Pramono di Pelantikan PKB: Loyalitas Jadi Kunci Karier Politik Besar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyemarakkan agenda pelantikan Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa se-Indonesia yang digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta. Kehadirannya bukan seka...

Jul 24, 2026 - 11:21
0 0
Pramono di Pelantikan PKB: Loyalitas Jadi Kunci Karier Politik Besar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyemarakkan agenda pelantikan Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa se-Indonesia yang digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan moral terhadap soliditas organisasi yang saat ini terus mengokohkan struktur kekuarannya di berbagai daerah. Dalam kesempatan tersebut, politisi senior ini menyampaikan pandangan tegas mengenai hubungan antara kesetiaan kader terhadap partai dan pencapaian karier di kancah politik nasional.

Menurut Pramono, langkah besar dalam politik tidak bisa dibangun di atas fondasi yang goyah. Ia menegaskan bahwa sejarah telah membuktikan, para tokoh yang memutuskan untuk berpaling dari partai pengabdiannya justru mengalami stagnasi bahkan kehilangan pengaruh signifikan di mata publik. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para kader muda maupun senior agar tidak gampang tergoda oleh situasi sesaat yang kerap muncul menjelang kontestasi pemilu. Bagi Pramono, kesetiaan bukan semata soal ikatan emosional, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan seberapa jauh seseorang bisa berkarya.

Penghargaan atas Kepemimpinan Cak Imin

Tak hanya soal loyalitas, Pramono juga meluangkan waktu untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin. Ia menilai, di bawah tangan dingin Cak Imin, PKB mampu menunjukkan konsistensi sebagai partai yang tidak hanya concern pada isu keagamaan, tetapi juga aktif menyuarakan kepentingan rakyat kecil dan kelompok marginal. Transformasi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang berpihak pada nilai keadilan sosial mampu menjaga relevansi partai di tengah pergolakan politik yang dinamis.

Pramono melihat bahwa keberhasilan PKB dalam mempertahankan identitas sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman tidak lepas dari kemampuan Cak Imin dalam merajut komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dari kalangan ulama, pengusaha, hingga aktivis lintas generasi, PKB terus membuka ruang kolaborasi yang luas. Hal inilah yang membuat partai berlambang angklung ini tetap menjadi kekuatan penting dalam peta politik Indonesia, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. Pramono pun menegaskan bahwa tidak ada kader yang pernah mencapai puncak karier setelah meninggalkan partai, sebuah pesan yang disampaikan langsung kepada Cak Imin sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinannya.

Pelantikan DPC sebagai Momen Konsolidasi

Acara pelantikan ratusan DPC PKB dari seluruh penjuru Tanah Air di Jakarta ini bukan sekadar prosesi seremonial. Bagi Pramono, momen tersebut merupakan titik penting untuk memperkuat barisan kader menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk dinamika elektoral dan tuntutan pembangunan daerah. Ia menyoroti bahwa partai politik yang kuat adalah partai yang memiliki jaringan kader terlatih dan loyal di tingkat akar rumput. Dengan DPC yang solid, maka visi partai untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa bisa diimplementasikan secara lebih konkret.

Dalam konteks Jakarta sendiri, kehadiran Pramono di acara partai ini juga menegaskan bahwa hubungan antara pemerintahan daerah dan organisasi politik tetap berjalan harmonis. Sebagai Gubernur, ia memahami betul bahwa pembangunan kota yang maju memerlukan sinergi dengan berbagai komponen bangsa, termasuk partai-partai yang memiliki massa dan program kerja menyentuh masyarakat luas. Pramono berharap agar para pengurus DPC yang baru dilantik bisa menjadikan kesetiaan dan pengabdian sebagai modal utama dalam melayani warga, bukan sekadar mengejar jabatan atau popularitas semu.

Pesan Moral bagi Generasi Penerus

Pada bagian akhir sambutannya, Pramono kembali menekankan pentingnya memegang teguh prinsip kepartaian. Ia mengingatkan bahwa politik yang bermartabat lahir dari individu-individu yang mampu menahan godaan untuk berpindah-pindah hanya demi kepentingan pragmatis. Menurutnya, karier yang dibangun dengan pengkhianatan terhadap organisasi akan selalu rapuh dan tidak bisa bertahan dalam jangka panjang. Sebaliknya, kader yang setia, meski harus melalui lika-liku perjalanan, pada akhirnya akan mendapatkan tempat terhormat di hati rakyat dan sejarah perjuangan bangsa.

Dengan nada optimis, Pramono menutup orasinya dengan harapan agar PKB semakin berjaya di bawah komando Cak Imin. Ia meyakini bahwa selama para kader tetap kompak dan tidak tergoda untuk meninggalkan kapal, partai ini akan terus tumbuh sebagai kekuatan moral dan politik yang diperhitungkan. Pelantikan DPC kali ini, demikian ia tuturkan, adalah babak baru yang menuntut tanggung jawab lebih besar dari setiap pengurus untuk membuktikan bahwa kesetiaan memang membawa kebesaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User