R. Iip Hidajat: Profil dan Kinerja Bupati Kuningan

Profil dan kinerja R. Iip Hidajat, Bupati Kuningan, Hidajat dikenal sebagai pemimpin daerah yang berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Jul 16, 2026 - 21:31
Updated: 14 days ago
0 0
R. Iip Hidajat: Profil dan Kinerja Bupati Kuningan

R. Iip Hidajat: Profil dan Kinerja Bupati Kuningan

Raden Iip Hidajat dilantik sebagai Bupati Kuningan pada 26 April 2021, mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ia sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah sejak 2018, menjadikannya kepala daerah pertama di Kuningan yang berlatar belakang birokrat murni. Dalam dua tahun pertama, ia mendorong transformasi dari tata kelola manual menuju digital, yang langsung berdampak pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD).

Profil Singkat

Iip Hidajat lahir di Kuningan, menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di kota kelahirannya. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran, Bandung (1996) dan Magister Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2012). Sejak muda aktif di organisasi internal birokrasi dan tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia. Ia juga pernah menjadi dosen tamu di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Cimahi, memperkuat basis akademiknya sebagai birokrat.

Karier dan Riwayat Jabatan

Iip mengawali karier di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan pada 1997 sebagai staf di Bagian Hukum. Ia kemudian dipercaya menjadi Kepala Sub Bagian Perundang-undangan (2003-2006), Kepala Bagian Hukum (2006-2010), dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuningan (2011-2013). Pada 2013-2016 ia menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, lalu Sekretaris Daerah (2018-2021). Tidak pernah duduk di DPRD maupun menjadi wakil bupati, pengalamannya sepenuhnya dari jalur karier aparatur sipil negara.

Kinerja dan Program Unggulan

Program Kuningan Terang (2022-2024): Pemasangan 12.000 unit lampu tenaga surya di 361 desa, menurunkan biaya listrik desa hingga 40 persen per tahun. Program Kuningan Cerdas memberikan beasiswa kepada 5.200 siswa kurang mampu pada 2023, dengan anggaran Rp72 miliar. Inovasi Digital Desa melatih 1.200 perangkat desa menggunakan aplikasi perencanaan partisipatif, yang berhasil menaikkan realisasi anggaran desa dari 75% (2021) menjadi 92% (2023). PAD meningkat dari Rp378 miliar (2021) menjadi Rp451 miliar (2023), atau naik rata-rata 9,6% per tahun. Infrastruktur jalan kabupaten bertambah 187 km, termasuk 23 jembatan baru di wilayah selatan yang sebelumnya terisolasi.

Tantangan dan Harapan

Kuningan masih menghadapi kemiskinan di atas rata-rata Jawa Barat (11,4% pada 2023), terutama di kecamatan pegunungan seperti Cilimus dan Ciawigebang. Infrastruktur irigasi dan akses jalan perdesaan belum merata, serta birokrasi yang masih kental dengan pola lama. Iip menargetkan penurunan angka kemiskinan ke 9,8% pada akhir masa jabatan, mempercepat digitalisasi layanan publik, dan membangun kawasan agrowisata di lereng Gunung Ciremai. Harapannya, Kuningan mampu menjadi kabupaten termaju di Priangan Timur melalui sinergi antara investasi, pertanian modern, dan tata kelola yang transparan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User