Ribuan Mahasiswa UI Long March ke Bundaran HI Bawa Delapan Tuntutan

Jakarta kembali menjadi saksi geliat semangat perubahan yang digaungkan oleh kalangan akademisi. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kaw...

Aug 18, 2026 - 13:35
0 1
Ribuan Mahasiswa UI Long March ke Bundaran HI Bawa Delapan Tuntutan

Jakarta kembali menjadi saksi geliat semangat perubahan yang digaungkan oleh kalangan akademisi. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada hari ini. Ratusan hingga ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas menyatu dalam long march yang dimulai dari kampus mereka menuju titik nol ibu kota tersebut. Langkah mereka bertujuan untuk menyuarakan aspirasi yang telah lama mengendap terkait berbagai permasalahan bangsa.

Dalam orasi-nya, para perwakilan kelompok aktivis menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi sosial, politik, dan ekonomi yang dianggap semakin memprihatinkan. Mereka membawa delapan tuntutan utama yang dirumuskan melalui diskusi panjang di tingkat fakultas dan universitas. Meski detail setiap poin belum diumumkan secara gamblang kepada publik, isu-isu tersebut mencakup bidang pendidikan, demokrasi, kesejahteraan rakyat, hingga penegakan hukum yang adil.

Semangat Solidaritas di Jalanan

Perjalanan dari Depok menuju jantung kota Jakarta tidak menyurutkan tekad para demonstran. Sejak pagi, barisan mahasiswa terlihat bergerak dalam formasi yang tertib sambil membawa spanduk, poster, dan atribut kelompok. Teriakan yel-yel bergema di sepanjang jalan, menciptakan suasana yang penuh dengan energi kolektif. Banyak pengguna jalan yang berhenti sejenak untuk menyaksikan arak-arakan tersebut, beberapa di antaranya bahkan memberikan dukungan moral dengan bertepuk tangan atau memberikan isyarat dukungan dari kendaraan mereka.

Suasana di Bundaran HI sendiri dipenuhi oleh kerumunan yang mengenakan jas almamater berwarna kuning. Mereka tidak datang sendirian. Beberapa elemen masyarakat sipil dan organisasi kemahasiswaan dari kampus lain turut hadir untuk memperkuat gelombang suara. Hal ini menunjukkan bahwa tuntutan yang diusung BEM UI tidak lagi sekadar urusan internal kampus, melainkan telah menyentuh persoalan yang lebih luas dan menyeluruh.

Delapan Agenda Perubahan

Ketua pelaksana aksi dalam keterangannya menjelaskan bahwa delapan tuntutan yang dibawanya merupakan hasil konsolidasi dari berbagai lapisan mahasiswa. Poin-poin tersebut disusun berdasarkan analisis mendalam terhadap kebijakan-kebijakan terkini yang dinilai bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak. Salah satu fokus utamanya adalah memperjuangkan akses pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan, di mana biaya pendidikan tinggi tidak lagi menjadi dinding pembatas bagi anak-anak bangsa untuk meraih mimpi.

Selain soal pendidikan, agenda perubahan juga menyorot kondisi demokrasi yang dianggap mengalami kemunduran. Para mahasiswa menuntut jaminan kebebasan berpendapat dan berekspresi tanpa adanya tekanan atau kriminalisasi terhadap aktivis. Isu lingkungan hidup serta keberlanjutan pembangunan turut masuk dalam daftar prioritas, mengingat dampak krisis iklim yang semakin terasa oleh masyarakat. Tidak ketinggalan, tuntutan terkait penegakan hukum tanpa tebang pilih dan perbaikan kesejahteraan pekerja menjadi perhatian serius dalam orasi mereka.

"Kami datang bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk mengingatkan negara bahwa mahasiswa selalu waspada dan tidak akan diam menyaksikan ketidakadilan," ujar salah satu juru bicara aksi di tengah kerumunan. Pernyataan tersebut disambut dengan sorakan dan tepuk tangan meriah dari rekan-rekannya. Ia menambahkan bahwa aksi di Bundaran HI ini hanya salah satu dari serangkaian gerakan yang akan terus dilakukan jika tuntutan mereka tidak ditanggapi dengan serius oleh pihak berwenang.

Respons dan Harapan ke Depan

Aksi yang digelar di ikon kota Jakarta ini tentu saja menarik perhatian berbagai pihak. Aparat keamanan tampak mengamankan lokasi dengan membentuk barikade ringan di beberapa titik strategis untuk mengarahkan arus lalu lintas dan memastikan kelancaran mobilisasi massa. Dari pantauan di lapangan, situasi berlangsung relatif damai tanpa adanya gesekan yang berarti antara demonstran dan petugas. Bahkan, terlihat beberapa anggota polisi bersikap humanis dengan memberikan arahan agar massa tetap berada di jalur yang telah disepakati.

Pengamat politik dan aktivis senior yang turut menyaksikan aksi ini memberikan apresiasi terhadap cara mahasiswa menyampaikan aspirasinya. Menurut mereka, kehadiran generasi muda di ruang publik merupakan tanda sehatnya demokrasi. Namun, mereka juga mengingatkan agar momentum ini tidak berhenti sekadar di tingkat demonstrasi jalanan. Delapan tuntutan yang diusung harus ditindaklanjuti dengan advokasi yang lebih terstruktur, baik melalui mekanisme parlemen, pengadilan, maupun dialog langsung dengan eksekutif.

Sementara itu, warga Jakarta yang kebetulan melintas di sekitar kawasan Thamrin mengaku terkesan dengan ketertiban dan kedalaman isu yang diusung. Seorang pedagang kaki lima menyebut bahwa suara mahasiswa seringkali menjadi pengingat bagi pemerintah akan janji-janji yang belum terlaksana. "Saya setuju mereka demo, asalkan damai dan bawa faedah untuk rakyat kecil seperti kami," katanya singkat saat melayani pembeli di dekat barisan demonstran.

Hingga sore hari, massa masih bertahan di lokasi untuk mendengarkan pembacaan secara rinci delapan poin tuntutan tersebut. Para perwakilan BEM UI menyatakan akan menunggu respons konkret dalam waktu dekat. Jika tidak ada jawaban memuaskan, mereka tidak menutup kemungkinan untuk menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak aliansi mahasiswa se-Indonesia. Langkah ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa ruang demokrasi masih hidup dan peran mahasiswa sebagai kritikus sosial tetap relevan di tengah dinamika bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User