Application Name Application Name

Patokan

Kategori 9

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun Manggarai

PATOKAN.COM, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan secara langsung perpanjangan jalur Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun Manggarai

PATOKAN.COM, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan secara langsung perpanjangan jalur Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta koridor Kelapa Gading hingga Manggarai pada Rabu (16/9/2026). Kehadiran jalur baru ini menjadi milestone penting dalam penguatan sistem transportasi publik berbasis rel di wilayah Metropolitan Jakarta, sekaligus menghubungkan kawasan bisnis di Jakarta Utara dan Timur menuju pusat pergerakan moda transportasi massal di Stasiun Intermoda Manggarai.

Dalam prosesi peluncuran tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya meresmikan secara simbolis, tetapi juga melakukan uji coba perjalanan perdana (riding test) untuk memastikan kesiapan operasional, kenyamanan, serta keamanan moda transportasi modern ini sebelum dibuka penuh bagi masyarakat luas.

Kronologi Peresmian dan Uji Coba Perdana LRT Jakarta

Prosesi peresmian operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai berlangsung secara tertib dengan rangkaian agenda ketat yang dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet, Pj Gubernur DKI Jakarta, serta direksi BUMD penyelenggara transportasi. Berikut adalah urutan kejadian selama peresmian:

  1. Pukul 08.00 WIB — Kedatangan Presiden: Presiden Prabowo Subianto tiba di titik awal Stasiun Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, disambut oleh Menteri Transportasi dan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menerima penjelasan singkat teknis proyek.
  2. Pukul 08.30 WIB — Prosesi Peresmian: Presiden melakukan penekanan tombol sirine serta penandatanganan prasasti resmi sebagai tanda beroperasinya rute LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai secara efisien.
  3. Pukul 08.45 WIB — Pelaksanaan Perjalanan Perdana: Presiden beserta rombongan terbatas menaiki rangkaian kereta LRT (Trainset) untuk memulai uji coba rute melintasi sejumlah stasiun perantara dengan kecepatan konstan.
  4. Pukul 09.11 WIB — Tiba di Stasiun Manggarai: Kereta tiba tepat waktu di Stasiun Intermoda Manggarai dalam durasi tempuh sekitar 26 menit, menempuh jalur layang tanpa hambatan kemacetan lalu lintas darat.
  5. Pukul 09.25 WIB — Peninjauan Integrasi Antarmoda: Presiden meninjau fasilitas perpindahan penumpang (skybridge) yang menghubungkan stasiun LRT dengan peron KRL Commuter Line dan Kereta Bandara di Stasiun Manggarai.

Komitmen Pemerintah Dorong Integrasi Transportasi Massal

Dalam keterangannya usai mencoba perjalanan perdana, Kepala Negara menekankan pentingnya modernisasi transportasi publik yang saling terhubung untuk mengurai kemacetan menahun di ibu kota serta mengurangi tingkat polusi udara secara signifikan.

"Pembangunan infrastruktur transportasi berbasis rel seperti LRT ini adalah kebutuhan mutlak bagi kota megapolitan. Kita ingin masyarakat mendapatkan moda transportasi yang tepat waktu, aman, terjangkau, dan ramah lingkungan. Integrasi di Stasiun Manggarai ini adalah contoh nyata bagaimana antar-moda dapat terhubung efisien," ujar Presiden Prabowo Subianto di Stasiun Manggarai.

Pemerintah menargetkan perpanjangan rute LRT Jakarta Fase 1B ini mampu meningkatkan angka keterangkatan (ridership) harian secara drastis. Berdasarkan data Kementerian Transportasi, jalur ini diperkirakan mampu melayani hingga 80.000 hingga 100.000 penumpang per hari setelah seluruh stasiun pendukung beroperasi penuh.

Dampak Strategis Koridor Kelapa Gading–Manggarai

Pembangunan koridor LRT Kelapa Gading–Manggarai memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi mobilitas warga Jakarta. Kawasan Kelapa Gading yang dikenal sebagai pusat pemukiman dan komersial padat kini terhubung langsung dengan Stasiun Manggarai yang difungsikan sebagai stasiun sentral.

Beberapa keunggulan utama dari beroperasinya jalur ini antara lain:

  • Efisiensi Waktu Tempuh: Perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai kini dapat dipangkas menjadi hanya 26-30 menit, jauh lebih cepat dibandingkan jalan raya darat yang berpotensi memakan waktu hingga 1,5 jam pada jam sibuk.
  • Integrasi Seamless: Penumpang dapat langsung melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line ke pusat kota, Bogor, Bekasi, atau moda Kereta Bandara Soekarno-Hatta tanpa perlu keluar gedung stasiun.
  • Penurunan Emisi Carbon: Pengalihan pengguna kendaraan pribadi ke LRT diproyeksikan mengurangi emisi gas rumah kaca di koridor Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Dengan resminya pengoperasian rute ini, pemerintah mengimbau masyarakat untuk secara bertahap beralih memanfaatkan transportasi umum demi mewujudkan tata kota Jakarta yang lebih tertata, efisien, dan bebas kemacetan di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
writer4
TENTANG PENULIS writer4

Bacaan Terkait

Comments (0)

User