Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Ribuan Peziarah Padati Kota Naga Ikuti Tradisi Traslacion Peñafrancia

NAGA CITY — Ribuan umat Katolik dan peziarah dari berbagai penjuru memadati jalanan Kota Naga, Provinsi Camarines Sur, Filipina, pada Jumat untuk mengikuti

Ribuan Peziarah Padati Kota Naga Ikuti Tradisi Traslacion Peñafrancia

NAGA CITY — Ribuan umat Katolik dan peziarah dari berbagai penjuru memadati jalanan Kota Naga, Provinsi Camarines Sur, Filipina, pada Jumat untuk mengikuti tradisi tahunan Traslacion. Prosesi akbar ini menandai pemindahan patung suci Bunda Maria dari Peñafrancia (Our Lady of Peñafrancia) dan Wajah Kudus Yesus (Divino Rostro) dari Tempat Ziarah Lama menuju Katedral Metropolitan Naga.

Perayaan keagamaan terbesar di kawasan Bicol tersebut berlangsung khidmat dan penuh emosional. Lautan manusia berbaju seragam komunitas devosi tampak mengalir sejak pagi hari guna menyambut dimulainya rangkaian novena sembilan hari menjelang puncak pesta perayaan。

Rangkaian Misa Pembuka di Tempat Ziarah Lama

Rangkaian prosesi spiritual ini secara resmi diawali dengan perayaan Misa Kudus di Tempat Ziarah Lama Peñafrancia. Misa tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Daet, Mgr. Herman G. Abcede, yang dalam homilinya mengajak seluruh umat untuk memperdalam iman dan merawat persaudaraan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

“Kehadiran kita di sini bukan sekadar melanjutkan tradisi turun-temurun, melainkan wujud nyata penyerahan diri dan penghormatan kepada Bunda Maria yang senantiasa menuntun kita menuju Kristus,” ujar Mgr. Herman G. Abcede di hadapan ribuan jemaat yang memadati area gereja.

Misa pembuka ini sekaligus menandai dimulainya masa novena sembilan hari, di mana doa-doa khusus dipanjatkan secara intensif di Katedral Metropolitan Naga hingga upacara puncak prosesi sungai (fluvial procession) pekan depan.

Kronologi dan Urutan Jalannya Prosesi Traslacion

Prosesi Traslacion dikenal dengan intensitas spiritual yang tinggi, di mana para pengusung pria yang dikenal sebagai voyadores mengarak tandu suci (andas) melintasi rute utama kota. Berikut urutan kronologis jalannya prosesi tersebut:

  1. Pukul 05.30 Waktu Setempat: Umat mulai memadati area Tempat Ziarah Lama untuk mengikuti Misa fajar dan doa persiapan awal bersama para imam diosesan.
  2. Pukul 13.00 Waktu Setempat: Upacara pelepasan arca Divino Rostro dimulai terlebih dahulu, diarak oleh barisan voyadores menyusuri jalan-jalan protokol kota menuju Katedral Naga.
  3. Pukul 14.30 Waktu Setempat: Giliran arca utama Our Lady of Peñafrancia, yang akrab disapa "Ina" oleh masyarakat lokal, dikeluarkan dari kuil diiringi sorak-sorai "Viva La Virgen!" dan lambaian saputangan putih dari ribuan warga.
  4. Pukul 17.30 Waktu Setempat: Kedua patung suci tiba dengan selamat di pelataran Katedral Metropolitan Naga, disambut dentang lonceng gereja serta ibadat penerimaan resmi oleh kuria keuskupan agung.

Pengamanan Ketat dan Antusiasme Para Voyadores

Pemerintah Kota Naga bersama Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dan relawan medis memberlakukan pengamanan berlapis untuk mengantisipasi kepadatan massa yang mencapai puluhan ribu orang di sepanjang rute sejauh tiga kilometer. Tradisi ini menuntut fisik yang prima karena para voyadores berjalan tanpa alas kaki sebagai bentuk laku tobat dan pemenuhan kaul.

Pihak penyelenggara mencatat sejumlah poin penting dalam pelaksanaan tahun ini:

  • Pengerahan lebih dari 1.500 personel gabungan yang terdiri atas aparat kepolisian, tentara, pemadam kebakaran, dan relawan medis.
  • Penerapan zona bebas drone dan penutupan akses kendaraan bermotor secara total di sepanjang rute perarakan guna menjamin kelancaran arus peziarah.
  • Penyediaan puluhan posko medis darurat dan titik hidrasi guna mencegah dehidrasi serta kelelahan di tengah cuaca terik.

Dengan tibanya patung suci di Katedral Metropolitan Naga, seluruh rangkaian misa novena harian resmi dimulai. Umat beriman dipersilakan melakukan penghormatan pribadi dan doa novena sebelum nantinya patung diarak kembali melalui Sungai Naga dalam prosesi perahu hias.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer3
TENTANG PENULIS writer3

Bacaan Terkait

Comments (0)

User