Presiden Zardari dan PM Shehbaz Ajak Rakyat Pakistan Teladani Seeratun Nabi
ISLAMABAD — Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada Rabu mengajak seluruh rakyat Pakistan untuk menjadikan kehidupan dan
ISLAMABAD — Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada Rabu mengajak seluruh rakyat Pakistan untuk menjadikan kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup, sekaligus menempatkan kerja keras dan pengabdian kepada kemanusiaan sebagai tujuan utama dalam kehidupan. Ajakan tersebut disampaikan keduanya dalam pesan terpisah menyambut peringatan Eid Miladun Nabi, seperti dilansir penyiar negara Radio Pakistan.
Kedua pemimpin tertinggi Pakistan itu juga menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada seluruh bangsa Pakistan dan dunia Islam atas momentum hari lahir Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah. Peringatan tahun ini berlangsung di tengah sejumlah tantangan ekonomi, sosial, dan moral yang tengah dihadapi negeri itu.
Pesan Presiden Zardari: Keadilan dan Harmoni Sosial
Dalam pesannya, Presiden Zardari menekankan bahwa peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW merupakan pengingat akan karunia besar dari Allah SWT bagi umat manusia. Menurutnya, melalui nabi terakhir itulah manusia dianugerahi jalan sempurna yang berisi iman, petunjuk, keadilan, kasih sayang, serta akhlak mulia.
"Adalah kewajiban bagi kita untuk secara nyata mempromosikan keadilan dan pemerataan, toleransi, harmoni antaraliran dan antaragama, serta perlindungan terhadap martabat manusia dalam masyarakat kita," ujar Presiden Zardari dalam pesan tertulisnya.
Kepala Negara itu turut menyoroti pentingnya persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Pakistan. Ia menilai nilai-nilai toleransi dan penghormatan terhadap sesama, apa pun latar belakang keyakinannya, menjadi kunci menjaga kohesi sosial di negara dengan populasi Muslim terbesar kedua di dunia tersebut.
PM Shehbaz: Ajaran Nabi sebagai Jawaban Tantangan Bangsa
Sementara itu, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menegaskan bahwa satu-satunya jalan keluar dari rangkaian persoalan ekonomi, sosial, dan moral yang membelenggu Pakistan adalah dengan menata ulang kehidupan kolektif bangsa sesuai petunjuk sempurna yang dibawa agama Islam.
"Kita harus membentuk kehidupan kolektif kita sesuai dengan bimbingan sempurna yang diberikan oleh Islam," kata Shehbaz sebagaimana dikutip penyiar negara.
Perdana Menteri itu juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian dalam mewujudkan Pakistan sebagai negara yang kuat, makmur, damai, dan sejahtera. Menurutnya, teladan perjuangan dan pengabdian Nabi Muhammad SAW harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam pembangunan negara.
Pesan Khusus di Media Sosial
Tidak berhenti pada pernyataan resmi, Shehbaz juga menuliskan pesan khusus melalui akun pribadinya di platform X, media sosial yang kini menjadi kanal utama komunikasi politik para pemimpin dunia. Dalam unggahan tersebut, ia menegaskan bahwa kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW tetap menjadi sumber petunjuk abadi bagi seluruh umat manusia.
"Tetap menjadi sumber petunjuk abadi bagi seluruh umat manusia — yang menyeru kita menuju welas asih, keadilan, toleransi, persatuan, dan pengabdian kepada sesama," tulis Shehbaz di X.
Dalam penutup unggahan itu, perdana menteri mengajak masyarakat untuk berikrar menerangi karakter dan perilaku bersama dengan cahaya Seeratun Nabi atau perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, serta bekerja sama membangun Pakistan yang damai dan makmur.
Kronologi Penyampaian Pesan Para Pimpinan
- Rabu pagi: Radio Pakistan melaporkan pesan resmi Presiden Zardari yang menekankan keadilan, toleransi, dan perlindungan martabat manusia.
- Hari yang sama: Perdana Menteri Shehbaz menyampaikan pesan terpisah yang menyoroti solusi atas tantangan ekonomi dan moral bangsa melalui teladan Seeratun Nabi.
- Selanjutnya: Shehbaz mengunggah pesan tambahan di X yang menekankan nilai persatuan dan pengabdian kepada kemanusiaan.
- Sepanjang hari: Peringatan Eid Miladun Nabi digelar di berbagai wilayah Pakistan dengan prosesi keagamaan dan pengajian umum.
Makna Eid Miladun Napi bagi Pakistan
Eid Miladun Nabi merupakan salah satu peringatan keagamaan paling besar di Pakistan. Setiap tahunnya, momentum ini dirayakan dengan penampilan hiasan di masjid, jalan raya, dan rumah-rumah warga, disertai berbagai kegiatan seperti majelis zikir, seminar sejarah kehidupan Nabi, hingga pembagian makanan kepada masyarakat kurang mampu.
Bagi para pemimpin Pakistan, momen ini lazimnya dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan persatuan nasional. Negara itu memang sedang bergulat dengan tekanan ekonomi makro, gejolak politik domestik, serta isu-isu sosial yang menuntut keteladanan moral dari para elit negara.
Penekanan kedua pimpinan atas nilai kerja keras dan pengabdian kemanusiaan dinilai banyak pengamat sebagai pengingat bahwa semangat perjuangan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi pijakan moral bagi pemulihan nasional. Nilai-nilai keadilan sosial, toleransi antarumat, dan integritas pribadi yang diajarkan lebih dari 14 abad silam diyakini masih sangat relevan untuk dijadikan kompas kehidupan berbangsa.
Dengan ucapan selamat yang telah disampaikan, baik Presiden Zardari maupun Perdana Menteri Shehbaz berharap seluruh rakyat Pakistan dapat menjadikan peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan titik tolak pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal.
[SOCIAL_TWEET]: Presiden Zardari dan PM Shehbaz ajak rakyat Pakistan teladani ajaran Nabi Muhammad SAW pada peringatan Eid Miladun Nabi. #Pakistan #EidMiladunNabi[SOCIAL_TG]: 🕌 Eid Miladun Nabi: Pemimpin Pakistan serukan persatuan dan keteladanan Seeratun Nabi — detail lengkap di Patokan.com



Comments (0)