keras, kedisiplinan, serta sistem pembinaan syiar Al-Qur'an yang terstruktur dan berkelanjutan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
Prestasi Gemilang dan Kebanggaan Masyarakat Ibu Kota
Kembalinya piala bergilir Juara Umum MTQ Sumatera Utara ke Tanah Deli menjadi momentum krusial bagi kepemimpinan Kota Medan. Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya terhadap dedikasi seluruh anggota kafilah, mulai dari para qari, qariah, hafiz, hafizah, hingga jajaran pelatih dan pendamping yang telah berjuang keras di panggung provinsi.
"Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwasanya Kota Medan memiliki potensi sumber daya manusia berkarakter Qur'ani yang sangat luar biasa. Piala bergilir ini bukan sekadar lambang kemenangan kompetisi, melainkan wujud dedikasi, ketekunan, dan doa seluruh warga Medan," ujar Rico Waas dengan nada penuh keharuan saat menerima piala tersebut.
Lebih lanjut, keberhasilan pada ajang MTQ ke-40 ini menegaskan dominasi Kota Medan dalam berbagai cabang perlombaan strategis, seperti Tilawah, Hifzil Qur'an, Khattil Qur'an, hingga Fahmil Qur'an. Konsistensi dalam meraih tempat tertinggi di tingkat provinsi menjadi bukti bahwa pola pembinaan generasi muda berprestasi di bidang keagamaan berjalan sangat optimal dari tingkat kecamatan hingga kota.
Kucuran Bonus dan Bentuk Apresiasi Nyata
Sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk apresiasi konkret atas perjuangan seluruh kafilah, Pemerintah Kota Medan menyerahkan bonus finansial serta dana pembinaan secara langsung bagi para pemenang dan jajaran pelatih. Langkah ini diambil untuk memberikan motivasi berkelanjutan agar para ilmuwan dan penghafal Al-Qur'an tersebut terus mengasah kemampuan terbaik mereka hingga ajang nasional.
Berikut adalah ringkasan capaian dan bentuk dukungan Pemko Medan dalam perhelatan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara:
| Kategori / Posisi | Capaian Prestasi | Bentuk Apresiasi Pemko Medan |
|---|---|---|
| Predikat Utama | Juara Umum MTQ ke-40 Sumut | Penerimaan Piala Bergilir Provinsi |
| Kafilah Pemenang | Juara 1, 2, dan 3 Berbagai Cabang | Bonus Uang Tunai & Medali |
| Pelatih & Official | Pendampingan Teknis Berkelanjutan | Uang Pembinaan & Penghargaan Daerah |
Menurut Wali Kota, pemberian bonus dan insentif ini tidak boleh dilihat dari besaran nominalnya semata, melainkan sebagai wujud penghormatan pemerintah daerah terhadap anak-anak bangsa yang telah mendedikasikan waktu dan pikirannya untuk syiar kebaikan. Rico Waas menekankan bahwa investasi terbaik bagi kemajuan kota adalah pembinaan karakter, moral, serta spiritual generasi muda penerus bangsa.
Strategi Pembinaan LPTQ dan Persiapan MTQ Nasional
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kota Medan, Damri Tambunan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas dukungan penuh Pemko Medan selama masa persiapan hingga pelaksanaan lomba. Menurutnya, sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memuluskan jalan Kota Medan kembali meraih juara umum.
"Dukungan penuh Pak Wali Kota menjadi suntikan semangat luar biasa bagi seluruh peserta di lapangan. Kami tidak hanya bertanding untuk menang, tetapi membawa keharuman nama Kota Medan melalui lantunan indah ayat-ayat suci Al-Qur'an," tutur Damri Tambunan di sela-sela penyerahan piala.
Menatap masa depan, LPTQ Kota Medan bersama Pemko Medan berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Evaluasi menyeluruh dan program pemusatan latihan (TC) intensif akan segera dirancang guna mempersiapkan para pemenang menuju perhelatan MTQ Tingkat Nasional. Harapannya, kontingen Kota Medan tidak hanya berjaya di tingkat regional, tetapi juga sanggup mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional.
Dengan bersemayamnya kembali Piala Bergilir MTQ ke-40 Sumut di Medan, harapan baru kian membumbung tinggi. Keberhasilan ini diharapkan mampu memicu semangat generasi muda Kota Medan untuk senantiasa mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai mulia Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.




Comments (0)